
willi dan zara sampai di sekolah gabreil, zara segerah turun dari mobil ia masuk kedalm sekolah dengan tergesah gesah, sampai ia membuka pintu ruang kepala sekolah dengan keras. reflek semua orang yang ada di dalm ruang kaget, dalm ruangan tersebut ada 4 orang wanita dan kepala sekolah. zara mengenali wanita wanita tersebut karrna 3 dia antara wanita tersebut adalah orang yang ia pernah kerjai di pertunangan zara dan 1 orang yang bertengkar denganya. salah satu dari mereka merbicara dengan nada pelan
"perilaku ibu dan anak tidak jauh beda. " sindir salah satu wanita
"huh.. "
zara memegang pinggulnya dengan kedua tanganya ia memcoba menemangkan diri. wanita yang ada di sana hanya melihat zara tampa berkata apapun
"kau harus tetap mempertanggungjawabkan jawabkan perilaku anak mu kalau tidak anak mu akan di keluarkan dari sekolah ini, lagian sekolah ini memiliki reputasi yang bagus kalau ada anak mu di sini pasti reputasinya akan jatuh" sindir salah satu wanita
"...."
"kenapa tidak dapat berbicara" tantang salah satu wanita
"nyoya seharusnya mempertanggung jawabkan ini dari kemarin agar tidak terjadi kesalah seperti ini "
"yang membuat kesalahan adalah dia kenapa aku harus mempertanggung jawabkan " ucap zara lantang
"NYOYA MARION, " ucap kepala sekolah
"kenapa? apakah kepala sekolah di beri uang oleh mereka atau pak kepala sekolah bersekongkol dengan mereka" ucap zara
"KAU JANGAN KURANG AJAR, AKU SEBAGAI KEPALA SEKOLAH BISA MENGELURKAN ANAK MU" ancam kepala sekolah
"huh... haha"
zara melangkah ke arah kepala sekolah dengan cepat, zara menari kerah baju kepala sekolah dan zara langsung memukul muka sepala sekolah itu, serempak semua orang kaget karena hal itu
"aku bisa menghancurkan sekolah ini hanya dengan beberapa kata" ancam zara
zara langsung menggendong keluar gabriel
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
wilki menunggu di luar karena ia tidak tau zara pergi kemana. saat ia menunggu tiba tiba ada yang menyapanya dari belakang
"tuan willi"
tampang willi langsung berubah menjadi dingin saat melihat wajah orang itu
" sudah lama tidak bertemu, apa yang di lakukan tuan di sini? " ucap pemilik sekolah
"..."
"haha... pasti semua yang di lakukan tuan willi ada tujuanya"
tak... tak..
suara hak sepatu yang mendekat membuat wilkli menoleh ke arah pintu sekolah, zara keluar dari pintu sembil menggendong gabriel. tampak gabriel seperti takut akan sesuatu willi langsung menghampiri zara. direktur sekolah hanya diam saja karena ia tidak tau apa apa
"papa" ucap gabriel dengan mata yang berkaca kaca
"gak pa-pa" wilki mengambil gabriel dari gendongan zara " ayo pergi."
"ya" jawab zara lirih
willi dan zara pergu dari sekolah itu, direktur sekolah hanya diam saja ia tidak mengerti. saat willi mau masuk ke dalam mobil ia melihat wanita wanita yang tadi berada di kantor kepala sekolah. willi masuk ke dalam mobilnya.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
" ada apa? " ucap willi
"gak pa-pa"
zara terus merasakan rasa sakit di area itu, seketika willi langsung membelokan mobilnya menuju rumah sakit. zara memegang lengan baju willi
"gak, aku gak pa-pa kok"
"..."
willi hanya diam saja ia tidak perduli dengan perkataan zara.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
willi sampai di rumah sakit. tapi zara sudah sangat tenang bahkan tidak merasakan sakit lagi. saat willi sedang melepaskan sabuknya zara lagi lagi memegang lengan baju willi.
"aku udah gak pa-pa," ucap zara lirih "udah gak sakit kok"
"gak"
"kasian gabriel kalo nunggu " sambil melihat gabriel "kasian gabriel kalo sendiri"
willi langsung mencari ponselnya. ia menelepon ian. ia menyuruh ian untuk datang ke rumah sakit dengan cepat. sekitar 20 menit sudah berlalu ian akhirnya datang.
"ada apa? " tanya ian
"jaga gabriel" suruh willi
"kebiasaan gak di jawab" sindir ian
setelah menitipkan gabriel willi Langsung kembali ke mobil. wiloi membuka mobil ian melihat zara dengan muka pucat dan lemas, willi langsung menggendong zara dan membawanya masuk ke dalam rumah sakit
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
zara sudah selesai di periksa oleh dokter ia hanya perlu menunggu hasilnya. tidak lama kemudia hasil pemeriksaan zara keluar
"apa yang terjadi? " tanya willi
"anda tidak perlu khawatir nona marion hanya kelelahan saja, dia kurang istirahan dan makanya tidak teratur."
"tidak ada penyakit yang berbahaya? "
"tidak anda tidak perlu khawatir, nona marion hanya perlu istirahat saja "
"baiklah, terimakasi dok"
willi keluar dari ruang dokter, lalu ia mengajak zara pulang
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
willi memarkirkan mobilnya di besment. willi menoleh ke arah zara ia membantu melepaskan sabuknya. lalu zara keluar dqri mobil ia berjalan meninggalkan willi tetapi ia tampak sangat lemas. willi langsung menggendong zara.
"apa yang kau lakukan? "
" udah diam "
Zara tidak punya cukup tenaga untuk melawan willi ia hanya terdiam tidak berdaya.