
"Hah capek nyh". Jisso menghempaskan tubuhnya di atas kasur. Dia menatap langit-langit kamarnya entah dia sedang memikirkan apa tapi yg pasti perasaannya sekarang sedang campu aduk karena kejadian tadi di kafe setelah pulang dari sekolah.
Flash back
Pesan
Daniel.
'Jisso mari kita bertemu?.
Jisso.
'buat apa?
Daniel.
'ku mohon sekali ini saja.
Jisso.
'baiklah dimana kita akan bertemu?.
Daniel.
'tempat biasa.
( Read )
Skip
Setelah sampai Jisso lelihat sekeliling, untuk mencari orang yang akan ia temui. Sampai saat mata Jisso tertuju pada lambaian tangan dari Daniel Jisso pun segera menghampiri Daniel dan duduk di hadapan Daniel.
Poto Daniel
"Ada apa?" Tanya Jisso.
"Jiss, kamu suka GX sama aku?" Kata Daniel.
"Jangan ngelucu deh Lo?" Jisso.
"Gua serius Jiss, gua suka sama kamu Jisso." Daniel.
"Maaf Niel gue cuma nganggap Lo GX lebih sebagai teman." Kata Jisso.
Deg
Hati Daniel terasa ada yang menusuk. Namun ia berusaha tetap tersenyum untuk menutupi kekecewaan nya.
"Oh baikalah kalo gitu ?" Daniel menundukkan kepalanya. Tak lama kemudian datanglah seorang gadis cantik yang bernama Hana. Hana pun menghampiri keduanya.
Poto park Hana.
"Oh jadi ini kelakuan kamu diluar?" Kata Hana
"H....Hana?" Kata Daniel dengan terbata-bata.
"Apa hah,. Siapa dia?" Tanya Hana sembari menunjuk Jisso.
Inilah alasan Jisso kenapa saat Daniel menembaknya tadi Ia tidak mau menerima, karena Jisso tau jika Daniel adalah seorang playboy.
Flash back and
"Dasar lelaki buaya darat." Celetuk Jisso saat dia mengingat kejadian tersebut.
_
_
_
_
_
Pukul' 18:51
Kim Seok jin
"Huph". Tzuyu menghela nafas "hari ini rasanya cape banget, mana tugas kelompoknya banyak banget lagi".
Cllek
Tzuyu membuka pintu rumahnya.
'Kenapa rumahku segelapa ini apa Dady belum bayar tagihan listrik' Tzuyu membatin.
"Haish...dimana lagi ni saklar lampu?". Tanya Tzuyu pada dirinya sendiri.
Dor
Satu suara membuat Tzuyu merinding, karena ia takut kegelapan.
"Dad.....
"Dady......
"Dady ada dirumah kan ?". Tanya Tzuyu.
Dor
"Kya........" Tzuyu kaget setengah sadar karena dia lagi-lagi mendengar suara itu lagi.
"Dady.....hisks......" Tzuyu mulai menangis karena ketakutan.
Tiba-tiba
Cllek
Lampu menyala.
Tzuyu kaget melihat orang yang ada di depannya disana ada kakek danjuga neneknya. Tidak hanya itu dia juga meliaha ada Ayahnya dan teman-temannya beserta teman-teman Ayahnya.
||"Selamat ulang tahun..... selamat ulang tahun..... selamat ulang tahun Tzuyu....... selamat ulang tahun......."||
Tzuyu yang kaget segera berlari re arah ayah nya, lalu ia lang sing memeluk Seok jin.
"Hiks... Dady.... hiks....aku kira D..... Dady lupa s.....sama ulang tahun zuyu?". Kata Tzuyu sambil menangis. Lalu Jin langsung mengusap kepala Tzuyu sambil tersenyum.
"Dady tidak akan pernah lupa sama ulang tahunnya tuan Puteri kesayangan Dady." Sahut Seok jin.
Sedangkan tamu yang lainnya hanya tersenyum melihat adegan Tzuyu dan juga Seok jin.
"Sudah jangan nangis lagi, malu dong sama yang lainnya. Kamu lihat deh disana ada nenek kamu?". Kata Seok jin.
Setelah itu Tzuyu langsung melepaskan pelukannya dan berpindah memeluk kakek dan neneknya.
"Cucu ku sudah besarnya?". Ucap neneknya.
"Halmoni.....". Jawab Tzuyu dengan nada ayegonya.
Kemudian merekapun segera menyudahi acara haru-hauannya.
"Tiup lilin nya zuyu." Sahut Jihyo. Kemudian Tzuyu pun mengangguk tidak lupa meminta permohonan.
'huh huh'
Setelah Tzuyu meniup lilin mereka pun akhirnya bertepuk tangan dan mengucapkan selamat ulang tahun.
"Suapan pertama untuk Dady...". Tzuyu menyapu satu persatu 🍰 kue ke para tamu.
Suapan kedua untuk nenek dan kakeknya, sedangkan suapan selanjutnya untuk sahabatnya,danjuga suapan lainya untuk rekan kerja ayah nya di sana ada enam pria pastnya sudah tau siapa mereka, namun saat suapan terakhir Tzuyu tersandung hingga kue tersebut bukannya masuk ke mulut melainkan mendarat di pipi pria tersebut.
"Ommo....Kya.. maaf...maaf aku tidak sengaja". Ucap Tzuyu kemudian ia mengambil tissue dan langsung membersihkan pipi pria tersebut. Namun saat Tzuyu membersihkan pipinya pria itu langsung menangkap tangan Tzuyu, Tzuyu pun langsung melihat wajah pria tersebut.
Lumayan lama mereka bertatapan.
"Ehemmm.."
"Jika kalian terus seperti itu kita kapan makannya ucap Hyuna.
Pria itu langsung melepaskan tangannya.
"Kau siapa?". Tanya Tzuyu pada pria tersebut.
"Perkenalkan nama saya Jeon Jungkook." Jawab nya
"Maaf Ajushi... gara-gara aku Ajushi jadi...". Ucapan Tzuyu terpotong.
"Shut...tidak apa-apa, owh iyh jangan panggil saya Ajushi." Jawab Jungkook.
"Lalu aku harus manggil Ajushi apa?". lagi-lagi Tzuyu bertanya.
"Oppa!". Sahut Jungkook sambil tersenyum.