
____________
Seok jin dan Tzuyu sudah berada di ruang keluarga
" Sayang apa yang ingin kau katakan mengenai guru les mu itu ?" Tanya Seok jin.
" Dad apa benar Nayeon itu sekertaris Daddy " sahut Tzuyu.
" Benar dia adalah sekertaris Daddy, emangnya kenapa? " Tanya Seok jin.
"Dad bisa-bisanya Daddy menjadikan wanita seram itu menjadi guru les ku, lebih baik Jisso sseam yang mengajar tambahan untuk ku? " Sahut Tzuyu yang mulai Kecak dengan Ayahnya itu
"Sebenernya kenapa Daddy memilih dia si? Tanya Tzuyu.
"Apa kamu pikir Daddy jiga suka sam sekertaris neyeon itu?" Seok jin.
"Daddy juga tidak menyukainya kenapa? " Tzuyu.
"Kau tau dia itu sangat centil Daddy tida suka, masa iya dia berani-beraninya duduk di pangkuan Daddy, bahkan dia tidak sungkan memakai baju extra ketat di hadapan Daddy" sahut Seok jin sambil memperlihatkan ketidak sukaan dia terhadap sekertaris nya itu.
Menag benar Sekertaris Nayeon tertarik dengan ketampanan Seok jin. Bukan hanya kentampannya saja bahkan Nayeon lebih tertarik kepada seluruh harta kekayaan Seok jin. Nayeon bahkan rela menghalalkan segala cara untuk mendapatkan keinginannya.
" WTF yang benar saja wanita berengsek itu berani-beraninya kurang ajar Kepada Daddy hoah....aku ingin membunuhnya" Tzuyu benar-benar marah atas kelakuan wanita licik itu.
"Jangan gagabah Tzuyu kita tidak tau apa tujuan dia melakukan hal ini? " Kata Seok jin.
"Kalo gitu Daddy pecat saja dia" kata Tzuyu.
"Tidak bisa begitu saja dong Daddy tidak punya alasan untuk memecatnya," kata Seok jin.
"Daddy kan bisa beralasan " sahut Tzuyu.
"Tidak bisa sayang kita harus mempunyai banyak bukti untuk memecatnya?" Sahut Seok jin.
" CK terserah Daddy saja, oh iya Daddy sudah memberi tahu kepada pihak sekolah belum soal Tzuyu hari ini?" Tanya Tzuyu.
"Sudah sayangku" jawab Seok jin.
Skip
Keesokan harinya seperti biasa Tzuyu menjalankan rutinitas sebagai seorang pelajar, semua temannya menanyakan kepada Tzuyu kenapa kemarin ia tidak masuk sekolah sedangkan orang yang ditanya ya malah cengengesan GX jela sampai saat guru pun datang.
" Selamat pagi anak-anak" kata guru tersebut sambil menyimpan buku bawaannya di atas meja.
"Selamat pagi sseamm" serempak para murid.
Kemudian Sang guru pun mengabsen satu-persatu murid yang ada di kelas seperti biasa ada salah satu siswa yang jarang sekali masuk.
"Apa Eun woo tidak masuk lagi" tanya sang guru terhadap muridnya.
"Tidak sseam " ucap Kim seulgi salah satu murid.
"Siapa yang dekat dengan Eun woo" tanya guru.
"Tzuyu bu. Eun woo hanya berbicara kepada Tzuyu saja Bu " sahut Hyuna.
Memang benar Eun woo tidak pernah berbicara dengan siapapun kecuali dengan Tzuyu, bahkan dengan guru pun ia hanya menjawab seadanya saja.
" Tzuyu apa benar itu?" Tanya guru tersebut hanya untuk memastikan.
"Benar sseam " Jawab Tzuyu.
" Kalo gitu apa kamu tidak keberatan jika sseam memintamu untuk pergi ke rumah nyh" sahut guru.
" Tidak sseam. Baiklah saya akan kerumahnya setelah kelas selesai." Sahut Tzuyu
" Terimakasih Tzuyu " guru itu berterimakasih.
" Ne sseam"
Kemudian mereka pun melanjutkan aktivitas belajar mengajar.