
Hari ini hari senin
Kejadian di malam minggu kemarin masih membuatnya syok
Tapi meli yakin tak melakukan a@papun, tapi sayangnya ia tak ingat apapun..
Meli memasuki gerbang sekolah di mading sekolah sedang ramai siswa siswi berkumpul,,,,
Entah ada berita heboh apalagi
Meli berjalan masuk semua tatapan teman temanya tampak mengintimidasi..
~Dasar jalang murahan
~Tidak tau diri dia , berani. beraninya menghianati ketua the Star
~berapa harga jualnya
Meli berjalan dengan cemoohan teman temanya, dirinya tampak bingung
Meli pun berjalan mendekat ke mading ingin tahu ada berita apa kiranya
Astaga apa ini?
~meli syok melihat foto foto dirinya didalam selimut dengan seorang lelaki
Teman temanya melemparinya dengan gulungan kertas
DASAR JALANG
MURAHAN
tiba tiba galih, dion dan beni datang
Ada apa ini????~ seru galih
Semua diam seolah mulutnya terkunci, tak ada yang berani bersuara
Meli pun memunggungi foto fotonya di mading agar galih tidak melihatnya
Sementara di ujung tangga ada gadis yang sedang memperhatikan semua itu,,
Meli kenapa kau berdiri disitu?
Apa yang kau tutupi? Tanya galih yang curiga
Tidak ada apa apa galih, kumohon kembalilah~ jawab meli yang takut dan gugup
Kenapa kau menutupinya kalau tidak ada apa apa? Galih mengeriyitkan alisnya yang mulai curiga
Kumohon galih kembalilah, ini bukan apa apa
Minggirlah kalau bukan apa apa
Tidak galih jangan
Galih berusaha melihat dan menyingkirkan tubuh meli
Galih mematung melihat foto yang terpampang didepanya
Cinta pertamanya , orang yang sangat dicintainya ada difoto itu
Marah, kecewa, semua campur aduk yang dirasakan galih saat ini
Entah kenapa dia takut galih percaya, meli memang belum yakin dengan perasaanya tapi kali ini dia takut galih percaya dengan foto itu
Apa yang ada di foto itu benar dirimu?~ tanya galih memendam amarahnya
Galih ini tidak seperti yang kau pikirkan, kumohon percayalah padaku
Meli menangis dan memohon pada galih
Sekali lagi aku tanya MELI HARDIKA jawab iya atau tidak
Itu fotomu
YA atau TIDAK ???
teriak galih
Meli pun hanya mengangguk
Entah dia harus menjelaskan seperti apa dia sendiri tidak ingat apapun
Galih pergi meninggalkan meli yang berlutut dan mematung
galih tidak menyangka gadis yang dicintainya begitu murahan
Semua pergi meninggalkan meli
Jam pelajaran telah usai semua murid berhamburan keluar , meli yang jalan lesu tiba tiba kakinya sengaja di halangi oleh trio cantik
Hingga meli pun jatuh dan lututnya berdarah
teman temanya melemparinya dengan tepung dan telor tak lupa dibumbui dengan kata kata kasar
DASAR JALANG
TAK PANTAS JALANG SEPERTIMU SEKOLAH DISINI
ENYAHLAH KAU DARI SEKOLAH INI
Meli tertunduk lemas , dia tak peduli dengan omongan teman temanya yang dipikiranya saat ini adalah galih...
meli mengayuh sepedanya pulang, tapi bukan pulang kerumahnya melainkan ke rumah sahabatnya nana
ya.... saat ini meli sangat membutuhkan sahabatnya , karna ia tak mungkin pulang ke rumah dengan keadaan seperti ini
karena ia tak ingin membuat orang tuanya khawatir
mel.... apa yang terjadi????
kenapa lu bisa kaya gini??
panjang ceritanya na...
ntar gue ceritain, gue boleh pinjem baju lu kan
gue ga mungkin pulang dengan seragam seperti ini
ya udah sono mandi dulu nanti gue siapin ganti nya
makasih ya na... lu emang sahabat terbaik gue,,,
meli menangis karena ia tak tahu kalo tidak ada sahabatnya sekarang