
''NOER!'' Teriak Andre dengan amarah yang tidak bisa di bendung lagi.
''Lo pikir gue ini apa? Lo pikir gue nggak punya harga diri sehingga Lo abaikan seperti ini. Siapa Lo berbuat seenaknya sama Gue dengan mempermainkan perasaan Gue seperti ini!'' Andre berteriak sehingga membuat orang yang ada sekitarnya kaget dan mengejarnya itu.
Noer sebenarnya merasa bersalah juga karena mengabaikan Andre begitu saja.tapi Noer tidak tahu harus bagaimana agar Andre tidak terus terus mengejarnya.
'' Kenapa Lo Ndre?'' Tanya Anton.
''Kali ini kalian semua jangan membela Dia lagi.Dia bener-bener gak pernah ada hati buat Gue!'' Kata Andre dengan meninggikan nada suaranya.
''Noer! Maksud Lo?'' Tanyan Anton lebih meyakinkan Andre.
''Ya,hari ini Gue bersumpah akan membuang semua rasa cinta yang pernah ada di hati Gue buat itu Cewek!'' Kata Andre geram dengan menggempalkan tinjunya.
Anton hanya diam dan tersenyum getir kepada Andre.
'Nampaknya cara nuel berhasil untuk membuat Andre membencinya dan menjauhinya!' Kata Anton dalam hatinya.
''Nah gitu dong, seharusnya Lo itu dari kemarin berpikiran seperti itu. Sebentar kok lu nggak dapetin cewek yang lebih cantik dari dia. sejarah tentang lokal di atas rata-rata. jadi ngapain lo takut kehilangan satu cewek. bahkan lo bisa ngegandeng dua atau tiga cewek sekaligus.''kata Anton.
''iya Lo benar!''kata Andre pula.
''ya sudah kalau begitu gue mau pulang dulu, gerah gue pengen mandi''kata Anton.
Anton pun pergi dari tempat mereka berkumpul, dan ternyata Anton tidak berbelok ke arah rumahnya justru malah berbelok ke arah lain dan ia telah berjanji dengan seseorang untuk bertemu.
''Apa sudah dari tadi Lo menunggu di sini?''tanya Anton pada seseorang yang telah janjian dengannya.
''Tidak juga, bagaimana dengan Andre?''tanya gadis itu.
''Sepertinya cara lu berhasil membuat dia untuk tidak mengejar lo lagi dan menerima bahwa lo Dan Dia tidak bisa bersama.''kata Anton yang berbicara pada cewek yang ternyata itu adalah Noer.
Dan bagaikan disambar petir pertemuan Anton dan Noer diketahui oleh Andre sehingga menyebabkan perselisihan di antara kedua sahabat dan cewek itu.
'' Oh, jadi ternyata begini kalian di belakang gue? dan lo yang begitu mensupport gue untuk melupakan Noer ternyata supaya lo bisa dekat dengan dia? sejak kapan hubungan kalian ini berlangsung?''benar-benar tidak percaya kalau sahabat dan cewek yang sangat dicintai itu berkhianat.
'' Bro jangan salah sangka, kita tidak ada hubungan apa-apa!''Anton mencoba menjelaskan.
''Lalu apa ini? bertemu secara sembunyi-sembunyi di belakang gue?'' kata Andre dengan rasa cemburu dan curiga yang sangat tinggi.
''Bugh''sebuah pukulan melayang ke wajah Anton dengan sangat kencang sehingga wajah Anton langsung tampak lebam di bagian pipinya.
''Bang Andre!''teriak Noer.
''Stop menyebut nama gue!''Andre menghentikan Noer menyebut namanya.
''Gue bener-bener tidak menyangka lo tega melakukan hal ini kepada gue! lo yang selalu gue puja ternyata menghianati gue sama sahabat gue sendiri.Ciih! cinta kalian semua sangat rendah!''kata Andre.
'' Kami tidak punya hubungan apapun seperti yang ada di pikiran lo bang!''Noer mencoba menjernihkan pemikiran Andre.
'' Gue sudah tidak percaya lagi sama Lo, Lo benar-benar munafik! Gue bener-bener menyesal telah pernah mencintai Lo!''Andre pergi dengan amarah dan kesalahpahamannya.
'' Bagaimana ini Bang Anton? Bang Andre jadi salah paham begini!'' Noer khawatir!
'' Tapi hubungan persahabatan kalian menjadi hancur gara-gara lo ngebantuin gue!'' Noer yang sangat khawatir dengan persahabatan antara Andre dan Anton akan rusak.
'' Lo tenang aja, semua akan membaik pada waktunya! dan kebenaran tetaplah benar." Ujar Anton.
'' Ya semoga saja,''kata Noer pasrah.
"baiklah kalau begitu pulang dulu ya Bang, takut nanti yang lain juga akan salah paham melihat kita bersama''kata Noer
Noer pergi meninggalkan Anton, dan bergegas pulang ke rumah sebelum ibu atau Ayah tahu dia habis menemui seseorang.
Saat Noer masuk ke kamar, dan berdiri di jendela melihat ke arah luar.
Dari jendela kamar yaitu tampak jelas apa yang dilakukan Andre di tempat tongkrongannya.
Andre kembali menggenggam sebotol minuman alkohol yang dapat membuat mabuk.
''Maafin gue ya Bang Andre! Mungkin cara gue ini sangat menyakiti perasaan Lo. Tapi gue nggak tahu harus bagaimana agar lo bisa menjauhi dan melupakan gue.'' Kata Noer monolog sendiri saat melihat Andre berada di tempat tongkrongannya yang sangat jelas terlihat dari jendela kamar Noer.
Andre yang sadar nur melihatnya dari jendela kamarnya itu, justru memperlihatkan kepada nur dengan bangga saat ia menenggak isi dari dalam botol itu.
Tentu saja itu juga menyakiti perasaan Noer dan merasa bersalah pun menyelimuti hati Noer.
'' Tentu saja gue harus move on, gue tidak ingin lagi memikirkan dia. Toh gue lakuin ini juga demi kebaikan dia.''
Noer pun menutup jendela kamarnya agar dia tidak lagi terfokus pada Andre yang ada di pondok tempat tongkrongan mereka.
'' Gue harus fokus pada sekolah Gue saja, karena cinta itu tidak memberikan Gue apapun selain duka dan masalah'' Noer bermonolog sendiri di hadapan cermin yang ada di lemari nya.
Walaupun Gue tidak bisa seperti teman-teman yang lain, setidaknya Gue bisa jadi diri sendiri yang hanya mengutamakan pendidikan Gue.
Selain itu gue juga jauh dari masalah dan amarah ayah dan ibu. Pikiran dan hati gue pun juga tidak susah dan Gue juga tidak merasakan sakitnya patah hati.
Dengan berat hati benar-benar melupakan Andre dan menghancurkannya dari pemikiran dan hati juga kehidupannya.
Begitu juga dengan Andre yang tidak mau lagi memikirkan walaupun dia merasakan sulitnya untuk melupakan cintanya kepada Noer.
Namun persahabatan Andre dan Anton masih dipertaruhkan entah sampai kapan kesalahpahaman itu akan berlangsung.
Rizal telah mencoba menjelaskan kepada Andre tetapi Andre masih menutup mata dan hatinya untuk meluruskan kesalahan yaitu. hingga akhirnya Andre memilih menjadi seorang Playboy yang membagi cintanya dengan beberapa orang gadis.
Tidak ada lagi Andre cowok yang setia tapi Andre si Playboy.
Lahirnya Andre baru ini membuat Noer semakin merasa bersalah.Tapi Noer berusaha untuk tetap tidak memikirkan semua itu.
Sementara kini dengan keseharian baru nya yaitu bergonta-ganti pacar dan minum-minuman keras. Bekerja sesuka nya dan tidak mau giat seperti sebelum nya.
Keluarga Andre pun sudah tidak bisa menasehati nya dan hanya pasrah sampai kapan akan berakhir kekalutan Putra nya.
...****************...