
dirumah jovan
*aku makin ingin mengambil hatimu zelina,aku ingin cintamu,aku ingin kau kembali bahagia,tak merasakan sakit lagi,aku ingin menjagamu,menjadi belahan jiwamu,semangat jovan kau tak boleh putus asa*batin jovan menyemangati dirinya
1 minggu kemudian
kegiatan zelina kembali seperti biasa
kevin yang sudah dihakimi,mendapat hukuman mati,karena kejahatan yang terlalu berat
di lain sisi,keluarga kevin tidak menerima kematiannya,mereka menaruh dendam yang besar pada zelina
syifa yang kondisinya membaik,dan kehangatan yang diberikan oleh keluarga zelina menjadi bahagia,ia tak menyangka zelina yang kejam pada musuhnya memiliki sifat yang hangat pada keluarganya
zelina mengambil cuti,karena dia ingin menemani syifa untuk pergi berbelanja
zelina merasa bahagia,karena dia mempunyai seorang teman yang humor,syifa yang tidak mempunyai keluarga,dimasukkan kedalam anggota keluarga zelina,
"kakak,apakah kau sudah siap?"syifa berlari ke pelukan zelina.
"aku sudah siap,mari kita berangkat"
"baiklah"
"kalian begitu kejam,bahkan kalian tak mengajak momy yang sudah tua ini,hiiiks .... hikss"ucap ami memainkan dramanya
"ya tuhan,aku melupakan momy ku tersayang,syifa kita harus mengajak ibu kita ini,beliau terlihat begitu sedihhh hu huuu"zelina juga ikut memainkan dramanya
"baiklah kakak,kita ajak ibu"syifa juga ikut-ikutan berdrama
ART yang melihatnya pun menjadi heran,dia tak menyangka ketiga orang yang merupakan tuan dirumah tempat bekerja bisa memainkan drama yang sungguh aneh dimatanya
"ya sudah,ayo kita pergi"ajak zelina
"baiklah"ucap keduanya kompak
ting tong...
bel rumah zelina berbunyi,zelina menuju ke depan untuk membuka pintu
saat dia tau siapa yang datang,ia langsung mengubah wajah yang tersenyum tadi menjadi datar
"hai,zelina,apa kabar,apa kau sibuk?ucap jovan
"jika kau ingin bertanya,tanya satu-persatu,"ucap zelina datar
"ah,baiklah,apa kau sibuk?"
"ya aku sibuk,aku akan pergi bersama keluargaku"
"kakak,siapa yang datang"ucap syifa memotong pembicaraan
"dia jovan,"ucap zelina
"hai,aku syifa,adik kakak zelina"
"aku jovan"balas jovan sambil tersengum
"zelina,kapan kau punya adik,aku rasa kau putri tunggal"tanya jovan
"dia adik angkatku"
"ternyata begitu,apa aku boleh ikut?"
"tidak bisa"
ami yang melihat zelina lama didepan pintu,pergi melihat siapa yang datang
"wah,nak jovan,ternyata kau yang datang"ucap ami bahagia
"iya tante,apa benar tante akan pergi bersama keluarga tante?"
"benar kami akan pergi berbelanja"
"benarkah apa aku boleh ikut"
"sudah ku bilang kau tidak boleh ikut"ketus zelina
"baiklah,kau boleh ikut"ucap ami sambil mengedipkan matanya kepada zelina
"mom..."ucap zelina tak percaya dengan tindakan momynya
zelina pun mendengus kesal,dia meninggaljan tiga orang yang berada di depan pintu tersebut menju mobil
"eh kakak,tunggu aku"susul syifa
jovan tersenyum melihat tingkah kesal zelina
"nak jovan,kau harus semangat dan berusaha kuat untuk mencuri hati zelina"semangat ami
"baiklah tante"
"mulai sekarang,jangan panggil aku tante,panggil aku ibu"
"baiklah😊"
jovan dan ami ikut menyusul kedalam mobil
zelina dan syifa sudah duduk dibangku belakang
ami memerintahkan putrinya untuk duduk di depan
"sayang,duduklah didepan"
"aku tak mau"bantah zelina
"benarkah kau tidak mau,maka jangan minta cheese cake lagi pada momy"
zelina yang mendengar ancama ibunya tercengang
zelina akan kalah telak jika ibunya sudah mengancamnya dengan tidak membuatkan makanan kesukaannya
"ba..baiklah mom"ucap zelina terpaksa
"pfftt"jovan tertawa melihat tingkah zelina
"iya maaf,aku tak kan tertawa lagi"ucap jovan sambil nyegir kuda
syifa dan momynya yang melihat sikap zelina ikut tertawa
"mom,apa hubungan kak zelin dengan kak jovan?"bisik syifa
"dia tunangan kakakmu"
"wah,benarkah kak jovan pasti susah mendapatkan hati kak zelin,hahahah"tawa syifa
"benar,kau benar sekali"ucap ami
bruuummmmm
mobil dilajukan dengan kecepatan yang normal
butuh waktu 30 menit bagi mereka untuk smpai ke pusat perbelanjaan
sesampainya disana,ami dan syifa sudah turun duluan
zelina yang belum keluar susah payah membuka seat belt mobilnya,jovan yang melihat zelina kesusahan dalam membuka seat belt membantunya,jovan mendekat kearah zelina dan membantunya
zelina yang mendapat sikap jovan sedikit marah,karena jovan langsung ambil tindakan,dan tidak meminta izinnya terlebih dahulu
"kau..."ucap zelina terputus,ia berpikir akan keterlaluan jika ia membentak jovan yang sudah membantunya
"terima kasih"ucap zelina sambil memalingkan wajahnya dan keluar dari mobil
*wah,ini pertama kalinya zelina mengucapkan terima kasih padaku,ini akan jadi permulaan perhatianku padamu zelina,aku makin tertarik padamu,aku tak kan melepaskanmu*batin jovan
jovan yang sedang tersenyum karena ucapan terima kasih zelina keluar dari mobil untuk menyusul keluarga zelina
"baiklah,ayo kita belanja"ajak zelina
"sayang,kau pergilah menghabiskan waktu bersama jovan"perintah ami
"tapi aku ingin bersamamu mom"
"jangan meminta kue lagi padaku"ancam ami
zelina tercengan ditempat,ia tak menyangka momynya akan berbuat demikian.sekali lagi zelina kalah dari ancaman momynya
ia juga tak berani membantah lagi karena setiap ancaman yang diberikan momynya pasti akan terjadi
"baiklah"ucap zelina sedih
"anak pintar"ucap ami
"mari,ikut denganku"ucap jovan sambil mengulurkan tangannya
"tidak perlu bergandengan"ucap zelina mendahului jovan
jovan memposisikan langkahnya agar sejajar dengan zelina
hanya ada suara kerumunan orang ramai,zelina tidak bergeming sama sekali
beberap orang wanita juga melirik jovan
"wah,dia tampan sekali"ucap salah satu wanita
"iya,benar"balas wanita yang lain
zelina yang melihat wanita tersebut merasa jijik,zelina memutarkan bola matanya diketahui oleh jovan
"cih,dasar wanita murahan"gumam zelina
jovan mendengar apa yang diucapkan zelina,ia tersenyum
"apa kau cemburu"tanya jovan
"tidak,aku hanya merasa jijik"bantah zelina
"begitukah?"goda jovan memastikannya
"pria yang cerewet"ketus zelina pergi meninggalkan jovan
jovan tertawa,dan berlari mengejar zelina,zelina pergi ke sebuh toko jam
disana terdapat jam yang sangat indah,tentu saja harganya sangat mahal
zelina memilih jam tangannya
"silahkan pilih nona,ini adalah pruduk Jacob & Co. Billionaire Watch ada dua"tawar pegawai tersebut
"berapa harganya?"tanya zelina
"240 m"
"wow,aku ambil ini",tak tanggung tanggung zelina langsung membeli jam tangan tersebut sambil mengeluarkan kartunya
"baiklah nona,tunggu sebentar"
ucap pegawai toko tersebut
"ini,terima kasih nona"ucap pegawai tersebut
jovan yang melihat belanjaan zelina tercengang,ia tak menyangka zelina akan membeli jam tangan semahal itu
saat zina sedang menunggu kembali kartunya
tiba-tiba ada orang yang menyenggol zelina dan....
BRUKK!!....
OKE SAMPAI DISINI DULU EPS KALI INI YA READERSKU TERSAYANG,BAGAIMANA?BAGUS KAN JAM TANGANNYA
JANGAN LUPA LIKE,KOMEN,DAN VOTE SEBANYAK BANYAKNYA
AUTHOR SAYANG READERS😊❤
SALAM HANGAT😂🐰