My Dad Is Handsome

My Dad Is Handsome
Bab 25



" Tzuyu ?" Panggil Eun woo


Tzuyu berbalik menatap sumber suara itu " Eun woo sii weao ?" Sahut Tzuyu.


" Apa kau ada waktu Akhir pekan Nanti ?" Tanya Eun woo.


" Hemmm coba Aku pikir-pikir dulu hemmm?... Sepertinya tidak ada, kenapa? " Sahut Tzuyu.


" Kalo gitu bisa gx kita ketemu " Sahut Eun woo dengan Tatapan berharap.


" Gimana yah ?"


" Plissssss ?"


" Oke oke Nanti Aku kabarin lagi yh " Sahut Tzuyu.


" Tzuyu " panggil Jisso.


" Oh Mommy sudah manggil kalo gitu aku pulang dulu ya ?" Sahut Tzuyu.


" Ok " jawab Eun woo singkat.


Kemudian Tzuyu berlari ke arah Jisso, lalu setelah itu Tzuyu dan Jisso memasuki mobilnya.


" Sampai jumpa Tzuyu " kata yang di lontarkan Eun woo pada Tzuyu saat mobil Tzuyu sudah berjalan, namun tidak ada yang mendengar Eun woo mengatakan kata itu.


Saat di perjalanan pulang ke rumah Jisso bertanya kepada Tzuyu.


" Tzuyu "


" Ne ?"


" Apa kau menyukai Eun woo ?"


Uhuk uhuk


Tzuyu tersedak walaupun tidak memakan apapun.


" Do Gwencanayo ?" Tanya Jisso.


" Ah Anio Mommy Gwencana, gwencana ?" Ucap Tzuyu.


" Katakan apa kau menyukainya ?"


" Hah aku tidak tahu Mom ?"


" Apa kau tidak bisa merasakan perasaan mu sendiri ?"


" Entahlah !" Ujar Tzuyu


" Apa jangan-jangan kamu menyukai peria lain ?"


Uhuk uhuk


Lagi-lagi partanyaan dari Jisso membuat Tzuyu tersedak.


" Mengapa Mommy mengatakan hal yang tidak-tidak ?" Tanya Tzuyu pertanyaan Jisso kali ini membuat muka Tzuyu menjadi merah kerena malu.


" Ah sepertinya kau memang menyukai pria lain " sahut Jisso membuat Tzuyu semakin malu. " Katakan siapa pria itu ?" Sahut Jisso menggoda putrinya itu.


" Ah I...I...itu " sahut Tzuyu kikuk karena tidak tau harus berkata apa " kita sudah sampai ?" Tzuyu bergegas keluar dari mobilnya.


" Mom ?"


" Eh kenapa balik lagi ?" Tanya Jisso heran kenapa Tzuyu yang sudah hampir masuk kedalam rumah tiba-tiba keluar lagi.


" Di dalam gelap " ujar Tzuyu yang agak ketakutan.


" Tuh benar kan Mommy ?" Sahut Tzuyu yang mulai memeluk Jisso karena ketakutan.


" Sudah jangan takut ?" Sahut Jisso tanpa Tzuyu tau sebenarnya Jisso juga takut pada kegelapan sepertinya sifat Tzuyu memang benar di turunkan oleh Jisso.


Kreeatttt


Brak


Jisso dan Tzuyu berteriak karena kaget


" Mom cepat nyalakan saklar lampu nyah " sahut Tzuyu


" Iyh Mommy juga sedang mencarinya ko?" Setelah sekian lama Jisso mencari-cari saklar Dengan Tzuyu yang masih memeluknya akhirnya Jisso menemukannya.


Klik


" Ah akhirnya terang " ujar Tzuyu lalu melepaskan pelukannya.


Kya


Lagi-lagi Meraka di kegetkan dengan sosok Seok jin yang sedang duduk di sofa dengan melihat kearah mereka.


" Daddy ?"


Tzuyu berjalan ke arah Seok jin " Kya Daddy kau selalu saja mengagetkan ku ?" Lalu memukul-mukul Seok jin.


" Ya kenapa kau tidak bilang kalo kau pulang hari ini ?" Tanya Jisso yang mulai berjalan mendekati Seok jin.


" Aku hanya ingin membuat kalian kejutan " Seok jin menahan pukulan Tzuyu lalu menarik tangannya dan berujung mendekap Tzuyu di ketiaknya.


" Kya Daddy " teriak Tzuyu namun Seok jin tak bergeming.


" Kejutan dari Hongkong kau malah membuat ku jantunggan tahu ?" Sahut Jisso.


" Aigo miane aku lupa kalau Istri dan Anakku takut pada kegelapan ?" Ujar Seok jin.


" Tunggu jadi Mommy juga takut dengan gelap ?" Tanya Tzuyu kepada Jisso.


" Hehehe iya " Jisso hanya bisa tersenyum pasrah dengan pertanyaan Tzuyu.


" Sini-sini istriku kita berpelukan " Seok jin memberikan celah agar Jisso bisa memeluknya.


Saat ini mereka bertiga sedang berpelukan hingga akhirnya.


" Surprise " sahut seorang di belakang mereka.


" Uncle " Sahut Tzuyu.


" Oh Tzuyu ku sudah besarnya " sahut Nam ju lalu menghampiri mereka.


Tzuyu langsung berdiri memeluk Nam ju


" Oh Aku merindukan paman " ujar Tzuyu yang memeluk Nam ju.


" Nam ju ?" Sahut Jisso.


" Apa benar kau adalah Nam ju tapi, sepertinya ada yang berubah dari mu ?" Ujar Jisso yang meneliti setiap rinci dari pengawakan Nam ju.


" Dia diet " sahut Seok jin


" Oah Daebak "


Nam ju adalah sahabat Seok jin sekaligus teman sekelas Jisso sejak SMA.