MY SUGAR DADDY KNOWS MY SECRET

MY SUGAR DADDY KNOWS MY SECRET
4. laki-laki itu



Zara masih menyendekan badanya lalu ia semakin lama semakin bosan dan akhirnya ia Membuka laci meja tvnya ia menemukan album foto di sana ia melihat album tersebut dan ada foto anak kecil cowok dan juga cowok yang sudah dewasa lalu ia mengambil foto tersebut dan membalik nya di situ ada tulisan


"mark? Siapa dia? Dia tampaknya sangat akrab dengan ku, taman dandelion? "


Lalu ia mengambil foto cowok kecil tersebut dan ia juga mebaliknya


"gabriel marion? Kenapa dia mirip dengan ku? Apakah dia anakku?, zara sadar kau masih 21 tahun bagaimana kau punya anak, tapi siapa anak ini? Panti asuan liliana"


Tiba tiba kepala zara sangat sakit dan ia mengingat kejadian di panti asuan dan mengingat siapa gabriel


"huk, jad..jadi begitu, bulan ini aku belum mengunjunginya dan juga aku seharusnya sudah bisa membawanya"


Ting (pesan masuk)


"perusahaan itu ingin bertemu denganku besok, huh baiklah aku akan beristirahat Sekarang"


Hari berikutnya....


Zara membuka matanya lalu ia segerah bangun dari tempat tidur dan segerah madi setelah itu ia pergi keluar ia menuju ke basmant untuk mengeluarkan mobil


"sudah berapa lama aku tidak menaiki mobil ini? "


Setelah beberapa saat mesin mobil itu bisa di nyalakan. Zara pergi dengan mobil itu ia mengunjungi toko roti lapis untuk sarapan terlebih dahulu lalu ia membeli beberapa kg beras gula dan lain lain setelah itu ia menemui willi untuk kontrak kerja dan alhirnya zara sampai di cafe tempa pertemuan tersebut


Di sisi lain willi


"tuan orang dari W sudah datang"


Zara turun dari mobil dan ia menggunakan masker wajah dan juga topi lalu zara masuk ke dalam cafe tersebut


"silakan duduk di sini nona"


Zara duduk di kursi yang sudah di siapkan pelayan dan suasana di cafe itu menjadi canggung


'pria itu'(pikir zara)


"nona marion senang bertemu dengan mu kau sudah tau apa tujuanmu seharusnya"


"tidak usah basa basi"


"ternyata nona marion sangat tau tujuanya bacalah kontraknya lalu nona tanda tangan"


'apa apaan ini siap 24jam, tidak boleh terlalu jauh dari perusahaan, tidak boleh saling kontak dengan orang lain dll makanya tidak ada orang dari W yang mau bekerja untuknya'(pikir zara)


"aku terima tapi aku akan tetap berjalan jalan kemana saja"


"permintaan yang mudah"


"terimakasi atas kerjasamanya saya harus pergi sekarang"


Zara pergi dari cafe itu dan meninggalkan willi sendiri. Saat itu willi sedikit kebingungan karena suaranya mirip dengan hana. Zara masuk ke dalam mobil lalu ia langsung melepas masker wajah dan topinya lalu ia segera pergi dari cafe itu dan ia langsung pergi ke panti asuhan liliana. Di sisi lain willi


"ian apakah kau familiar dengan suaranya"


"seperti hana"


"sepertinya bukan hanya aku saja yang melihatnya sebagai hana"


"dari bentuk tubuh dan juga kulit mereka juga sama"


"ian aku ingin kau selediki dimana lokasi hana sekarang"


"kenapa kau tidak meminta kepadanya saja"


"lakukan"


"baik aku akan segerah pergi"


"mami"


"gabriel"


Zara menggendong gabriel


" mami gabriel sayang sama mami dan gabriel kangen sama mami, mami jangan tinggalkan gabriel lagi di sini"


"iya"


Ada biarawati yang berjalan ke zara


"siang nona marion"


"biarawati siang, biarawati terimakasih telah merawat gabriel dan saya minta maaf jika gabriel membuat anda kesusahan"


"gabriel adalah anak yang baik dia sering membantu dia benar benar seperti malaikat"


"gabriel sayang turun dulu"


"iya mam"


"saya membawa beberapa sumbangan untuk panti ini"


"nona marion tidak perlu repot repot"


"tidak ini adalah ungkapan terimakasi ku karena sudah menjaga gabriel"


"terimakasi nona"


Beberapa Biarawati datang dan mengangkat beras, gula dan lain lain. Saat sudah selelai zara melihat gabriel sedang menenangkan anak perempuan yang sedang menangis


"aku akan meminta mami membawaku mengunjungi panti asuan"


"kau janji?"


"iya aku janji"


Mereka menyilangkan jari kelingking mereka lalu anak perempuan itu memberikan bunga mawar dan di bentuk dengan kertas lalu anak perempuan itu pergi, gabriel memandangi bunga itu sampai akhirnya ia tersadar bahwa zara sedang menunggunya, lalu gabriel menuju ke zara lalu menggandeng tangan zara


"mami"


"mami sudah dengar semuanya, tidak apa apa, ayo pulang sekarang"


Zara dan gabriel meninggalkan panti asuhan itu dan menuju ke apartemen.di sisi lain willi


"bagaimana? "


"lokasi hana sekarang ada di thailand"


" kau boleh pergi sekarang"


'Tapi kenapa aku melihat dirimu di tubuh orang itu, kalian begitu mirip'(pikir willi)


Willi berdiri dari tempat duduknya lalu ia memandang kota yolend dari jendela yang tampak indah pada sore hari. Lalu ada sosok wanita yang masuk ke ruang kerjanya


"tuan aku tidak ada teman malam ini, apakah kau mau menemaniku"


"lucy pergi dari ruanganku "


"tapi aku .."


"cari saja pria lain"