
Setelah sampai di lestoran Tzuyu dan Jisso mencari tempat duduk, Namun tidak ada tempat duduk yang tersisa hingga akhirnya Mata Jisso tertuju kepada salah meja yang di duduknya Jisso mengenal salah satu dari mereka.
" Mommy tidak ada tempat di sini, gimana kalo kita cari lestoran yang lain." Tawaran Tzuyu kepada Jisso.
" Enggak sayang ini udah tanggung " sahut Jisso.
" Terus gimana masa kita berdiri di sini dan menunggu bangku yang kosong gitu " Sahut Tzuyu yang mulai cemberut.
" Ayo ikut Mommy " Jisso menarik Tzuyu ke arah dimana Jisso melihat seseorang yang Ia kenal.
" Daniel " sahut Jisso menepuk bahu Daniel.
" Jisso kau sedang apa di sini?" Tanya Daniel
" Niel apa gue boleh gabung di sini soalnyah di sini panuh ?" Ucap Jisso Tampa menengok ke seseorang yang ada di depan Daniel.
Daniel menengok kesana-kemari dan ternyata mejanya sudah penuh. " Oh silahkan " Daniel mengiakan permintaan Jisso.
Kemudian Jisso dan juga Tzuyu langsung saja duduk lalu tanpa sengaja Tzuyu menatap seseorang yang Ia kenal juga.
" Lho Tante ?" Ucap Tzuyu kepada perempuan yang ada di depan Daniel.
" Tzuyu " ucap perempuan tersebut.
" Tunggu kalian saling mengenal ?" Tanya Jisso kepada Tzuyu.
" Iya Mommy dia adalah Tante Mi Rae yang kemarin sempat jadi tunangan Daddy." Jawab Tzuyu.
" Nah sekarang kalian kenalan yah? Tante Mi Rae ini Mommy Jisso dia adalah Mommy kandung ku, nah Mommy kalo ini adalah Tante Mi Rae mantan tunangan Daddy sekarang kalian kenalan yah." Sahut Tzuyu dengan santainya.
" Tunggu Jisso yaa jadi dia putri kandung mu?" Tanya Daniel
" Iya " jawab Jisso singkat lalu berjabat tangan dengan Mi Rae.
" Jisso "
" Mi Rae "
" Owh iyhh sayang ini kenalin sahabatnya Mommy om Daniel." Sahut Jisso memperkenalkan Daniel.
" Oh hallo om " sapa Tzuyu kepada Daniel.
" Owh iyhh Btw Niel kalian lagi ngapain berduaan ?" Tanya Jisso
" Owh dia pacar ku Jisso " jawab Daniel lalu memegang tangan Mi Rae.
" Ommo jadi seorang Daniel sekarang sudah mempunyai pasangan baru " sahut Jisso.
" Iyh, sebenarnya sekarang rencananya aku mau ngelamar Mi Rae " ucap Daniel.
" Apa? Jadi kita ganggu kalian " sahut Jisso dengan nada yang agak tinggi.
" Ah tidak ko Eounni tidak menggangu justru dengan kedatangan kalian jadi ada saksi untuk cinta kita berdua, iya kan Daniel?" Sahut Mi Rae .
" Bener tuh ?" Ucap Daniel.
" Kalo gitu cepetan dong ngelamarnya " celoteh Tzuyu yang tidak sabar melihat Acara lamaran Daniel.
Daniel mengangguk
" Ehemmm ehem Mi Rae siii maukah kau menjadi pendamping hidup ku, menjadi istri ku, dan menjadi ibu dari anak-anakku kelak. " Lamar Daniel Kepada Mi Rae.
Tzuyu dan Jisso bertepuk tangan hingga semua meja menatap mereka.
" Terima "
" Terima " Tzuyu mengayun-ayunkan tangannya seperti menyuruh semua orang yang ada di sana mengikuti aksi Tzuyu, dan akhirnya mereka pun mengikuti Tzuyu.
" Terima "
" Terima " sahut semua yang ada di dalam lestoran membuat seluruh para pengunjung lestoran ini menjadi kisah cinta bagi Daniel dan juga Mi Rae.
____________________
" Wah Hyung sepertinya kau ingin buru-buru pulang ke rumah nyh " Sahut Nam ju.
" Benar aku sangat merindukan Istri dan Anakku tercinta " ujar Seok jin seraya memasukkan seluruh bajunya ke dalam koper.
" Apa kau sudah memberi tahu mereka klo kau akan pulang hari ini " Sahut Nam ju.
" Tidak aku akan memberikan kejutan untuk mereka " sahut Seok jin sambil membayangkan betapa senangnya hari ini.