My Dad Is Handsome

My Dad Is Handsome
Bab 2




Rumah dengan ukuran besar dan cukup mewah ini tapmpak indah dengan taman yang ada di depan.beberapa lampu taman menyala redup menambah suasana semakin asri.


Tampak penghuninya duduk-duduk santai di ruang tamu dengan TV yang menyala di depan mereka.mereka tak lain adalah Tzuyu dan juga Seokjin.


Tampak Seokjin yang sedang mengotak-atik laptop dengan jari jemarinya.



"Dady?". Kata Tzuyu.


"Hemmm!". Kata Seokjin yang masih pokus pada laptop nya.


"Dad?". lagi-lagi sang anak memanggil. Namun yang dipanggil masih tidak menghiraukan panggilan sang anak. Merasa jengkel akhirnya sang anak berteriak.


"DADY.......?". teriak Tzuyu.


"Apa sayang". Jawab Seokjin.


"Dady tau GX besok hari apa....?". Tanya Tzuyu.


"Besok hari........ Dady sibuk kerja." Jawab Seokjin dengan santainya.


"Iiihhh.....Dady zuyu serius?".


"Dady juga serius!".


"Dady lupa yah....?".


"Lupa.lupa apa yah...!".


"Ih...tau ah Dady mah...pelupa zuyu sebel!". Sahut Tzuyu sambil meninggalkan ayahnya yang masih pokus pada kegiatannya.


"Hey.....mau kemana baby..?"


"Tau ah.". Jawab Tzuyu sebelum ia meninggal kan ruang tamu menuju kamarnya.


Sedangkan Seokjin dari tadi senyum sendiri karena puas mengerjai putri kecilnya yaitu Tzuyu.


Saat di kamar Tzuyu


menghempaskan tubuhnya dengan kasar di kasur kesayangannya sembari mengoceh yang tak jelas karena sang ayah bahkan tidak mengingat hari sepesyal nya itu. yaitu hari ulang tahunnya sendiri.


"haish....sebel.......sebel.....sebellll........


_


_


_


_


_


_


Ia menatap sedu Poto tersebut, terlihat penyesalan karena telah meninggalkan pada saat itu.


"Pasti kamu sudah besar yah nak? Selamat ulang tahun sayang.Momy minta maaf karena telah meninggalkan mu, saat itu momy GX tau harus bagaimana. Andai kamu ada di sini mungkin momy akan bahagia". Beberapa tetes air mata yang jatuh pada lembaran Poto tersebut. "Momy janji jika kita di persatukan kembali, momy GX akan menyia-nyiakan kamu nak?" Wanita yg sedang menangis tersebut adalah Jisso.dia benar''menyesal karena telah meninggalkan sang putri kepada ayah kandungnya.karena saat itu memang keadaannya sangat kacau Jisso sendiri tidak tau harus mengurusnya bagai mana pasalnya dia masih belum lulus sekolah serta tidak mempunyai pekerjaan apapun, bagai mana ia bisa mengurus bayinya ini dia sangat binggung.kemudian ia dengan berat hati memberikan bayinya kepada ayah kandungnya.


Flasback


Tok tok tok


"Jisso?". Seokjin kaget tiba-tiba Jisso datang dengan membawa seorang bayi perempuan kerumahnya.


"Jin....ini anak kita".ucap jisso sembari memperlihatkan baiknya itu.


"L....lalu Ken...napa kamu membawa dia ke rumahku?". Jin bertanya terbata-bata.


"Ada apa ini?"tanya ibu Seokjin.seketika mata Jin langsung terbelalak sempurna karena kaget ibu nya datang.


"E...eomma...". Seokjin gugup karena eomanya.


"Jawab ada apa nak ?"tanya ibu Seokjin.


"Jadi.....begini...". Seokjin memberikan penjelasan kepada Ibunya. Ibunya sempat kaget flus kecewa atas apa yang dilakukan oleh Seokjin. Dengan berat hati ibu Seokjin pun menerima Bayi tersebut. Karena bagaimanapun juga dia adalah darah dagingnya sendiri. Namun ia tidak menerima kalo ibu dari bayi ini adalah KIM JISSO. Ibu Seokjin berfikir karena, Jisso dan juga Seokjin beda kasta. Akhirnya dengan berat hati pasangan tersebut berpisah.


_


_


_


_


_


Tzuyu



kamar Tzuyu