
" Nah itu dia orangnya " sahut Seok jin sambil menunjuk ke arah tamu yang duduk di kursi ruang keluarga.
"Sseam?"......
"Sseam kenapa sseam ada di sini? " Tanya Tzuyu yang kebingungan karena Jisso ada di rumahnya.
"Tzuyu kedatangan sseam kemari sseam mau mengatakan bahwa sseam adalah? " Jisso menggantungkan kalimatnya.
"Biar Daddy aja yang jelaskan " sahut Seok jin.
"Maksud kalian ini jelaskan apa? " Tanya Tzuyu masih saja bingung.
"Sayang kamu hanya harus mendengarkan perkataan Daddy dan sebelum Daddy berhent bicara kamu jangan pernah memotong ucapan Daddy oke" kata Seok jin kemudian Tzuyu pun mengangguk paham.
"Daddy akan menceritakan tentang masalalu Daddy dan juga Jisso."
"Sebenernya 18 tahun lalu Daddy dan juga sseam mu itu adalah sepasang kekasih namun orang tua Daddy tidak merestui hubungan Daddy, hingga suatu hari kami berdua mabuk lalu Tampa sadar Daddy terjerumus bisikan setan dan melakukan hubungan terlarang. Saat itu kamu benar-benar tidak sadar bahwa kami telah Melakukan hal itu, lalu 9 bulan kemudian ada seorang wanita yang membawa seorang bayi yang baru berusia 1minggu datang kehadapan Daddy, namun bodohnya Daddy, Daddy malah mengambil bayi tersebut tanpa membiarkan partanggung jawaban kepada Jisso, dan bayi itu adalah kamu Tzuyu, Daddy sudah merasa menjadi orang yang paling bodoh di dunia ini hanya demi keinginan nenek mu Tzuyu, dadi melakukan kesalahan," penjelasan Seok jin membuat Tzuyu melongos karena tidak percaya ia tidak menyangka bahwa guru yang selama ini ia sukai adalah ibu kandungnya sendiri.
"Jadi Tzuyu Daddy mohon jangan marah terhadap Jisso dia tidak salah apa-apa yang seharusnya Tzuyu marah saja Sama Daddy". Sahut Seok jin dengan penuh dengan arti, sedangkan Jisso ia hanya diam Jisso benar-benar takut dengan keputusan Tzuyu ia takut jika Tzuyu akan membencinya.
"Dad kanapa Daddy tidak bilang dari awal, kenapa baru sekarang Daddy mengatakan hal ini apa Daddy tau metapa aku merindukan sosok seorang ibu untuk berada di sisiku? Hiks...... Dad hikss..." Tzuyu mulai terisak.
"Tzuyu jangan marah kepada Daddy mu nak itu semua bukan keinginan Daddy kamu sayang" sahut Jissso.
"Aku tidak marah terhadap kalian aku hanya kecewa kenapa baru sekarang kalian baru mengatakan kebenaran setalah Daddy di jodohkan dengan orang lain." Sahut Tzuyu.
Tanpa mereka sadari ada dua orang yang mendengar suara mereka siapa lagi jika bukan Tn dan Ny. Kim
"Tzuyu apa kamu mau memaafkan Daddy dan juga ibumu nak? " Tanya Seok jin.
Tzuyu terdiam sejenak entah apa yang ada di pikirannya Tzuyu Sangat bintang di satu sisi Tzuyu ingin jika keluarganya berkumpul tapi di sisi lain Tzuyu kecewa terhadap kedua, saat ini Tzuyu benar-benar bimbang memilih antara hati dan juga egonya.
Tzuyu menutup mata sambil menghela nafas lalu membuka kembali matanya. Kemudian ia berjalan menuju arah mereka berdua dan dusuk di antara mereka sehingga Tzuyu duduk di tengah.
"Kenapa kalian hanya bengong saja ?" Tanya Tzuyu
"Apa kalian tidak ingin memeluk ku?" Sahut Tzuyu.
"Jadi kau telah memaafkan kami Tzuyu sayang?" Tanya Seok jin.
Tzuyu tersenyum kemudian Seok jin dan juga Jisso memeluk Tzuyu
"Berjanjilah Kepada ku kalo kalian tiadak akan pernah meninggalkan ku lagi " sahu Tzuyu
"Ne, kami berjanji tidak akan pernah meninggalkan Tzuyu lagi "sahut Seok jin dan Jisso.
"Jisso" sahut Ny. Kim
"Nyonya ?" Jisso kaget lalu berdiri seketika.
"Tidak usah seperti itu," sahut Ny. Kim
"Nyonya saya minta maaf " Sahut Jissso.
"Shut.... seharusnya yang harus meminta maaf itu saya bukan kamu Jisso SII saya minta maaf telah memisahkan kalian bertiga saya menyesal." Sahut Ny. Kim
"Jisso faman juga minta maaf yah karena selalu membuat mu Tersinggung?" Sahut Tn. Kim
"Tidak Tuan tidak perlu seperti ini" sahut Jisso.
" Abeoji apakah Abeoji bersedia untuk membatalkan perjodohan ku dengan Mi Rae" Sahut Seok jin.
"Tentu itu adalah keputusan mu" sahut Tn. Kim
"Terimakasih Abeoji" Sahut Seok jin. Lau Seok jin mencium kening Jisso dan juga Tzuyu secara bergantian " mualai sekarang kita akan menjadi utuh".
________________
Di kediaman keluarga Kang Tae mu
"Apa ?" Mereka membatalkan perjodohan ini sahut Ny. Kang.
"Berakah.......YESS " Mi Rae yang mendengar bahwa perjodohan nya di batalkan pun bahagia, sebenernya beberapa waktu lalu ia bertemu dengan cinta sejatinya.
Flashback
Di sebuah bar terdapat seorang wanita yang sedang mabuk dengan di kelilingi oleh orang yang seperti berandalan. Wanita itu nyaris di leceh kan oleh para berandalan tersebut. Untung saja dengan cepat ada seseorang yang menyelamatkan wanita tersebut.
"Apa kau baik-baik saja" tanya pria tersebut, sambil memakaikan jaketnya kepada wanita itu.
"Aku baik-baik saja terimakasih" sahut wanita Tersebut.
"Siapa namamu?" Tanya pria tersebut.
"Namaku kang Mi Rae, namamu?" Sahut Mi Rae, ya wanita yang nyaris dilecehkan oleh para berandalan tersebut adalah Mi Rae.
"Namaku kang Daniel, senang berkenalan dengan mu?" Sahut Daniel.
Kemudian mereka berbincang-bincan hingga akhirnya menjadi dekat.