
Galih marah besar
Semua barang barang dikamarnya dilmpar, dia begitu frustasi
Karena baru kali ini dia merasa tertarik dengan seorang gadis
Sebelumnya memang banyak gadis yang menggilainya, menggodanya tapi dia tidak sedikitpun merasa tertarik.
Tapi kali ini disaat dia tertarik dengan seorang gadis, gadis itu malah menolaknya mentah mentah
Aaaarrrggg..........
Sial.....
Beraninya dia menolakku
~galih frustasi melempar barang barang dikamarnya
Membanting vas bunga dan hiasan hiasan kamar
Sekretaris Yan.............
~teriak galih
Tuan muda.... ~ jawab sekretaris Yan
Apa kau tidak becus mengurus satu gadis saja, pelayan pelayanmu tidak memperlakukanya dengan baik, bahkan dia tidak menyukainya sama sekali
~bentak galih
Maaf tuan muda saya sudah menggunakan pelayan pelayan yang sudah terlatih
Bahkan kelas perawatan nomor satu...
~jawab sekretaris Yan
Tapi dia sama sekali tidak menyukainya~ ucap galih
Maafkan saya tuan, saya akan instropeksi ~jawab sekretaris Yan
Pecat semua pelayan yang meĺayani dia...
~teriak galih
Tapi tuan
Aku bilang pecat semua pelayan yang melayani dia... ~bentak galih lagi
Baik Tuan... Saya permisi~ pamit sekretaris Yan undur diri
Aaarrgghhh.....................
Galih frustasi
~Galih Pov~
Aku tidak tahu apa yang kurasakan, aku kecewa
Selama ini semua orang selalu patuh denganku
Aku selalu mendapatkan apa yang aku mau
Tapi dia..... Seorang gadis bodoh kucing liar berani menolakku mentah mentah
Awalnya aku membencinya , karena dia berani menonjok mukaku ...
Awalnya aku ingin mengerjai habis habisan
Tapi saat aku mendengar kata katanya saat itu.... Saat aku berhadapan langsung dan dia mencrekam dasiku , aku justru diam dan tidak marah sama sekali
Aku malah memandangi wajah nya yang sedang marah
Aku tidak melihat kepalsuan di wajahnya
Tidak seperti orang orang yang mendekati ku hanya karna aku tampan dan kaya.... Tapi dia begitu berbeda...
Aku mulai tertarik denganya
Aku kira dengan uang dan kekuasaanku , aku mampu memilikinya, menaklukanya
Ku ubah ia menjadi seorang putri dengan kalung berlian ...
Bahkan aku menyïapkan makan malam romantis
Tapi apa dia sama sekali tidak tertarik, bahkan dia bilang membenciku
Aku tidak bisa menamparnya,...
Aku hanya diam saat dia pergi begitu saja
Padahal dia satu satunya gadis yang aku bawa pulang ke rumah
Tapi dia sama sekali tidak silau dengan apa yang aku punya....
Aku marah aku frustasi...
Ending Pov
Meli berjalan kaki dipinggir jalan sambil menggerutu menyumpaih galih.
Dia tidak habis fikir dengan nya yang seenaknya menculik orang...
Apa dia pikir semua orang bisa dibeli dengan uang
Hey.................
Membuyarkan lamunanku
Saat dia membuka helm...
Aku ternganga....
Dia malaikatku....
Dia seperti malaikatku yang datang saat aku sedang butuh bantuan....
Aku mengaguminya...
Hey..... Apa kau mendengarku?? ~ucap dion sambil melambaikan tangan didepan mukaku
Eh... Maaf.... ~ jawab meli
Sedang apa kau disini,? Masih memakai seragam sekolah dan tidak memakai sepatumu?
Dan berdandan seperti bukan dirimu
~ tanya dion yang heran sambil menatap meli dari atas kebawah
Aaaahhh bukan apa apa......
Aku hanya tersesat pulang dari rumah temanku ~jawab meli berbohong
Kaka sendiri mau kemana?
Oh aku abis latian music... Dan mau berkunjung kerumah teman..
~ jawab meli
Ooowhh....
Kau pulang jalan kaki? Bagaimana kalau aku antar?
~ bujuk dion
Eemm tidak usah......
Tiba tiba perutnya bunyi....
Kriuk.....kriuk.....
Oh tidak kau ini perut memalukan sekali, kenapa harus bunyi disaat yang tidak tepat... ~gumam meli dalam hati sambil menahan malu
Apa kau belum makan?
Ayo ikut , naik lah.... ~ajak dion sambil menarik tangan meli
Ah.... Tapi ka... ~meli
Ayolah.....~dion
Dion pun melajukan motornya dan berhenti disebuah restaurant....
Ka?.......~meli
Udah ayo masuk...~dion
Mereka duduk dan memesan makanan
Kau mau pesan apa? ~tanya dion
Em... Terserah kaka saja... ~jawab meli malu malu
Mba saya pesan 2 steak,,,, dan 2 lemon tea...
Kentang goreng juga...
~pesan dion ke pelayan...
Baik tuan....
Jawab pelayan
Pesananpun datang
Ayo makanlah.... ~dion
Iya ka...~meli
Meli pun makan dengan lahapnya, dia begitu lapar
Bagaimana tidak lapar dari pulang sekolah dia diculik sampai malam belum makan apapun...
Dion yang melihat meli makan dengan lahap tersenyum
Gadis yang biasanya jaga image, dengan makan sedikit tapi sekarang dia melihat didepanya seorang gadis makan dengan lahapnya tanpa pura pura apalagi jaga image
Begitu berbeda, tampak polos dan menarik...
Eemmm.... Kenapa kaka tidak makan? Ini enak sekali lo ka...
Tanya meli yang heran melihat dion hanya diam senyum senyum sendiri ...
Eh... Ini mau makan,,, apa kau ingin nambah? ~tanya balik dion
.
Ah tidak.... Aku udah kenyang...~ jawab meli
Terimakasih ya ka.... Kau sudah mentraktirku lain kali gantian aku mentraktir kaka~ ucap meli sambil senyum ke dion