My Lady

My Lady
seperti malaikat



Malam hari nya Galih duduk termenung diatas balkon kamarnya


Kata2 gadis bodoh itu terngiang di pikiranya


Baru kali ini ada gadis yang tidak terpesona dan tidak takut denganya.


Cukup menarik ~gumam galih~


Dalam lubuk ati yg paling dalam sebenarnya dia menyesal merusak sepeda gadis itu.


Dia berencana akan mengganti sepeda gadis itu.


Dikamar meli


Meli sedang bercerita dengan sahabatnya nana


Menangis dan menyumpahi pemuda sombong yang telah merusak sepedanya


Hu hu hu hu hu hu hua............... Kau tau dia begitu angkuh


Aku sangat membencinya


Ingin rasanya aku meninju mukanya , ah tidak harusnya aku menendang mukanya.....


Hu.. Hu hu hu hu hu huaa. .....


Tangis meli kepada nana


Sabarlah meli


Dia memang keterlaluan


Kau tenang dulu jangan menangis trus... ~ nana menenangkan meli sambil memeluknya


Orang kaya memang begitu mereka begitu sombong memandang orang hanya berdasarkan hartanya


~ucap meli~


Ya kamu benar mereka semua tidak ada yang menolongku , malah mentertawakan aku


Tapi ada satu pemuda yang punya hati baik... Dia seperti malaikat


Tampan , dan baik hati


FLASBACK


Setelah semua teman temanya pergi .sekolah sepi


Tinggal meli seorang diri...


Meli tertunduk lemas berlutut dan mengumpati galih dengan kata kata kasar


Dasar orang kaya sombong..


Pecundang..brengsek kau


Aaaaaaaaaaa awas kau ~ teriak meli meluapkan kekesalanya


Hey.....


Ada pemuda yang dari tadi memperhatikanya... Dan menyapanya


Hey... Meli menoleh...


Kau .. .


Ya kita bertemu lagi....


Tapi kali ini kau begitu berisik


Kau tidak apa2?


~ucap pemuda itu sambil menurunkan sepeda meli yang sudah rusak dari pohon


Hemm...... Terimakasih ka....


~ucap meli


~ tanya pemuda itu


Kaka siapa? Kenapa tadi aku lihat kaka bareng dengan pemuda brengsek itu? Tanya meli


Kenalkan aku dion


Maksudmu Galih?


Kami bersahabat sejak TK , karena tua kami sama sama pembisnis ~ balas dion


Oh jadi pemuda brengsek itu galih


~ ucap meli


Apa pemuda brengsek?


Baru kali ini ada Gadis yang berani mengatai galih brengsek


~ balas dion sambil tersenyum


O ya kamu pulang aku antar ya, liat sepedamu bahkan rusak parah ~ tawar dion


Emm.... Makasih ka...


Flasback off


Dia begitu tampan, baik hati


Oh berbeda sekali dengan si brengsek... Dia tampan juga


Tapi kelakuanya seperti iblis


~ucap meli pada nana sambil tersenyum senyum


Apa kamu menyukainya? ~ tanya nana


Entahlah, siapa yang tidak menyukai orang tampan nan baik hati seperti malaikat itu ~ balas meli


Keesokan harinya


Meli berangkat sekolah seperti biasa, hanya kali ini dia tidak menggunakan sepeda melainkan menaiki bus....


Sesampainya di sekolah meli dipanggil teman barunya laudya


Meli....... Tunggu.....~ Kejar laudya


Hey... Ada apa? ~ tanya meli


Mel aku minta maaf ya.... Karena aku galih membalasmu


Maafkan aku mel.... ~ ucap laudya menyesal


Sudahlah ini bukan salahmu... Emang dasar dia pemuda brengsek...~ balas meli


Sekolah berjalan seperti biasanya....


Saat meli di halte sedang menunggu bus tiba tiba ada mobil berhenti dihadapanya


Orang orang berjas dan berkaca mata hitam turun dan membawa meli masuk ke dalam mobil.....


AAAAAA SIAPA KALIAN?????


kenapa kalian menyuliku.....? aku bukan orang kaya... percayalah....


aku sekolah di adiyasa karena beasiswa


kalian salah besar kalau menyuliku...... ~teriak meli sambil meronta berusaha melepaskan diri.....


diamlah.........


meli akhirnya tertidur karena bius yang diberikan pada sapu tangan untuk membekapnya