MY SUGAR DADDY KNOWS MY SECRET

MY SUGAR DADDY KNOWS MY SECRET
3. seseorang



Paginya....


Zara terbangun dan ia mengcek hpnya ada beberapa pesan dari perusahaan W


"hmm apakah aku juga berkerja di perusahaan W? "


Zara membuka beberapa pesan tersebut dan ada sebuat dokumen ia membuka,ngecek dan memperbaiki dokumen tersebut dan ia mengirim balik dokumen tersebut


"jika aku bekerja di perusahaan W aku seharusnya bisa memcati data seseorang"


Zara membuka laptopnya lalu masuk ke sistem perusahaan W ia mencari data tentang dirinya dan juga hana elin. Ia menemukan data tentang dirinya dan juga hana lalu ia membaca data terasebut dan ia sekarang mengerti siapa dirinya tetapi ia tetap tidak bisa mengingat apa yang terjadi


"bagaimana orang orang itu menganggapku sebagai hana? Yang jelas aku berbeda dengan hana dan aku juga jauh lebih muda dari dia"


Zara mematikan laptopnya lalu ia pergi mansi dan sarapan lalu ia membuka laptop itu lagi


"mari kita lihat apa yang ak bisa kerjakan hari ini"


Zara membuka beberapa file di laptop tersebut dan banyak tumpukan dokumen yang belum selesai


"aah ternyata aku bukan orang yang serajin itu" (mengeluh)


Zara menuntaskan semua dokumen tersebut sampai ia lupa waktu tidak terasa hari sudah sore


"huaa pegal sekali" merenggangkan badan "tidak terasa sudah sore aku ingin keluar mencari makan dan juga sekalian berjalan jalan"


Zara mandi lalu ia mengenakan pakaianya dan juga ia menggunakan topi untuk menutupi mukanya


"kurasa aku akan cukup aman jika kelur dengan penampilan seperti ini"


Zara keluar dari apartemen itu dan ia berhalan jalan sampai ia menemukan tokoh sleven (toserbah). Zara masyk ia mengambil cup mie, makanan ringan, soda dan juga makanan kaleng lalu ia membayarnya ia mencari tempat duduk dan ia memasak mienya itu dan memanaskan kaleng mayotuna setela itu ia duduk lagi ia, dan ia memakan makananya. Saat zara makan ia beberapa orang yang membicarakan tentang hana


"apakah kau tau nona elin tidak pulang semalam"


"iya aku tau mungkin dia malu"


"haha seharusnya begitu, karena orang yang memakaikan cincin di jarinya bukan tuan muda long"


"haha mungkin dia sekarang sedang mencari pria yang bisa di tiduri lagi untuk mendapatkan uang"


"uang untuk menjahit keperawanannya haha"


'reputasi hana begitu jelek untung aku segerah keluar dari permainan dramanya' (pikiran zara)


"apakah bagian itunya tidak infeksi? karena sudah tidur dengan 10 orang lebih"


'apa 10 orang lebih hana benar benar gila'(pikir zara)


"entalah tapi bagaimanapun ia sangat tidak normal dan juga dia sering menggunakan vibrator untuk menyenangkan diri sendiri"


"dia benar benar tidak tau malu haha"


'aku harus cepat pergi dari sini'


Zara menghabiskan makananya dengan cepat lalu ia kembali ke apartemennya dan segera masuk kedalam kamarnya


"hana benar benar gila walaupun aku lebih miskin dari dia tidak akan menjual diriku pada oranglain "


Kriing kriing


"telfon dari W"


Zara mengangkat telfonya


'halo apakah ini dengan zara marion'


'iya'


'jadi ada orang yang ingin memperkerjakanmu di perusahanya sebagai pencari informasi, apakah kau mau menerimanaya'


'tidak'


'tapi perusahaan ini akan memberikan bayaran yang besar'


'baiklah aku terima atur jadwal pertemuan'


'baik zara terimakasi'


Tut tut


Zara duduk di sofa dan menyendenkan badanya, zara merenungkan beberapa kerkataan orang itu. Di sisi lain ian


"tuan orang dari W sudah menerima kontrak kerja tersebut apakah saya perlu memberitahukan kepada direktur"


"tidak perlu biar aku saja"


"baik tuan"


Ian berjalan menuju ruang direkture ia selah sampai setelah itu ia masuk ke ruangan tersebut


Tok tok (mengetuk pintu)


"masuk"


"willi ada kabar baik"


"apa?"


"salah satu orang dari W mau menandatangani kontrak kerja"


"akhirnya kontrak itu di terima setelah 5 tahun. Orang di W memang sedikit tapi banyak orang yang ingin memperkerjakan mereka"


"tapi juga ada hal yang sedikit buruk"


"apa?"


"orang tersebut sudah lama tidak aktif dan baru kemarin dia aktif lagi tapi dia dulu adalah orang yang sangat handal apakah kau masih mau berkerjasama denganya? "


"tidak apa apa aku hanya membutuhkan sedikit informasi saja "


"kalau begitu aku akan mengatur jadwal untuk mu"


"aku ingin bertemu denganya besok"


"baik"