
Malam hari nya Galih duduk termenung diatas balkon kamarnya
Kata2 gadis bodoh itu terngiang di pikiranya
Baru kali ini ada gadis yang tidak terpesona dan tidak takut denganya.
Cukup menarik ~gumam galih~
Dalam lubuk ati yg paling dalam sebenarnya dia menyesal merusak sepeda gadis itu.
Dia berencana akan mengganti sepeda gadis itu.
Dikamar meli
Meli sedang bercerita dengan sahabatnya nana
Menangis dan menyumpahi pemuda sombong yang telah merusak sepedanya
Hu hu hu hu hu hu hua............... Kau tau dia begitu angkuh
Aku sangat membencinya
Ingin rasanya aku meninju mukanya , ah tidak harusnya aku menendang mukanya.....
Hu.. Hu hu hu hu hu huaa. .....
Tangis meli kepada nana
Sabarlah meli
Dia memang keterlaluan
Kau tenang dulu jangan menangis trus... ~ nana menenangkan meli sambil memeluknya
Orang kaya memang begitu mereka begitu sombong memandang orang hanya berdasarkan hartanya
~ucap meli~
Ya kamu benar mereka semua tidak ada yang menolongku , malah mentertawakan aku
Tapi ada satu pemuda yang punya hati baik... Dia seperti malaikat
Tampan , dan baik hati
FLASBACK
Setelah semua teman temanya pergi .sekolah sepi
Tinggal meli seorang diri...
Meli tertunduk lemas berlutut dan mengumpati galih dengan kata kata kasar
Dasar orang kaya sombong..
Pecundang..brengsek kau
Aaaaaaaaaaa awas kau ~ teriak meli meluapkan kekesalanya
Hey.....
Ada pemuda yang dari tadi memperhatikanya... Dan menyapanya
Hey... Meli menoleh...
Kau .. .
Ya kita bertemu lagi....
Tapi kali ini kau begitu berisik
Kau tidak apa2?
~ucap pemuda itu sambil menurunkan sepeda meli yang sudah rusak dari pohon
Hemm...... Terimakasih ka....
~ucap meli
~ tanya pemuda itu
Kaka siapa? Kenapa tadi aku lihat kaka bareng dengan pemuda brengsek itu? Tanya meli
Kenalkan aku dion
Maksudmu Galih?
Kami bersahabat sejak TK , karena tua kami sama sama pembisnis ~ balas dion
Oh jadi pemuda brengsek itu galih
~ ucap meli
Apa pemuda brengsek?
Baru kali ini ada Gadis yang berani mengatai galih brengsek
~ balas dion sambil tersenyum
O ya kamu pulang aku antar ya, liat sepedamu bahkan rusak parah ~ tawar dion
Emm.... Makasih ka...
Flasback off
Dia begitu tampan, baik hati
Oh berbeda sekali dengan si brengsek... Dia tampan juga
Tapi kelakuanya seperti iblis
~ucap meli pada nana sambil tersenyum senyum
Apa kamu menyukainya? ~ tanya nana
Entahlah, siapa yang tidak menyukai orang tampan nan baik hati seperti malaikat itu ~ balas meli
Keesokan harinya
Meli berangkat sekolah seperti biasa, hanya kali ini dia tidak menggunakan sepeda melainkan menaiki bus....
Sesampainya di sekolah meli dipanggil teman barunya laudya
Meli....... Tunggu.....~ Kejar laudya
Hey... Ada apa? ~ tanya meli
Mel aku minta maaf ya.... Karena aku galih membalasmu
Maafkan aku mel.... ~ ucap laudya menyesal
Sudahlah ini bukan salahmu... Emang dasar dia pemuda brengsek...~ balas meli
Sekolah berjalan seperti biasanya....
Saat meli di halte sedang menunggu bus tiba tiba ada mobil berhenti dihadapanya
Orang orang berjas dan berkaca mata hitam turun dan membawa meli masuk ke dalam mobil.....
AAAAAA SIAPA KALIAN?????
kenapa kalian menyuliku.....? aku bukan orang kaya... percayalah....
aku sekolah di adiyasa karena beasiswa
kalian salah besar kalau menyuliku...... ~teriak meli sambil meronta berusaha melepaskan diri.....
diamlah.........
meli akhirnya tertidur karena bius yang diberikan pada sapu tangan untuk membekapnya