
zara keluar dari rumah sakit, wajahnya datar ia tidak menunujan ekspresi apapun, zara memanggil taxi untuk pergi ke sesuatu tempat.
"pak, taman kota"
saat di dalam taxi zara hanya diam bahkan dia sempat melalun tetapi ada suara telpon yang membuatnya sadar dari melamunnya, zara melihat ponselnya tampak nama willi di ponselnya, zara menerima panggilan tersebut
"halo"
'kau dimana? '
"aku..." zara berhenri berbicara "aku perjalan menuju taman kota"
willi langsung menutup tolponnya, zara hanya terdiam
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
zara sampai di taman kota, ia berjalan jalan di taman kota ia melihat sekelilingnya banyak anak anak yang tertawa dan juga ada satu hal yang membuatnya iri terhadap orang orang yaitu keluarga yang lengkap.
"pasti sangat asik jika itu terjadi " sambil tersenyum
zara masih berjalan sampai akhirnya ia menemukan tempat duduk, ia bethenti dan duduk di. bangku taman itu kosang tidak ada yang duduk di situ dan juga tidak banya orang di seditar bangku it, zara duduk di bangku itu ia melihat banyak anak anak sedang bermain dengan orang tua mereka, zara hanya bisa tersenyum melihat orang orang itu senyuman zara hangat tetapi seperti ia sedang sedih, ada yang memegang pundak zara.
"kau sedang apa? " kata willi lembut
"hanya cari udara aja, lagian bosen hanya di rumah" jelas zara
zara berdiri dari bangku itu lalu ia berbalik badan menghasap ke willi, mata wilki terpanah melihat zara, saat itu zara memakai gaun berwarna biru navy ia terlihat sangat cantik dan walaupun gaun itu terlihat sederhana tetap saja sangat indah.
"kau lihat apa? "
"gak, gak pa-pa"
"hah? " zara merasa bingung karena jawaban willi yang tidak nyambung dengan pertanyaan zara
"kau bosan kan, bagaimana kalau kau temanin aku makan siang nanti? "
"drama lagi? "
"iya tapi kali ini kau akan berperan menjadi orang yang penting" willi memegang tangan zara "ayo pergi"
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
di waktu yang sama, hana dan jordan juga berada di taman saat itu, mereka berjalan berdua tetapi langkah hana berhenti ia melihat willi dan ada seorang gadis yang mirip dengannya
"kak" ucap hana sambil menarik lengan jordan
"apa? " tanya jordan
"itu bukanya tuan willi kan? yang di sempingnya itu siapa? kenap aku dan dia mirip? "
jordan melihat sekelilingnya "aku tidak tau ikuti mereka saja "
willi dan zara berjalan tampa ragu mereka sama sekali tidak merasa di ikuti oleh seseorang, zara dan willi masuk ke dalam mobil, jodan dan hana juga masuk ke dalam mobil mereka mengikuti willi.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
mobil willi bethenti di cafe, willi dan sarah keluar dari mobil, jordan dan hana masih mengikuti mereka berdua. zara mulai merasakan hal yang aneh.
"willi aku ke toilet dulu nanti aku akan menemui mu "
zara berjalan ke arah toilet dan willi berjalan menuju meja kerena mereka berjalan ke arah yang berbeda akhirnya hana dan jordan juga berpencar, hana mengikuti zara masuk ke dalam toilet hana mengecek satu persatu labirin toilet, tetapi tidak ada saru orang pun, hana legas untuk keluar dari toilrt tetapi langkahnya berhenti karena ia melihat zara di depan pintu toilet.
"hai nona elin" sambil tersentum ke arah hana "tidak menyangkah akan bertemu di tempat seperti ini"
hana hanya diam saja, ia sepertinya ketakutan hana diam dalam posisi waspada terhadap zara, zara hanya diam saja melihat posisi hana bahkan dia menahan untuk tidak tertawa.
"aku tidak akan menyakitimu," ucap zara "hana kanapa kau mengikuti ku? kau merasa aku mirip dengan mu?"
hana hanya diam saja dia hanya menatap tajam zara
"siapa pria yang tadi bersama mu? apakah dia mengikuti willi? kalau dia mengikuti willi dia tidak sedang baik baik saja, ayo lihat kondisi teman mu" ucap zara
zara keluar dqri toilet, walaupun han ragu ia tetap mengikuti zara.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
saat zara samapi di meja hanya ada suasana yang mengrihkan di antara dua pria.
"willi" uvcap zara
willi dan jordan menengok secara bersamaan. sekarang jorran bisa melihat kalau zara itu mirip dengan hana, hana datang ia berdiri di samping zara.
"kau sudah kembali, duduk lah terlebuh dahulu"
zara duduk di samping willi dan hana duduk di samping jordan,
"tidak menyangkan akan bertemu dalam kondisi seperti ini" ucap jordan
"tidak perlu berbasa basi langsung saja apa yang ingin kau tanyakan? " ucap willi
"siapa gadis yang di samping mu?" ucap hana
willi hanya diam saja, zara melihat ke arah willi.
"begini saja bagaiman kalau aku ceritakan yang sebenarnya terjadi" ucap zara
zara mulai menceritakan kejadian yang dia alami saat saat itu, malai dari dia berda di tempat pertunangan sampai kejadian saat ini, zara tidak mengungkit gabriel, keluarga willi dan msalah pribadinya.
"ternyata begitu" ucap hana