MY ENEMY MY LOVE

MY ENEMY MY LOVE
PART 8 FIRST KISS



Bianca speechless mendengar Bara yang memanggilnya Princess lagi. itu membuat dirinya flashback dengan masa-masa indah bersama Bara dulu


" Bianca bareng gue aja mau " ajak Boy yang baru datang. Dia memamerkan sederet gigi Putihnya. Bianca menggeleng. Kenapa harus ada dua lelaki ini yang menganggu masa tentramnya ?


" Maaf tapi gue barengan Janne,” tegas Bianca


Janne yang mendengarnya langsung keluar dari tenda.


" Ngaku-ngaku lo, Bianca. Lo ama mereka berdua aja Perginya. Poliandri lech agha,” goda Jane disertai ketawa ngakak nya.


Pletak ! Bianca menjitak kepala Janne Dia memang suka sekali membuat Bianca kesal seperti sekarang ini Bukannya membantu menyingkirkan dua makhluk ini, Janne malah membuat Bianca semakin berada di Posisi yang sulit.


" Gue difitnah Bianca Lagi Pula, gue udah ada janji bakalan berpasangan dengan Kak Arsen sama Kak Gery. Kita sama-sama Poliandri aja. Nungguin abangnya Alexa lama, gak Peka-peka Lelah hati Janne.”


" Alay " Bianca bergidik ngeri. Semenjak Janne jatuh cinta kepada Alex, sifatnya mendadak berubah lebih alay dan menjadi ratu drama. Saat Alex hanya me-love Postingan di Instagram-nya, dia langsung syukuran dengan mentraktir ketiga temannya itu.


" Udah deh ya, gue Pergi dulu. Kak Bara, Kak Boy, Culik aja Bianca-nya. Bila Perlu, jangan dibalikin lagi. ke Tenda lebih tenteram dan aman kalo gak ada Bianca soalnya,” ucap Janne. Dia segera berlari karena takut Bianca mengamuk


" Mau Pake alesan apa lagi, " tanya Boy dengan Memamerkan senyumnya.


" Princess ama gue aja,” ajak Bara


Bianca menggeleng. Dia tidak tahu harus bagaimana menghadapi kedua lelaki ini


" Alay lo Panggil dia Princess,” ledek Boy.


" Dia emang Princess gue,” balas Bara


" itu dulu, masa lampau.” Boy tetap ndak mau kalah dari Bara.


" Stop " teriak Bianca kesal. “Jangan adu bacot kayak gru lagi Gue Pusing Ya-udah, gue akan menuruti saran Janne. Kita bertiga,” Putus Bianca akhirnya.


" Tapi Bianca Bara Pasti gangguin kita,” Protes Boy.


" Kalo Kak Boy Protes kayak gini, ya udah, gue mau berdua sama Kak Bara aja,” ancam Bianca


Boy mengangguk Pasrah tanpa Protes lagi.


Bianca berjalan menuju area api unggun diapit oleh dua lelaki ganteng di sekolahnya. Berasa mirip Kendall Jenner kalau kayak gini,


Bianca duduk. Tempatnya sudah dibersihkan oleh kedua lelaki yang mengganggunya ini. Dia makan jagung bakar yang dibuatkan keduanya Alhasil Bianca harus memakan dua Jagung bakar sekaligus. Untungnya, berapa banyak Pun Porsi makan Bianca dia Tidak akan gendut begitu saja Mungkin ini anugerah dari Tuhan untuk Bianca


Bianca melihat ke depannya. Entah kebetulan entah bagaimana, dia melihat Gibran sedang bermesraan dengan Siluman keritingnya. Bianca kesal melihat adegan itu.


Bianca mengerucutkan bibirnya. Liam menatap ke arahnya, tapi Bianca Pura-pura Tidak Peduli, atau Tidak merasa Gibran menatapnya seperti itu.


Ponsel Bianca Berbunyi Dia mengeluarkan Ponselnya. Ada Pesan masuk. Bianca melihat Bara dan Boy menatap kepo Pada Ponsel yang di Pegangnya


" Ada yang ngintip siapa yang kirim Pesan sama gue, gue sumpahin lo berdua buta.”


Keduanya langsung memalingkan wajahnya ke arah berlawanan. Kate menghalangi Ponselnya dengan jaket sebagai antisipasi agar Bara dan Boy tidak bisa melihatnya.



Bianca menatap kesal ke arah Ponselnya. Kenapa Gibran jadi sangat menyebalkan seperti sekarang ini Tapi Memang benar sih Bianca menghalanginya agar Bara dan Boy tidak melihatnya



Bianca melihat ke arah Gibran yang tertawa saat mendapat balasan dari Pesannya. itu membuat Bianca tertawa juga Karena lucu.



Bianca merasa gugup setelah membalas Pesan dari Gibran Daa sangat Nervous saat Gibran menulis ada yang ingin dia bicarakan berdua dengan Bianca ?


" Chat sama siapa, Princess ? Sampe ditutupin gitu, sama Pacarnya," tanya Bara


" Kepo banget sih, Kak.”


" Jangan Panggil Bianca Princess," ketus Boy.


" Udahlah Kak Boy Terserah Kak Bara mau manggil gue apa,” ujar Bianca yang sudah mula Pusing karena kelakuan keduanya. .


" Dia manggil lo Princess buat cari Perhatian sama lo,” balas Boy kesal


Boy hanya menjawab dengan senyuman tanpa dosanya. itu membuat Bianca ingin acara api unggun kali ini segera berakhir.


Acara api unggun Pun selesai Semua siswa diperintahkan kembali ke tenda masing-masing untuk beristirahat karena besok Pagi akan kembali lagi ke Jakarta.


Guru akan Patroli karena masih ada saja siswa yang ngeyel setelah diperintah. Setelah Bianca memastikan bahwa guru yang Patroli itu kembali ke tenda guru, dia buru-buru keluar dari tenda dan menepati janjinya kepada Gibran


Gibran sedang duduk di batu yang menghadap danau. Bianca tersenyum Pasti romantis sekali jika dia berdua malam-malam di sini bersama Pacar api, mengingat di, berduaan dengan Gibran yang menyebalkan itu, Bianca menjadi, keki sendiri. Walaupun selama acara camping ini, Gibran berhasil membuat Bianca bushing beberapa kali


" Udah lama,” basa-basi Bianca saat dia sudah duduk di samping Gibran


Gibran menatap Bianca sekilas, lalu Pandangannya kembali ke arah danau lagi. " Sampe lumutan kali gue nungguin lo di sini. Kalo lo gak dateng juga, gue bakalan nyeret Lo keluar dari tenda.”


Bianca terkekeh geli mendengarnya


" Alay banget Mau ngomong apaan sih,"


" Masalah Pertunangan kita,” ucap Gibran. Dia menghela napasnya sebelum melanjutkan ucapannya lagi Jantung Bianca berpacu dengan cepat saat Liam akan menyinggung masalah Pertunangannya. “Apa gak sebaiknya kita kasih tahu teman-teman kita,"


Saran dari Gibran memang benar Mereka berhak tahu Setidaknya, jika Bianca memberi tahu teman-temannya sekarang, mereka tidak akan terlalu marah Padanya karena menyembunyikan hal ini. Jadi Bianca akan mempertimbangkan saran itu


" Gue Pikirin lagi nanti. Gue belum siap jadi bully sama anak-anak,” jawab Bianca


Gibran mengerutkan keningnya. " Kok di-bully Harusnya lo itu bangga dong mau tunangan sama gue. Gue udah ganteng keren Pandai menabung, Penyayang, famous lagi,” kata Gibran


" Terlalu Percaya diri banget,”


" intinya, gue gak Pengen orang lain gangguin lo lagi. Karena gue gak suka milik gue dibagi sama orang lain.” Kate mendelik sebal.


" Sedangkan lo ? Masih asyik-asyikan dengan siluman keriting itu ? Gak adil,"


" Cowok ganteng kayak gue wajar. Poligami aja dibolehin.”


" Kalo lo Poligami gue bakalan Poliandri,” balas Bianca tak mau kalah.


" Di Indonesia gak boleh.”


" Gampang tinggal Pindah kewarganegaraan aja.”


" Lo Gak lupa gue ini calon tunangan lo kan," tanya Bianca. Ponsel Bianca berbunyi. Dia mengabaikan Pertanyaan Gibran barusan dan mengecek Ponselnya. Ternyata Pesan dari dua lelaki idiot.



Bianca tersenyum membacanya, lalu membaca Pesan berikutnya.



Cup


Gibran mencium dahi Bianca. Gadis itu sontak Speechless dengan apa yang dilakukan Gibran. Bagaimana bisa Gibran menciumnya dalam kondisi seperti ini ?


" Denger, gue akan cium lo lagi Kalo lo main hape depan gue," Ujar Gibran


Bianca menggeleng tak Percaya. Gibran baru saja mencium first Kiss nya gimana bisa Bianca membiarkan ini semua terjadi ? Jantung Bianca berdetak lebih cepat. Rona merah d Pipinya semakin terlihat


" Jangan bilang ini first kiss lo,” tanya Gibran


Bianca hanya diam, Gibran tertawa terbahak-bahak Karena dia tidak menyangka bahwa Bianca sepolos itu


Mereka berdiri ia tidak menyadari bahwa sedari tadi ada dua Pasang mata yang terus memata-matai apa yang mereka lakukan di tepi danau


" Usaha lo barusan mana Kak ? Yang gue liat sekarang Gibran dan Bianca makin dekat aja Pake Gibran Cium-cium Bianca lagi,"


" Lo Tahu sendiri gue udah usahain seusai kemampuan gue. Mungkin cowok lo aja yang Petakilan," balas cowok itu


" Dia gak akan kayak gitu kalo ceweknya gak mancing Pokoknya gue gak mau tahu. Lo harus bisa ngalihin Perhatian si Bianca supaya dia berpaling sama lo,"


" Gimana Nanti ya Otak gue udah buntu banget,"


...•••••...