My Lady

My Lady
memberi pelajaran



Sore ini hati galih begitu marah, bagaimana tidak dia yang biasa ditakuti dipuja2 kali ini dipermalukan oleh seorang cewe


Apalagi dia berani beraninya memukulnya.


Hatinya begitu geram


Hingga ia menyuruh dua murid laki laki di Adiyasa High School untuk memberi pelajaran pada gadis bodoh itu.


Ya... Tidak ada yang berani menolak permintaan Galih,


Semua orang tahu siapa galih


Anak pemilik yayasan..


Yang harus selalu dituruti


Sebelumnya dia sudah mencari informasi tentang gadis itu


Ternyata namanya meli dan dia murid baru dan anak beasiswa


Dan apa? Kesekolah cuma pake sepeda?


~gumam galih sambil tersenyum licik~


Galih apa yang harus kami lakukan? ~dua murid yang dipanggil galih~


Kalian tahu murid baru ini? Sambil menunjuk laptopnya ~galih~..


Oh ya kemarin gue ngliat di gerbang , kenapa emang? ~ ucap salah satu murid~


Kalian tahu harus apa? Rusak sepedanya sampai hancur


Dan kerjai dia seperti biasa ~galih~


Ok~ jawab serempak murid suruhan galih


Dirumah meli


Mel gimana kalo kita keluar , nyari angin biar loe ga suntuk ~nana~


Ayoo gue juga pengen ke toko buku ~meli~


Ya udah ayo..~nana~


Sesampainya di toko buku meli mencari cari novel terbaru tanpa disengaja dia menabrak seseorang


BRUGGG


Aaawww maaf maaf ~meli~


Hey loe lagi? Kayanya kamu doyan banget nabrak gue ?


Ternyata yang ditabrak meli adalah dion temen galih


Ah maaf ka ~meli~


Its Ok~ dion~


Eemm sedang nyari buku apa? Sendirian?


Eh engga aku bareng temen aku,, dan q lagi nyari novel ... ~meli~


Kamu suka baca novel? Oh ya novel kamu ada sama aku


Kemaren aku panggil panggil tapi kamu ga denger ~dion~


Oh ya? Aku bahkan tak mengingatnya,, terima kasih ya


Kamu sendiri lagi nyari apa? ~meli~


Oh aku lagi nyari referensi musik aja , ~ dion~


Meli..... Teriak nana


Ayo udah belum?


Ya bentar , balas meli


Ya udah ka aku pamit dulu ya...


Pamit meli ke dion


Ok,,,, eh siapa nama mu? Tanya dion tapi meli udah pergi dan tak mendengarnya


Keesokan harinya meli mengayuh sepedanya ke sekolah


Kali ini dia sedikit lebih percaya diri dibanding kemarin,


Dia tidak peduli dengan pandangan teman temanya


Hay........ Seorang gadis nyamperin meli yang lagi duduk ditaman sekolah


Hay juga....


Emm... Tidak masalah..


Aku hanya tidak suka ada orang suka menindas


Namaku meli , ya aku baru dua hari sekolah disini. Ucap meli


Perkenalkan Namaku laudya


Apa kamu mau jadi temen aku? Pinta laudya


Emm..... Tentu ~balas meli


Mereka pun saling berpelukan


Laudya adalah gadis yang kemarin ditolong meli dari galih..


Jam pelajaran telah usai


Semua murid berhamburan keluar


Saat meli ke parkiran dia bingung karena mendapati sepedanya tidak ada


Dia melihat siswa siswa yang berkerumun di taman belakang sekolah, karena penasaran meli pun ikut nimbrung dengan siswa siswa yang sudah riuh


Betapa terkejutnya meli karena sepedanya sudah rusak dan digantung diatas pohon dengan roda terpisah


Dia marah besar...rasanya campur aduk, marah ingin menangis


Dia maju ke tengah tengah kerumunan dan berteriak


Siapa yang berani melakukan ini? Teriak meli


Hey gadis bodoh ini lah akibat ulahmu berani dengan anak pemilik yayasan ini Galih ~ucap salah seorang siswa


Siapa Galih? Teriak meli


Hey bukanya kau berani meninjunya kemarin? ~ salah satu siswa menyauti


Oh jadi si brengsek itu yang sudah merusak sepedaku


Awas kau~ gumam meli


Tiba tiba suara tepuk tangan maju kedepan ,,


Galih diikuti beni dan dion


Bagaimana gadis bodoh? Apa kau tau sekarang berurusan dengan siapa? Ucap galih dengan senyum puas


Hey kau pecundang


Apa maumu? Kenapa kau merusak sepedaku ha? Balas meli


Kau yang cari masalah duluan, beraninya kau dengan diriku


Inilah balasan mu


Tapi sayang yang kurusak hanya sepeda butut,, lagi pula hanya itu yang kau punya bukan mobil sport... Ucap galih


Galih apa kau tidak keterlaluan? Ucap dion yang coba menasehati galih


Diamlah ini belum seberapa? Kenapa kau jadi peduli dengan gadis bodoh seperti dia? Balas galih sambil menyipitkan mata ke arah dion


Bukan apa2 aku hanya....


Kata dion terpotong dengan teriakan meli


Meli maju mendekati galih sambil menarik dasi galih


Hey kau anak orang kaya yang songong, angkuh dan sombong


aku memang tidak punya mobil mewah atau mobil sport apalah itu


Bagimu itu adalah sepeda butut, bahkan kau bisa membeli pabriknya.. Tapi apa kau pernah berfikir bagi orang lain itu adalah hal berharga hah?


Kau tau itu adalah hadiah ulang tahun orang tuaku


Dan kau tau orang tuaku bahkan susah payah mengumpulkan uang untuk membelikanku hadiah


Bagimu orang kaya yang sombong yang hanya bisa menghabiskan uang orang tuamu


Apa kau tidak punya hati hanya suka menindas kaum sepertiku hah


Ucap meli sambil menahan air matanya


Galih terpaku dengan ucapan meli, dia tidak lagi marah


Dia hanya terngiang kata orang tua


Karena dia tak pernah merasakan kasih sayang orang tuanya...


Orang tuanya selalu sibuk dengan bisnisnya