
Sore ini hati galih begitu marah, bagaimana tidak dia yang biasa ditakuti dipuja2 kali ini dipermalukan oleh seorang cewe
Apalagi dia berani beraninya memukulnya.
Hatinya begitu geram
Hingga ia menyuruh dua murid laki laki di Adiyasa High School untuk memberi pelajaran pada gadis bodoh itu.
Ya... Tidak ada yang berani menolak permintaan Galih,
Semua orang tahu siapa galih
Anak pemilik yayasan..
Yang harus selalu dituruti
Sebelumnya dia sudah mencari informasi tentang gadis itu
Ternyata namanya meli dan dia murid baru dan anak beasiswa
Dan apa? Kesekolah cuma pake sepeda?
~gumam galih sambil tersenyum licik~
Galih apa yang harus kami lakukan? ~dua murid yang dipanggil galih~
Kalian tahu murid baru ini? Sambil menunjuk laptopnya ~galih~..
Oh ya kemarin gue ngliat di gerbang , kenapa emang? ~ ucap salah satu murid~
Kalian tahu harus apa? Rusak sepedanya sampai hancur
Dan kerjai dia seperti biasa ~galih~
Ok~ jawab serempak murid suruhan galih
Dirumah meli
Mel gimana kalo kita keluar , nyari angin biar loe ga suntuk ~nana~
Ayoo gue juga pengen ke toko buku ~meli~
Ya udah ayo..~nana~
Sesampainya di toko buku meli mencari cari novel terbaru tanpa disengaja dia menabrak seseorang
BRUGGG
Aaawww maaf maaf ~meli~
Hey loe lagi? Kayanya kamu doyan banget nabrak gue ?
Ternyata yang ditabrak meli adalah dion temen galih
Ah maaf ka ~meli~
Its Ok~ dion~
Eemm sedang nyari buku apa? Sendirian?
Eh engga aku bareng temen aku,, dan q lagi nyari novel ... ~meli~
Kamu suka baca novel? Oh ya novel kamu ada sama aku
Kemaren aku panggil panggil tapi kamu ga denger ~dion~
Oh ya? Aku bahkan tak mengingatnya,, terima kasih ya
Kamu sendiri lagi nyari apa? ~meli~
Oh aku lagi nyari referensi musik aja , ~ dion~
Meli..... Teriak nana
Ayo udah belum?
Ya bentar , balas meli
Ya udah ka aku pamit dulu ya...
Pamit meli ke dion
Ok,,,, eh siapa nama mu? Tanya dion tapi meli udah pergi dan tak mendengarnya
Keesokan harinya meli mengayuh sepedanya ke sekolah
Kali ini dia sedikit lebih percaya diri dibanding kemarin,
Dia tidak peduli dengan pandangan teman temanya
Hay........ Seorang gadis nyamperin meli yang lagi duduk ditaman sekolah
Hay juga....
Emm... Tidak masalah..
Aku hanya tidak suka ada orang suka menindas
Namaku meli , ya aku baru dua hari sekolah disini. Ucap meli
Perkenalkan Namaku laudya
Apa kamu mau jadi temen aku? Pinta laudya
Emm..... Tentu ~balas meli
Mereka pun saling berpelukan
Laudya adalah gadis yang kemarin ditolong meli dari galih..
Jam pelajaran telah usai
Semua murid berhamburan keluar
Saat meli ke parkiran dia bingung karena mendapati sepedanya tidak ada
Dia melihat siswa siswa yang berkerumun di taman belakang sekolah, karena penasaran meli pun ikut nimbrung dengan siswa siswa yang sudah riuh
Betapa terkejutnya meli karena sepedanya sudah rusak dan digantung diatas pohon dengan roda terpisah
Dia marah besar...rasanya campur aduk, marah ingin menangis
Dia maju ke tengah tengah kerumunan dan berteriak
Siapa yang berani melakukan ini? Teriak meli
Hey gadis bodoh ini lah akibat ulahmu berani dengan anak pemilik yayasan ini Galih ~ucap salah seorang siswa
Siapa Galih? Teriak meli
Hey bukanya kau berani meninjunya kemarin? ~ salah satu siswa menyauti
Oh jadi si brengsek itu yang sudah merusak sepedaku
Awas kau~ gumam meli
Tiba tiba suara tepuk tangan maju kedepan ,,
Galih diikuti beni dan dion
Bagaimana gadis bodoh? Apa kau tau sekarang berurusan dengan siapa? Ucap galih dengan senyum puas
Hey kau pecundang
Apa maumu? Kenapa kau merusak sepedaku ha? Balas meli
Kau yang cari masalah duluan, beraninya kau dengan diriku
Inilah balasan mu
Tapi sayang yang kurusak hanya sepeda butut,, lagi pula hanya itu yang kau punya bukan mobil sport... Ucap galih
Galih apa kau tidak keterlaluan? Ucap dion yang coba menasehati galih
Diamlah ini belum seberapa? Kenapa kau jadi peduli dengan gadis bodoh seperti dia? Balas galih sambil menyipitkan mata ke arah dion
Bukan apa2 aku hanya....
Kata dion terpotong dengan teriakan meli
Meli maju mendekati galih sambil menarik dasi galih
Hey kau anak orang kaya yang songong, angkuh dan sombong
aku memang tidak punya mobil mewah atau mobil sport apalah itu
Bagimu itu adalah sepeda butut, bahkan kau bisa membeli pabriknya.. Tapi apa kau pernah berfikir bagi orang lain itu adalah hal berharga hah?
Kau tau itu adalah hadiah ulang tahun orang tuaku
Dan kau tau orang tuaku bahkan susah payah mengumpulkan uang untuk membelikanku hadiah
Bagimu orang kaya yang sombong yang hanya bisa menghabiskan uang orang tuamu
Apa kau tidak punya hati hanya suka menindas kaum sepertiku hah
Ucap meli sambil menahan air matanya
Galih terpaku dengan ucapan meli, dia tidak lagi marah
Dia hanya terngiang kata orang tua
Karena dia tak pernah merasakan kasih sayang orang tuanya...
Orang tuanya selalu sibuk dengan bisnisnya