New Life

New Life
chapter 2



Yo! Happy reading yah para reader~~


"Maaf, udh nunggu lama yah?"


'Wait, kyk kenal suaranya', batin gue dalam hati


"Oh, Kita-san dah disini" Ucap Osamu


'Hah kita-san, bentar kek kenal oiya cowok yang waktu di minimarket' batin gue, Sementara cewek-cewek yang lain pada ngeliatin gue sambil bisik-bisik.


"Kita ketemu lagi" Ucap kita-san


'hah, dia ngomong ke gue kah?, Masa msh inget' batin gue


"Miku" ucap Osamu menyadarin gue


"E-eh maaf, kenapa ya?" Ucap gue


"Kita ketemu lagi ya" Ucap Kita-san


"Kalian udh saling kenal?" Tanya laki-laki yang ada di dekat Kita-san


"Eh iya, maaf tadi ngelamun" pliss gue maluuu


"Namamu siapa?" Tanya Kita-san


"Ah iya gue belum sempat kasih tau ya, Nama gue Miku, Jabami Miku" Jawab gue


"Oh, kenalin ini temenku" Ucapnya


"Yo, nama gue Aran ojiro panggil aja Aran" Ucap Aran


"Memang ada apa sampai kalian ber-empat mengajakku makan siang?"


Tanyaku


"Ya mungkin ini terlalu mendadak karena lo juga baru masuk sekolah, kami ingin kamu menjadi manajer voli putra" Ucap Atsumu membuka mulut


"Heee, kenapa harus gue??" Ucapku


"Soalnya Lo nggak ngefans kan sama klub voli?" Atsumu tanya balik


'yah padahal pengen masuk klub seni, tapi gimana ini kesempatan yang langka bukan begitu?'


"Terimakasih, gue akan mempertimbangkannya


Setelah itu gue langsung cabut dari kantin ke kelas, di sana udh ada Mirai yang siap menginterogasi gue, udah kayak kriminal sampe di interogasi.


Seperti yg di duga yah dia langsung melontarkan banyak pertanyaan buat gue.


"Miku tadi gimana sama si kembar???" Tanyanya dgn sangat heran


"Tidak penting, kau juga nggak usah tau" Jawab gue


"Cih...tadi cewek-cewek pada ngiri sama kamu loh"


"Ada yang bilang 'kenapasih nggak aku aja, akutuh lebih baik daripada murid baru itu' jealous kaliii tu anak"


Ucap Miku sambil nyindir ke pelaku


"Demi apa, awokawok nggak percaya ada yang ngiri sama gue" Ucap gue sambil ketawa


Hari sudah sore, dan ini juga waktunya pulang ke rumah. Aku masih penasaran dengan klub voli seakan-akan ajakan itu terngiang-ngiang di kepala, dan akhirnya gue ke gym. Nggak disangka disana gue disambut dengan tatapan sinis anggota klub voli.


"Jabami, kamu sudah membuat keputusan kah?" Ucap yang tidak lain Kita-san


"Be-belum, gue hanya ingin melihat klub voli" Jawab gue


Disana gue ngeliat Atsumu sama Osamu berantem, 'hah ada-ada saja' batinku


"Ya, mereka memang selalu begitu" Ucap lelaki yang berambut hitam keatas, author g tau


"Hmm, begitu yah" Jawab gue sambil menghela nafas


"Ohya nama gue Suna Rintarou, panggil aja Suna jangan sungkan-sungkan" Ucapnya


"Jabami Miku, itu nama gue terserah mau panggil apa" Ucapku juga


Hoooo, jadi dia cowok idamannya Mirai, gak gue sangka lho awokawok//plakk. Mungkin cukup segini aja gue ngeliat gym olahraga voli, ya sebenernya gue cuma kepo aja.


"Kita-san!, Kayaknya gue hari pergi dulu deh ada yang harus gue urus dirumah" Ucap gue


"Oh, oke hati-hati di jalan" Jawabnya


Time skip~


Sesampainya di rumah


"Tadaima" Ucapku


"Oh, nee-chan udh pulang" Ucap seseorang yang nggak udh asing buat gue


"Loh, Kamu kok bisa disini, mom mana?" Ucap gue kepada gadis itu


"Oh, mom ada di kantor, tadi Maki ke kantor mom, katanya ambil aja kunci rumahnya, yaudah Maki ambil" Ucapnya panjang lebar


Dia itu adek gue dari indo, tadinya dia asrama tapi karena mom, dad sama gue ke Jepang dia juga mau pindah.


Nah sekarang dia sekolah di mana?.


Tak lama mom sampai di rumah, kesempatan buat bicarain tentang jadi manajer voli.


"Tadaima" Ucap mom


Gue dan Maki langsung ke depan pintu rumah.


"Mom, ada yang mau Miku omongin"


Ucap gue


"Tentang ekskul aja" Ucap gue


"Hoo, itu nanti aja, udah pada makan?" Ucapnya membuka topik baru


"Belum, Maki belum makan laper"


Ucap Maki


"Miku? Mau makan?" Ucap mom


"Nggak, lagi nggak mau mom sama Maki aja" Ucap gue sambil jalan ke kamar


Tak lama mom nyamperin ke kamar, pastinya buat bahas tentang ekskul.


"Kamu udah milih?" Ucapnya


"Nggak, tadi di sekolah Miku dapet tawaran dari anak grup voli putra, katanya mau jadi manajer nggak? Gitu" Ucap gue


"Itu terserah kamu, yang penting kamu nyaman di situ mom setuju kok" Ucap mom sambil mengelus palaku


"Hanya itu kan?, Ohya nanti Maki sekolahnya sama dengan kamu juga nanti pagi berangkatnya bareng yah" Ucapnya sambil meninggalkan kamar


Ohno, gue satu sekolah sama Maki asal kalian tau aja Maki itu orangnya bawel banget, sebagai kakak gue mengakui. Seseorang mendekat ke kamar, sudah pasti itu Maki karena Maki nggak bisa tidur sendiri.


"Mikunee-chan!!!" Ucapnya sambil masuk kamar, nggak bisa lebih sopan apa


"BISA DIEM?" Ucap gue ngegas tapi pelan


"Yaudah si gausah marah, Maki cuma mau nanya" Ucapnya lirih


"Nanya apa?"


"Nee-chan sama Mom ngomongin apa?" Tanyanya


"Oh, cuma bahas tentang ekskul sekolah" Jawabku


"Terus nee-chan milih apa?" Tanyanya lagi


"Ntah, soalnya gue juga dapet tawaran dari klub voli putra jadi manajer mereka" Jawabku lagi


"Yaudah, ambil itu aja kak, lagian kakak juga bingung kan mau masuk ekskul mana" Sarannya


"Bolehlah, besok gue langsung ke gym" Ucap gue


"Nah gitu baru nee-chan" Ucapnya menyemangati gue


Gue cuma senyum sambil balik ngerjain tugas dari guru, Sedangkan Maki langsung rebahan di kasur atas, penjelasannya (gue punya kasur tingkat nah gue tidur di kasur bawah)


Gitu.


Time skip~


Di pagi hari gue udah selesai mandi


Gue udh siap ke sekolah, tapi gegara Maki gue harus nunggu dia beres-beres.


Di saat yang sama juga, si kembar Miya nunggu di depan pintu rumah.


'Maki plis jangan lama-lama' batin gue


Tak lama Maki turun dari kamar ke ruang tamu.


"Onee-chan, ayo sekolah" Ucapnya


"Ah, iya" Ucap gue


Tak lupa untuk salam ke mom


"Hati-hati di jalan yah" Ucapnya sambil mengelus rambut kami berdua


Di luar rumah sudah ada si kembar sedang menunggu, sepertinya mereka sudah menunggu lama terlihat dari ekspresi Atsumu yang sudah bete.


Gue merasa bersalah


'Nee-chan tau siapa mereka?' Ucap Maki bisik-bisik


Gue hanya mengabaikannya.


"Oh, Miku!" Teriak Osamu


'ayo' Ucap gue berbisik kepada Maki, sambil menarik tangannya, dia hanya mengangguk lalu mengikuti perintahku.


"Siapa dia?" Tanya Atsumu kepada Maki


"Hm? Namaku Jabami Maki, adik dari Miku" Jawabnya


"Oh, aku baru tau kalau Miku punya adik" Ucap Osamu tiba-tiba menyambar


"Huffff, gue pengen tanya kok kalian nungguin kita di depan rumah kenapa nggak masuk aja?" Ucapku sambil tersenyum


"Hoo, kami disuruh kaa-san, kami juga merasa tidak enak kalau masuk ke rumah kalian" Ucap Osamu


Salama perjalanan menuju sekolah kami ber-4 berbincang, tak sadar sepertinya kami ber-4 semakin dekat.


Tbc~


Happy reading eperyonee


Maaf kalo ada yang typo or kata kata yang salah🙃


Juga maapin author karena sedikit lagi hari raya, selamat hari raya bagi yang mengerjakan yeey!


Segitu aja dlu


- author hydra-


Bye byee~~