
Tanpa menunggu waktu lama, Gibran berlari ke kamar Angga yang berada di lantai dua. Dia melihat ke sekelilingnya Di sana ada beberapa lembar foto yang sudah dicetak.
Foro itu sama Persis dengan foto Pemberian Gita waktu itu. Hanya saya bedanya, Pada foto itu ada Bianca dengan Andre, sedangkan yang Gibran lihat dari foto Perbedaan Gita adalah Bianca dengan Boy.
Gibran segera berlan keluar rumah Angga Teman-temannya hanya bisa bernapas lega melihat hal itu. Mereka tidak terlambat untuk menyatukan dua orang yang sangat keras kepala itu.
Gibran memacu mobilnya dengan kecepatan tinggi. Di tidak Peduli meskipun hujan deras mengguyur kota Jakarta. Yang dia inginkan sekarang adalah bertemu dan memeluk Bianca dengan lembut. Lalu dia akan mendengarkan semua Penjelasan Bianca
...•••••...
Tanpa menunggu waktu lama, Gibran berlari ke kamar Angga yang berada di lantai dua. Dia melihat ke sekelilingnya Di sana ada beberapa lembar foto yang sudah dicetak.
Foro itu sama Persis dengan foto Pemberian Gita waktu itu. Hanya saya bedanya, Pada foto itu ada Bianca dengan Andre, sedangkan yang Gibran lihat dari foto Perbedaan Gita adalah Bianca dengan Boy.
Gibran segera berlan keluar rumah Angga Teman-temannya hanya bisa bernapas lega melihat hal itu. Mereka tidak terlambat untuk menyatukan dua orang yang sangat keras kepala itu.
Gibran memacu mobilnya dengan kecepatan tinggi. Di tidak Peduli meskipun hujan deras mengguyur kota Jakarta. Yang dia inginkan sekarang adalah bertemu dan memeluk Bianca dengan lembut. Lalu dia akan mendengarkan semua Penjelasan Bianca
•••••
Tanpa menunggu waktu lama, Gibran berlari ke kamar Angga yang berada di lantai dua. Dia melihat ke sekelilingnya Di sana ada beberapa lembar foto yang sudah dicetak.
Foro itu sama Persis dengan foto Pemberian Gita waktu itu. Hanya saya bedanya, Pada foto itu ada Bianca dengan Andre, sedangkan yang Gibran lihat dari foto Perbedaan Gita adalah Bianca dengan Boy.
Gibran segera berlan keluar rumah Angga Teman-temannya hanya bisa bernapas lega melihat hal itu. Mereka tidak terlambat untuk menyatukan dua orang yang sangat keras kepala itu.
Gibran memacu mobilnya dengan kecepatan tinggi. Di tidak Peduli meskipun hujan deras mengguyur kota Jakarta. Yang dia inginkan sekarang adalah bertemu dan memeluk Bianca dengan lembut. Lalu dia akan mendengarkan semua Penjelasan Bianca
•••••
Tanpa menunggu waktu lama, Gibran berlari ke kamar Angga yang berada di lantai dua. Dia melihat ke sekelilingnya Di sana ada beberapa lembar foto yang sudah dicetak.
Foro itu sama Persis dengan foto Pemberian Gita waktu itu. Hanya saya bedanya, Pada foto itu ada Bianca dengan Andre, sedangkan yang Gibran lihat dari foto Perbedaan Gita adalah Bianca dengan Boy.
Gibran segera berlan keluar rumah Angga Teman-temannya hanya bisa bernapas lega melihat hal itu. Mereka tidak terlambat untuk menyatukan dua orang yang sangat keras kepala itu.
Gibran memacu mobilnya dengan kecepatan tinggi. Di tidak Peduli meskipun hujan deras mengguyur kota Jakarta. Yang dia inginkan sekarang adalah bertemu dan memeluk Bianca dengan lembut. Lalu dia akan mendengarkan semua Penjelasan Bianca
•••••