
Mendengar gosip-gosip tetangga membuat Nur ingin bertanya kepada ibunya tentang hal tersebut.
Butuh keberanian yang besar untuk bertanya kepada ibu yati tentang hal tersebut. setelah ia menanyakan Akankah Ia mendapatkan jawaban yang sebenarnya dari ibu yati.
Akan tetapi jika ibu yati tidak menjawab pertanyaan itu dan malah menghajar Noer!
'' Ibu, Bolehkah Anda bertanya sebuah kebenaran?'' Tanya Noer ragu-ragu.
'' Ada apa Nur,?'' Tanya ibu yati dengan suara yang serak.
''Hmmm, Tapi setelah saya bertanya Ibu jangan marah ya?". Kata Noer memastikan untuk tidak dimarahi oleh ibu yati.
'' Ayo kamu bertanya apa?'' Desak Ibu Yati lagi.
'' Tadi aku bertemu dengan tante Yuri, lalu ia katakan bahwa Noer bukanlah anak kandung ibu. Apakah hal tersebut benar Bu?'' Tanya Noer bergetar.
Ibu yati terdiam dan menatap Noer dengan tajam dan bengis. Minta tatapan tersebut membuat Noer semakin bergetar dan ketakutan.
'' Itu saja yang mau kamu tanyakan? Apakah masih ada lagi pertanyaan atau gosip yang kamu dengar di luar sana?'' Kata ibu yati yang-nada bicaranya mulai meninggi.
Noer hanya mengangguk saja, penuh rasa ketakutan dan penuh Harapan pertanyaannya mendapatkan jawaban yang benar.
'' Sekarang ibu tanya balik kepada kamu, sejak kamu kecil hingga sekarang siapa yang ada bersama kamu? Adakah orang lain di saat kamu sakit, Adakah orang lain di saat kamu menangis, Adakah orang lain di saat kamu terjatuh?''
'' Tidak Ibu, selama ini hanya ibu dan ayah yang ada di sisiku. Jawab Noer dengan takut.
'' Apakah pertanyaan kamu sudah terjawab Noer?'' Ibu yati berbalik memberikan pertanyaan.
'' Baiklah ibu, maaf jika mempertanyakan hal ini kepada ibu.'' Kata Noer dengan wajah tertunduk.
Tapi tadi saat ibu yati menjawab pertanyaan dari putrinya itu wajahnya ada sedikit perubahan. Ada seperti rasa takut saatnya bertanya seperti itu. Entah apa yang disembunyikan oleh orang tua Noer ini.
' Ya sudahlah, Noer tidak akan bertanya lagi toh yang ditanyakan ibu itu benar, selama ini aku tahunya mereka yang ada di sampingku.' kata Noer dalam hati.
Noer pun kembali ke kamarnya, seketika Noer langsung teringat ada Andre.
' Maafin gue ya Bang, karena gue lo jadi begini. Tapi ini belum terlambat dan lo masih bisa melupakan gue secepatnya' kata Noer yang duduk berlipat lutut di tepi jendela.
' Semoga saja Bang Anton bisa memberikan pengertian yang benar sama lo! dan lo juga bisa mengerti alasan gue!' gumam Noer lagi.
Merasa pikiran yang dihantui rasa bersalah Noer pun akhirnya menyalakan MP3, Noer memutar lagu yang sesuai dengan suasana hatinya.
***
Pal Do Pal Ki Kyun Hai Zindagi
Iss Pyaar Ko Hai Sadiyaan Kaafi Nahin
Toh Khuda Se Maang Lo
Mohlat Main Ek Nayi
Rehna Hai Bas Yahaan
Ab Door Tujhse Jaana Nahin
Jo Tu Mera Humdard Hai
Jo Tu Mera Humdard Hai
Suhaana Har Dard Hai
Jo Tu Mera Humdard Hai
Teri Muskurahatein Hain Taaqat Meri
Mujhko Inhi Se Ummeed Mil
Chaahe Kare Koi Sitam Yeh Jaha
Inmein Hi Hai Sadaa Hifaazat Meri
Zindagani Badi Khoobsurat Hui
Jannat Ab Aur Kya Hogi Kahin
Jo Tu Mera Humdard Hai
Jo Tu Mera Humdard Hai
Suhaana Har Dard Hai
Jo Tu Mera Humdard Hai
Khwahishein Teri Ab Duaayein Meri
Kitna Anokha Bandhan Hai Yeh
Teri Meri Jaan Jo Ek Hui
Lautoonga Yahaan Tere Paas Main Haan
Waada Hai Mera Mar Bhi Jaaun Kahin
Jo Tu Mera Humdard Hai
Jo Tu Mera Humdard Hai
Suhaana Har Dard Hai
Jo Tu Mera Humdard Hai
Hmm.. Humdard Hai..
Hmm.. Humdard Hai..
Hmm.. Humdard Hai..
Hmm.. Humdard Hai..
Lisa lirik lagu Yang Telah Terhenti dan musik juga sudah selesai tapi kegelisahan Nur masih saja menghantuinya.
Noer masih sangat merasa bersalah atas apa yang terjadi pada Andre. dan Noer berharap teman-teman Andre bisa membuat Andre mengerti alasan untuk melakukan hal tersebut.
''Ting"
Ponsel Noer bunyi, pesan masuk dari nomor yang tidak memiliki nama.
''Noer, Andre mau bertemu sama Lo. Jika Lo memang tidak lagi ingin melanjutkan hubungan Lo dengan Andre tolong temui Dia untuk yang terakhir kali nya. " Begitu pesan yang tertulis di layar ponsel Noer''.
''Maaf, Bang Gue gak bisa memenuhi keinginan Bang Andre. Karena Ayah sudah mengawasi setiap langkah Gue, bahkan pergi ke sekolah saja mulai besok ayahandanya yang mengantar Gue. " Balas Noer.
Noer langsung memblokir nomor ponsel orang-orang yang dekat dengan Andre dan nomor Andre itu sendiri.
'Gue harus moveon dari masalah ini, jika tidak Ayah akan bertindak yang lebih berbahaya lagi. ' Pikir Noer.
'Sebaik nya Gue selalu menghindari pertemuan dengan salah satu dari mereka.'
'Ya, ini adalah jalan terbaik untuk menyelamatkan keselamatan Andre.Luka di hati Gue ini hanya membutuhkan waktu untuk sembuh. Dan luka itu nanti akan sembuh dengan sendiri nya! ' Kata Noer lagi berdialog sendiri di dalam kamar nya.
***
Anton berusaha menghentikan Andre yang masih saja meratapi cinta Noer, dengan meminum minuman beralkohol itu.
Yang akhir nya Anton mengambil minuman-minuman itu dan memecahkan botol nya sehingga isi nya terbuang.
Hal tersebut tentu saja membuat Andre memanas dan sangat marah.
"Buah! " Sebuah pukulan singgah ke wajah Anton.
''Sialan Lo! Kenapa Lo membuang semua minuman Gue? "Teriak Andre dengan berdiri dengan sempoyongan.
''Andre sadar, Gue ngelakuin ini demi kebaikan Lo. Karena semua ini tidak akan memperbaiki semua nya. Justru Lo akan membuat Noer semakin menjauhi Lo! “Bentak Anton pula.
''Diam Lo! Lo tau apa soal itu! " Teriak Andre lagi.
'' Gue mengetahui semua nya Ndre! Noer mengatakan semua nya ke Gue, Noer melakukan ini karena dia sangat mencintai Lo. Dan cinta itu tidak selama nya harus memiliki. ''Anton tetap berusaha menjelaskan kepada Andre.
''Noer menjauhi Lo karena ayah nya mengancam akan menghabisi Lo jika Hubungan kalian masih berlanjut! " Jelas Anton lagi.
"Apakah Lo tau yang selama ini Noer Terima dari amarah Ayah nya itu. Apakah Lo pernah membayangkan seperti apa mereka menyiksa Noer sejak mengetahui hubungan kalian? " Kata Anton lagi yang tidak memberi kesempatan Andre untuk menyela.
''Dan jika bukan karena cinta nya kepada Lo untuk apa Noer itu berkorban? " Bentak Anton lagi.
Andre hanya tertunduk tak berdaya. Ternyata yang selama ini ada di pikiran nya mengenai Noer itu salah. Ternyata Andre telah salah menilai Noer. Dan menganggap Noer tidak mencintai nya.
...****************...
Mau tahu kelanjutan kisahnya, yuk lanjut ke episode selanjutnya. jangan lupa like,Vote dan gift nya ya...
Terimakasih 🥰