
Sudah satu bulan sejak galih mengumumkan melï sebagai kekasih nya...
Jena pun sudah terbiasa dengan perlakuan galih yang selalu memanjakanya walaupun mereka selalu bertengkar dan adu mulut..
Jena juga belum yakin dengan hatinya karena orang yang pertama ia harapkan adalah dion
Dan malam ini ia berniat untuk menyatakan cinta yang sebenarnya....
Jam pulang sekolah
Meli memilih untuk berenang, karena pikiranya akhir akhir ini yang tidak karuan
BYUURR.....................
Meli berenang , meli emang ahli dalam berenang...
Di samping kolam renang ada sesosok mata yang sedang memperhatikanya dan duduk di bangku
Meli yang sadar pun menghampirinya setelah memakai baju handuk
Ka dion...
Emm.... Sudah satu jam kamu berenang apa tidak lelah?
Ya itulah caraku untuk menenangkan pikiran ,,
Merendam otak mu yang panas ya?
Ah... Kaka... Emang otakku kompor apa
Hahahahahaha
Merekapun tertawa bersama
Ya meli memang bisa tertawa lepas kalau sedang dengan dion berbeda saat dengan galih yang malah seperti kucing dan anjing
Apa yang membuat pikiranmu terganggu? Apa karena galih?
Tanya dion s
Entahlah ka... Aku yang biasa menjalani kehidupanku yang biasa sekarang dipaksa masuk ke kehidupan galih yang berbeda
Belum lagi dengan tatapan tatapan fans galih
Aku yang biasa bebas serasa terbelenggu
~jawab meli dengan memanyunkan bibirnya
Oh ya....
Aku ga pernah liat kaka dengan seorang cewe, apa kaka punya kekasih?
Ya... Dulu aku punya kekasih
Dia lebih dewasa dari pada ku
Aku menyukainya karena aku seperti menemukan sosok ibu kembali..
Kami berteman sejak kecil
Tapi dia meninggalkanku mengejar karir sebagai model di luar negeri,,,, aku setia menunggunya... Dan karena aku sudah tak tahan dengan rindu
Aku menyusulnya ke paris...
Aku mendatangi apartemenya, aku tak menjumpainya di apartemen aku hanya berjumpa dengan asistenya..
Asistenya mengira aku adalah adiknya dan mengajaku ke suatu taman...
Aku bertemu dengannya setelah 2 tahun kami tidak berjumpa, tapi aku tak menemuinya sendirian ada seorang anak kecïl 1 tahunan dan seorang laki laki bule..
Dan ternyata itu adalah suami dan anaknya...
~dion menceritakan tanpa beban
Maafkan aku ka.. Aku ga bermaksud .....
~meli merasa bersalah
Tak apa , q sudah melupakanya...
~dion menjawabnya dengan tersenyum
Apa kaka pernah jatuh cinta lagi setelah itu?~ Tanya meli yang ragu ragu bertanya
Aku tidak pernah jatuh cinta lagi sejak saat itu..
Tapi akhir akhir ini aku tertarik dengan gadis polos..
Ah sudahlah...
Cepat sana ganti bajumu,, rambutmu basah
Kalau kelamaan kamu bisa flu sambil mengacak acak rambut meli....
Setelah meli pulang...
Ada kurir yang mengantarkan sebuah kotak
Meli membukanya,, dan ternyata isinya adalah gaun selutut dan sepatu
Pakailah dan datang ke taman pertama kita kencan
Jam 07 malam
Jangan terlambat lagi
~~ Galih~~
Malam pun tiba
Meli datang ke taman X dimana galih menunggunya
Saat memasuki ke tengah taman lampu lampu indah menyala menghiasi pepohonan dan bunga bunga
Suasana yang begitu romantis
Meli berjalan mendekati galih
Entah apa yang meli rasakan
Ia begitu takjub...
Sebagai kaum biasa dia tidak pernah menikmati suasana seperti ini
Galih menuntunya ke meja makan yang sudah disediakan...
Makan malam romantis dengan lilin lilin yang mengitari dan 2 orang yang memainkan gitar dan menyanyïkan lagu romantis
Galih menyiapkanya dengan sempurna
Bahkan dia sudah memboking taman itu sehingga tidak ada pengunjung lain
Apa kamu suka?
~tanya galih yang coba memecahkan suasana canggung
Ya... Ini indah
Apa tidak terlalu berlebihan?
~ tanya meli
Tidak ada yang berlebihan untuk kekasihku..
Selesai makan galïh membawa ke ayunan , mendudukan meli di ayunan
Perlahan galih memegang tangan meli
Mel... Aku tau pertemuan pertama kita tidaklah bagus
Aku tahu kamu membenciku, bahkan mungkin sampai saat ini
Tapi aku ingin menyatakan perasaanku..
Awalnya aku marah merasa terhina saat ada yang berani melawanku
Selama ini sejak aku kecil aku hidup dengan orang orang yang selalu patuh, dan takut denganku
Tapi aku menemukan hal yang menarik pada dirimu, kau sama sekali tidak takut dan terpesona denganku
Aku tidak melihat kepalsuan pada dirimu, kamu yang apa adanya.
Maafkan aku yang kemarin memaksamu menjadi kekasihku
Tanpa menyatakan perasaanku dulu dan tanpa persetujuanmu
Tapi
Aku mencintaimu... Tulus
Apa kau mau menerimaku???
Galih memandang meli berharap penuh
Maafkan aku galih...
Aku belum yakin dengan perasaanku...
~ ucap meli yang penuh penyesalan
Aku tidak akan memaksamu, tapi kau akan tetap menjadi kekasihku
Belajarlah mencintaiku
Perlahan galih mendekatkan wajahnya hingga bibir mereka tiada jarak
Meli pun memejamkan mata dan mereka berciuman intens sekali
Meli pun membalas ciuman galih
Saling melumat dan memejamkan mata
Hingga iya terhanyut pada perasaan yang dia sendiri tidak tahu