My Lady

My Lady
kencan pertama



Bel pulang bunyi


Semua murid berhamburan keluar......


Dert


Dert


Dert


Halo....


Mel gue di depan gerbang sekolah lu ni....


Yu kita nonton ... Ada film terbaru lho


Ya udah tunggu bentar


Hay mel... Gue disini..


Hey...


Yu... Langsung aja


Mereka pun berjalan ke halte bus,, sesampainya di Mall mereka mutusin buat makan dulu...


Kita mau nonton apa? Tanya meli


Film romantis terbaru


Tenang gue udah ada ticketnya


Kemarin kakaku dikasih kekasihnya , tapi mereka ga jadi nonton


Makanya ticket nya gue minta aja


Owh.... Jawab meli


Lu kenapa? Ko dari tadi ko ga semangat


Gue syok hari ini


Pagi udah dikejutin dengan berita dan foto ciuman gue dengan galih


Dan fans fans galih melihatku seperti mereka mau mengulitiku saja


Dan siang hari nya....


Emm......


Apa?.....


Si galih brengsek itu ngumumin di kantin ke semua teman teman kalo gue ni kekasihnya


WhaTtt???????????


Nana tersedak karena kaget


Kapan kalian jadian? Ko lu ga cerita?


Boro boro jadian


Gue aja kaget dia tiba tiba dia ngumumin gitu


Trus gimana dengan dion?


Ya gue kan cuma ngagumin doang, mana mungkin dion yang perfect suka ama cewe kaya gue


Selesai makan mereka pun nonton di bioskop...


Setelah nonton mereka hendak pulang tapi karena suasana diluar hujan deras mereka pun duduk di cafe sambil nunggu hujan reda



Di taman X



Udah jam 8 tapi dia belum datang juga


Mana ujan deras lagi


Apa dia ga akan datang?


Tapi aku percaya dia datang



Galih menunggu duduk di kursi di taman X padahal hujan deres banget...



Di cafe


Astaga... Hari nie gue ada janji


Tapi apa dia serius, apa dia cuma mau ngerjain gue doang~ gumam meli


Na.. Menurut lu


Ada orang yang masih mau menunggu di taman hujan deres gini ga? Tanya meli pada nana


Ga ada lah


Kecuali dia bodoh... ~ jawab meli sekenanya


Hah iya bagaimana kalau dia bodoh


Meli pun beranjak dari tempat duduk


Hey lu mau kemana? Tanya nana bingung melihat meli beranjak hendak pergi


Padahal diluar hujan masih deras


Gue ada urusan bentar


Lu pulang sendiri ya ~ seru meli langsung beranjak pergi sambil berlari


Tapi mel......


Nana berteriak tapi meli tak mendengar


Kenapa dengan dia? Aneh sekali


~gumam nana yang bingung melihat tingkah sahabatnya




Meli terus berlari menuju taman X menembus hujan,,, karena jarak dari Mall ke taman X yang tidak terlalu jauh



Huh.... Dimana dia?


Apa iya dia masih disini?


Atau aku aja yang terlalu bodoh, mana mungkin dia masih disini~ gumam meli sambil mencari



Astaga....



Meli melihat galih yang duduk di taman sambil menggigil kedinginan



Hey bodoh


Apa kau bodoh ha?


~ seru meli di depan galih



Galih pun mendongak... Dan melihat meli datang



Kau yang bodoh...


Kenapa baru datang hah?


Aku bisa mati kedinginan ~ jawab galih



Ayo cepatlah berteduh


Meli mencoba membantu galih , saat galih berdiri dia justru pingsan di bahu meli



Aduh.... Hey bangun...


Jangan mencari cari kesempatan



Lih galih galih


Astaga dia beneran pingsan



Meli pun memapah nya ke sebuah saung di taman



Meli melepas baju galih



Untungnya di tas meli ada kaos dan jaket , meli biasa membawa pakaian renang dan pakaian ganti di tas nya karena takut sewaktu waktu ia ingin berenang



Dengan cekatan meli mengganti pakaian galih dengan kaos nya yang lumayan besar, dan memakaikan jaket


Tak lupa meli pun membalurkan minyak kayu putih di badan galih agar galih merasa hangat



Karena menunggu hujan yang tak reda reda meli pun tertidur dipundak galih



Jam tengah 4


Galih bangun dan mengerjapkan matanya...


Dia kaget , karena tertidur di saung


Dan memakai jaket perempuan...



Dia melihat meli yang tertidur di pundak nya , jadi dia yang merawatku


Dia tersenyum bahagia....


Kencan pertama yang sempurna~ gumamnya


Dia pun melepas jaketnya dan memakaikanya untuk menutupi tubuh meli agar tidak kedinginan



Meli mengerjapkan mata...


Enggh.......



Kau sudah bangun....


Seru galih....



Astaga aku tertidur disini? Jam berapa sekarang?


Seru meli yang gugup karena takut orang tuanya khawatir



Jam tgah 4 pagi....



Apa????



Bisakah kau tidak berteriak teriak..


Bukankah ini kencan pertama kita yang sempurna...?



Kencan pala lu?


Kapan kita jadian? Dan kau bukan kekasihku


Jadi hentikan omong kosong mu itu...



Galih mendekati meli



Meli gugup ketakutan,,,


Jantung nya berdetak kencang sekali,


Ma...ma...u.... A...pa...kau...??



Diamlah



Galih memegang tengkuk meli dan mencium bibir meli....


Meli diam terpaku, entah kenapa dia tidak menolaknya...


Ada perasaan yang aneh...


Emmm........



Galih pun tersenyum puas mencium meli dan senang meli tidak menolaknya



Tapi meli jadi salah tingkah,,, dia hanya bisa diam dan canggung



Itu ucapan terima kasihku karena kau telah merawatku semalam...