My Dad Is Handsome

My Dad Is Handsome
Bab 7



Setelah Tzuyu selesai mandi, ia langsung ke ruang tamu untuk menemui Jisso.


"Seam " sahut Tzuyu.


"Ne...." Jisso menoleh.


"Makasih ya seam udah nolongin aku" kata Tzuyu.


"Iya sama-sama, loh kenapa kamu masih berdiri silahkan duduk" titah Jisso.


"Ah....me seam....seam boleh tidak aku menginap si sini semalam aja.....aku janji GX akan nyusahin seam besok juga aku pulang.


Pilsss boleh ya seam." Mohon Tzuyu kepada Jisso.


"Tentu saja boleh kebetulan seam juga sendiri ko" sahut Jisso, lalu ia meminum teh yang sudah ia siapkan.


"Ah...gomao seam" Tzuyu berterimakasih.


"Tidak perlu sungkan, nih minum coklatnya mumpung masih panas." Kata Jisso. Kemudian Tzuyu pun mengangguk.


Hening tak bergeming


"Tzuyu" panggilan Jisso.


"Ne seam" jawab Tzuyu.


"Sebenernya kamu ada masalah apa" tnya Jisso.


"Ah..." Tzuyu masih menggantungkan perkataannya.


"Tidak apa-apa kalo kamu masih ragu" kata Jisso.


"Ah..anio maksudku?" ("Aneh kenapa rasanya aku ingin berbagi cerita dengan seam tentang masalahku ini padahal seam kan cuma guru baru" batin Tzuyu.) " ..... baiklah aku akan cerita" jawab Tzuyu.


"Jadi.....?".


Tzuyu menceritakan tentang masalah Ayahnya yang tidak pernah memberi tahukan tentang ibunya. Tentang bagaimana ia lahir, tentang bagaimana Ayahnya menyembunyikan identitasnya dari media. Tzuyu memberitahu Jisso bahwa ia adalah Anak dari salah satu aktor tanah air. Tapi Tzuyu tidak memberitahu siapa aktor tersebut.


" Jadi berapa lama kamu tidak bertemu dengan Ibu kandung kamu?" Tanya Jisso.


"17 tahun. dia meninggalkan ku selama 17 tahun, bahkan dia tidak pernah datang menemui ku sama sekali, mungkin dalam hatinya dia menganggap ku tidak ada. Jika tidak mengapa ia meninggalkan ku. Apa dia pernah berpikir kalo anaknya ini butuh perhatian dan juga kasih sayang darinya. Dia tidak tau betapa aku merindukan dia? Sampai hari ini pun aku tetap merindukannya" sahut Tzuyu matanya yang mulai berkaca-kaca.


"Lalu apa yang kamu lakukan jika bertemu dengan Ibu kandung kamu?" Tanya Jisso.


"Aku tidak ingin bertemu dengan nya lagi?" Jawab Tzuyu.


"Kenapa" tanya Jisso.


"Karena aku membencinya." Jawab Tzuyu.


Deg


Entah kenapa Mendengar perkataan Tzuyu hati Jisso seperti teriris.


"Ken....kenapa kamu membenci ibu mu?" Tanya Jisso.


"Tadak ada alasan aku hanya membencinya." Jawab Tzuyu.


"Kalo begitu kenapa kamu ingin ibu pada Ayahmu?" Jisso.


"Aku hanya ingin teaman." Tzuyu.


"Ah...dia anak seam." Jawab Jisso.


"Lalu di mana dia?" Tanya Tzuyu.


"Dia bersama Ayahnya." Jawab Jisso.


"Kenapa?" Tzuyu.


"Seam terpaksa meninggalkan anak seam." Jawab Jisso.


........


Flash back and


Tzuyu masih dalam posisi memeluk Jisso.


"Hangat " guman Tzuyu.


_


_


_


_


_


Seok jin sudah sampai di perusahaan agensinya tampak tau wajahnya sangat kesal dan murung membuat para rekannya dan juga menjernihkannya tampak bingung, bukan kan kemarin anaknya berulang ulang namun mengapa sekarang ia murung seperti itu.


"Yhung kau kenapa ?" Tanya Jungkook.


"Tzuyu Jung " jawabnya.


"Tzuyu kenapa yhung?" Jk bertanya lagi.


"Tzuyu kabur dari rumah" jawab Seok jin sambil mengacak-acak rambut karena prustasi.


"Apa?" Sontak All member.


"Bagaimana bisa Tzuyu kabur yhung " sahut Suga.


"Ini semu salah ku.... Ini semua salahku hiks....." Jawaban Seok jin membuat mereka bertanya-tanya.


Kenapa Seok jin menangis?.


"Yhung ceritakan pada kami siapa tau kami dapat solusi" sahut J-Hope.


"Hah..." Seok jin menghela nafas lalu ia menceritakan masalah nya kepada semuanya.


"Terus yhung ingin melakukan apa?" Tanya JK.


"Aku sudah tau apa yg harus aku lakukan " sahut Seok jin.


"Apa yang akan yhung lakukan" tanya Namjoon.


"Lihat saja nanti" sahut Seok jin lalu ia pergi entah kemana.