MY SUGAR DADDY KNOWS MY SECRET

MY SUGAR DADDY KNOWS MY SECRET
la vie en rose



zara berjalan menuju dapur, zara membuka kulkas dalam kulkas tersebut tidak ada bahan makan yang masih utuh, hanya sisa sisa bahan makanan


"ada apa? " tanya willi


"bahan kamanan sudah habis," sambil memeriksa apa saja yang perlu di beli "aku akan keluar untuk membeli beberapa bahan makanan."


"mau aku temani? " tawar willi


" gak, aku bisa pergi sendiri"


"tapi mobil mu belum di perbaiki"


zara ingat kalau mobilnya belum di perbaiki, ia mengusap usap dahinya.


"mau ku antar?" tanya willi sekali lagi


"baiklah"


"papa sama mama mau kemana? " menghampiri zara


"papa sama mama mau belanja bahan makanan" ucap willi dengan lembut


"gabriel boleh ikut? "


"iya" jawab zara dan willi bersamaan


"kalau gutu gabriel ganti baju dulu "


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


mereka sampai di mall. banyak orang yang memperhatikan willi dan zara, pandangan mata orang orang itu menunjukan ekspersi Kagum dan iri.


"ini pertama kalinya gabriel pergi dengan mama dan papa"


wajah gabriel twmpak dangat senang, zara ikut senang karena melihat senyum Gabriel. mereka berjalan melewati toko dress wanita, gabriel menoleh ke arah toko tersebut, gabriel menarik lengan jas zara


"mama, bukanya mama menyukai dress yang berwarna biru navy" langkah zara terhentikan, ia menoleh ke arah toko tersebut "dulu mama ingin membeli dress berwarna biru navy tapi mama tidak membelinya karena saat itu gabriel sakit"


"gak pa-pa, mama udah gak mau kok." sambil mengusap puncak kepala gabriel


"kau mau? " tanya willi


"apa? "


willi menarik tangan zara, willi manarik zara untuk masuk dalam toko itu, para pelayan berbaris di samping kanan dan kiri pintu masuk


" tuan adakah yang bisq aku bantu? " kata salah satu pelayan


"ambilkan semua model yang indah untuknya" ucap willi


"baik tuan"


para pelayan itu membawa zara pergi untuk mrmilih pakaian. setelh sikiwn lama zara sudah mencoba beberapa dress kira kira sekitar 20 lebih


'sebenarnya pria ini mau beli atau gak' pikir salah satu pelayan


"tuan, ap..... "


"aku beli semua yang telah di coba, kirimkan ke alamat ini "


willi memberikan kartu kreditnya, mata pelayan itu berbinar binar, gabriep hanya duduk dengan tenang karena ia belum seberapa tau tentang kartu kredit.


" tunggu," wilki memegan dagunya "sepertinya sedikut agak polod kalau tidak dilengkapi dengan tas dan sepatu."


"tidak perlu, aku jarang menggunakan tas" ucao zara


"perlihatkan model terbaru musim ini "


"baik tuan "


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


setelah selesai membeli pakaian, akhirnya mereka pergi ke super market untuk membeli bahan makanan. saat sedang memilih bahan makanan gabriel melihat kotak susu coklat


"kau mau? "


"iya"


Willi mengqmbil kotak susu itu tetapi tanganya di hentikan oleh zara


"gabriel alergi susu Coklat"


Lalu zara dan willi menatap gabriel secara bersamaan


"iya mama gabruel gak akan ulangain lagi kok " ucap gabriel


"huh... "


Mereka melanjutkan belanja lalu pulang


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Tidak terasa sudah malam. Saat di depan pintu apartemen zara melihat setumpukan kotak. sepertinya kotak itu adalah pakaian yang di beli tadi. Willi membantu zara memindahkan kota kota tersebut


"biar aku saja," ucap willi " kau pergi ke dapur saja untuk masak."


"oh baiklah"


Zara meminggalkan willi, willi sedang memasukan kotak kotak tersebut dan zqra sedanf memasak. Willi selesai memasakukan kota tersebut ia duduk di sofa, ia duduk dekat dengan dengan gabriel


"papa udqh selesai"


"iya," willi menoleh ke arah gabriel "apa yang di sukai mama mu? "


"mama, " ucap gabriel " mama suka warna biru navy, mama suka makan cumi-cumi, mama gak suka daging bebek, b*bi, dan kelinci. Mama pernah suka sama orang tapi orang itu tolak mama, dam masih banyak." jawab gabriel dengan polos


"di tolak?"


"iya, mama pernah di tolak sama cowok "


"mau duduk di situ sampai tahun depan? " ucap zara "makananya sudah selesai."


Seperti biasa mereka makan bersama,


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Setelah makan gabriel masuk ke dalam kamarnya, zara sedang mencuci piring tadi dipakai. willi duduk di meja bar yang ada di dapur ia duduk menghadqp ke zara. willi meperhatikan wajah zara dengan telitih


'dia pernah di tolak? dengan siapa? huh... orang yabg nolak dia pasti nyesel sekarang' pikir willi


"kapan kamu pergi?" ucqp zara


"saat gabriel siap tinggal bersama ku" ucqp willi dengan tenang


zara sempat bersenti mencuci piring karena perkataan willi, zara tidak mau kalau gabriel terpisa denganya


"kenapa? "


"..."


willi berdiri dari tempat duduknya ia memutar menghampiri zara, saat karqng willi berada di samping zara


"kenapa? kau keberatan? " tanya willi


zara terdiam, ia merasa tirak bisa melakukan apapun di posisinya saat ini. willi memegang pinggang zara lalu menariknya ke arahnya, muka willi dan zara berdekatan, lalu willi langsung mencium zara