MY SUGAR DADDY KNOWS MY SECRET

MY SUGAR DADDY KNOWS MY SECRET
khawatir



saat di tengah keluarga long makan zara mengirimkan chat ke willi, ia izin untuk pergi ke toilet willi mengizinkan tetapi tidak boleh terlalu lama. zara keluar dari ruang makan mark meluhat hal tersebut dan ia izin untuk ketoilet juga. willi merasa tisak nyaman karena zara meninggalkanya dan juga


zara dan mark kw tempat tujuan yang sama.


zara berjalan menuju ke toilet dan ia tersesat di rumah yang sebesar itu. tiba tiba ada yang menepuk pundak zara dari belakang.


"nona apakah kau tersesat?" mark tersenyum ke zara


"..." pandangan zara sinis


"aku bisa menunjukan jalan untuk nona "


"baiklah"


zara mengikuti mark dari belakang, zara di antar ke toilet oleh mark, zara masuk ke dalam toilet dan segera mengambil ponselnya karena dari tadi ada notif yang masuk. ada chat dari willi


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


dalam chat


willi : zara


zara


zara


zara


zara. : apa?


willi : kau dimana? toilet mana?


zara : toilet dekat aula


willi : tunggu disana


zara : kenapa?


?


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


tok.... tok...


"nona apakah masih lama?"


"sebentar lagi"


"apakah nona sedang mengirimkan pesan pada kak willi? "


zara membeku karena perkataan mark


"tidak"


zara menekat flas pada toilet sehingga menviptakan kesan sesunggunya lalu ia keluar dari toilet tersebut


"sepertinya tuan muda long sangat sibuk tapi tetap membantu orang lain"


"karena membantu akan menambah amal" jawah mark dengan polos


"sepertinya tuan muda sedang menggunakan topeng," nark seketika berhenti tersenyum "teryata benar, ada yang ingin tuan muda ketahui tetapi tuan takut berbicara"


zara berjalan menjauh dari mark tetapi ia dihentikan karena mark memeluk zara dari belakang


"apa yang kau lakukan? " zara memberontak


"alice, nama mu alice bukan? "


ada seseorang yang menarik zara dari pelukan mark dengan kuat sehingga zara terlepas dari pelukan mark orang itu adalah willi, willi menarik zara sehingga zara berada du belakang willi


"kakak! "


"tidak ada apa apa" willi menjawab dengan sinis tetapi dalam hatinya sudah lega karena menemukan zara


anggota keluarga long berada di sana sehingga cukup ramai, zara melepaskan pegangan willi


"hei gadis muda"


kakek itu memanggil zara, zara sedikit terkejut karena kakek itu zara berbalik badan dan melihat kakek itu berjalan menjauh, zara sedikit kebingungan lalu ia melihat ke arah willi


"ayo" ajak willi


zara mengikuti willi pergi sampai di depan suatu ruangan dengan pintu yabg sangat besar


"gadis itu saja yang masuk!"


suara kakek itu terdengar sampai luar, willi sedikit ragu karena zara akan masuk ke dalam ruangan kakeknya, saat zara melangkah willi ikut melangka juga


"dasar anak bantel aku nilang hanya gadis itu"


willi semakin khawatir tetapi zara menvoba meyakinkanya kalau dia akan baik baik saja, akhirnya willi tenang tetapi ia akan tetap menunggu di depa. ruangan, zara masuk ke ruangan itu dan melihat kakek itu duduk di hadapanya. zara melangka tampa rasa ragu


"kau membuat willi sangat khawatir," zara menghentikan langkahnya "belum ada wanita yang bisa membuatnya khawatir, bahkan ibunya pun tidak bisa. "


zara sedikit ragu dengan perkataan kakek itu karena ia merasa kalau willi tidak mungkin khawatir terhadapnya


"boleh kah aku tau namamu?"


"zara megover"


"wanita yang memiliki tampang dingin di luar dan hangat di dalam adalah wanita yang cocok untuk willi"


kakek itu berdiri dari tempat duduknya lalu ia melepas salah satu bingkai foto yang ada di ruangan itu, di balik bingkai itu ada berangkas yang tidak terlalu besar, kakek itu membukanya dan mengambil kotak yang ada di dalamnya, lalu kakek itu berjalan menuju ke zara, kakek itu memberikan kotaknya kepada zara


"simpan ini dengan baik baik aku sudah cukup tua untuk menyimpan itu dan sekarang pergilah"


zara kebingungan karena kekak itu memberikan kotak itu dan menyuruhnya pergi


"pergi"


zara pergi dari ruangan itu dan ia melihat willi dengan wajah yang khawatir, willi memegang tangan zara dan mengajaknya pulang


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


saat di tengah perjalanan willi sadar kalau zara membawa sesuatu


"apa itu? "


"aku tidak tau."


zara menunjukan kotak tersebut ke pada willi, willi sedikit kaget karena kakeknya memberikan kotak itu kepada zara


"ada apa? aku tidak mengerti krnapa kakek mu memberikanya kepada ku? "


"aku akan menjelaskanya saat di apartemen "


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


mereka masuk ke aparteman zara dan melihat gabtiel belajar di ruang tamu


"mami sama papa sudah pulang"


"gabriel sudah makan? " ucap zara


"belum"


"sebentar mami masak dulu"


"oke"


willi membantu gabriel belajar dan zara ke kamarnya terlebih dahulu untuk menaruh kotak itu dan pergi ke dapur untuk memasak. serelah beberapa menot zara selesai memasak dan mereka makan malam bersama.