
Lucy pergi dari kantor willi, di sisi lain zara. Mereka sudah sampai di apartemen, gabriel sangat senang sekali. Zara mengambil barang barang gabriel di bagasi mobil
"gabriel mau bantu mami bawa"
"bawa yang ini saja" *memberikan tas pada gabriel
Mereka Berdua masuk ke dalam apartemen itu
"wah apartemen mami sangat besar"
"kamarmu ada di di lantai dua di kiri tangga"
"baik mami"
Gabriel menuju ke kamarnya dan zara ke dapur untuk memasak makan malam. Beberapa menit Kemudi
"selamat makan (melahap satu sendok) wah masakan mami sunggu yang terbaik"
"hehe" (dana yang pelan)
Mereka menghabiskan makanan tersebut lalu sarah pergi ke kamarnya. Ia mencari proposal pendaftaran sekolah lalu menelefonnya. Di lain sisi willi, willi tiba di villa pribadi miliknya, ia membuka pintu lalu ia melihat ada seorang orang wanita di dalam villanya. Willi melewati wanita itu lalu wanita itu memanggilnya
"kau tidak sopan"
"ibu jangan campuri urusanku"
"ibu sudah dengar apa yang kau lakukan dengan hana elin di pesta pertunangan mu"
"aku sudah bilang, aku tidak akan mau menikah dengan siapa pun sebelum aku menemukan perempuan yang tidur dengan ku 5 tahun yang lalu"
"kenapa kau begitu kaku, lupakan wanita itu lalu menika lah dengan hana"(nada tinggi)
"pulanglah dan beristirahat di rumah ibu dengan tenang"
"WILLI WILLI"
Willi berjala menuju kamarnya lalu, ia masuk ke kamarnya lalu mengunci kamarnya. Ia duduk di tempat tidurnya lai ia mengambil foto di meja samping tempat tidurnya.
"hana jika malam itu adalah kamu aku akan menerimamu dengan senang hati" (mengusap foto)
Di sisilain zara. Setelah ia menelepon pihak sekolah ia naik ke lantai dua. ia masuk ke kamar gabriel, ia melihat gabriel tidur dengan pulas lalu ia duduk di samping gabriel. Zara mengusap rambut gabriel lalu ia mencium dahinya laly zara pergi dari kamar itu. Zara masuk ke kamarnya sendiri lalu ia dusuk di kursi lalu ia melihat sekelilingnya
"sepertinya aku harus membuka kamar sebelah kanan untuk ruang kerja ku dan juga menyimpan beberapa dokumen"
Zara keluar kamarnya lalu membuka kamar sebelah, kamar tersebut sangat kotor, laky zara turun unruk mengambil beberapa alat bersih bersih lalu ia membersihkan ruangan tersebut sampai beberapa jam berlalu. Zara membuka ponselnya
"ternyata sudah jam 3 pagi aku harus beristirahat, huh untung aku sudah selesai membersihkannya"
Zara mengkunci ruangan tersebut lalu ia pergi ke kamarnya untuk tidur
Ke esokan paginya
Zara bangun lalu ia lang sung pergi ke dapur untuk memasak tapi saat dia sudah sampai di dapur ia melihat gabriel sedang membuat sanwitch untuk sarapan
"pagi mami"
"pagi, apa yang kau lakukan"
"mami keluhatan lela jadi aku tidak membangunkan mami"
"hehe gabriel berhentilah biar mami saja yang melanjutkanya kau bersiaplah yang rapi karena hari ini kau harus mendaftar sekolah"
"baik mami"
Gabriel meninggalkan dapur zara langsung melanjutkan membuat sanwitch setela itu ia mandi di kamar. Saat sudah selesai mandi ia melihat gabriel di meja makan dia sedang menunggu untuk sarapan bersama zara. Zara duduk di hadapan gabriel, lalu ia menyuruh gabriel untuk segerah makan. Setelah sarapan zara ke kamarnya untuk berganti pakaian lalu mereka berangkat ke sekolah
Tok... Tok...
"permisi"
"oh nona marion selamat pagi"
"pagi"
"silahkan duduk"
"jadi aku akan mensaftarkan anak ku"
"sebentar saya akan mengambil formulir terlebih dahulu"
Kepala administrasi tersebut pergi untuk mengambil formulir. Zara melihat sekelilingnya
'semoga gabriel bisa bersekolah dengan tenang di sini' (memandang gabriel)
Zara mengusap kepala gabrie lalu kepala administrasi tersebut kembali. Lalu ia menyodorkan soal dan formulir
"siswa yang akan masuk ke sekolah ini harus melakukan tes terlebih dahulu"
"baiklah"
Zara memberikan lebaran soal ke pada gabriel dan gabriel mengerjakannya, setelah beberapa menit
"sudah selesai"
"bolehkah saya cek"
"ini"
Kepala administrasi tersebut mengecek lembar soal tersebut lalu ia memberikan formulir pada zara
"gabriel anak yang berbakar, silahkan di isi formulirnya"
Zara mengisi formulir tersebut dan juga ia langsung menuntaskan pembayaran agar gabriel lebih cepat masuk sekolah
"pengisian formulir dan pembayaran sudah tuntas apakah ada yang ingin anda tanyakan"
"kapan anak saya bisa mulai sekolah ? "
"karena anda sudah menghubungi pihak sekolah kemarin dan juga sudah menuntaskan formulit dan juga pembayaran gabriel bisa masuk besok"
"baiklah terimakasi atas bantuan anda saya pergi dahulu"
"sama sama nona marion, sampai jumpa nona"
Zara pergi dari sekolah tersebut lalu ia kembali ke apartemen saat zara perdiri di depan pintu kamarnya tiba tiba ponselnya berdering. Zara mengecek dari siapa panggilan tersebut, zara berjongkok dan menghadap ke gabriel
"gab mami harus berkerja terlebih dahulu, mami gak bisa nemani kamu do rumah, kamu bisa kan jaga diri"
"gabriel bisa mami"
"mami akan memesan makanan untuk makan siang mu dan juga jika malam mami pulang malam dan melewetkan makan malam mami akan mengirim makan untuk mu lagi"
"mami tidak perlu khawatir, gabriel bisa jaga diri kok"
Zara merabah tasnya lalu ia mengambil dompet dari tasnya
"ini bawa uang ini untuk berjaga jaga"
"iya mami. Mami harus cepat berkerja"
"mami akan berangkat sekarang, dah gabriel"
"dah dah mami"