
pejalan kaki yang lewat disana terkejut,semua mobil berhenti saat melihat orang-orang mengerumuni zelina yang terkapar dengan tubuh yang penuh luka dan kepala yang berdarah
"kepalaku sakit sekali"
satu kata itu keluar sebelum zelina pingsan
jovan yang juga kebetulan baru pulang dan melewati jalan tersebut,penasaran saat melihat semua mobil dijalurnya berhenti dan orang yang berkerumun didepan sana.
ia turun dari mobilnya,dan dia menuju orang yang berkerumun tersebur
"ya tuhan,gadis ini malang sekali,lihat kepalanya berdarah"ucap salah satu orang yang berada disana
jovan yang mendengar perkataan orang tersebut,makin penasaran dan berusaha menerobos kerumunan tersebut.akhirnya ia berhasil menerobos kerumunan tersebut,saat melihat orang yang terkapar berlumuran darah tersebut,jovan sangat terkejut,bahkan kakinya sulit untuk digerakkan
"ze...zelina?sayang?"ucap jovan gugup
ia tak kuasa melihat kondisi istrinya itu,bahkan saat ini air matanya menetes dengan sangat deras,jovan berusaha tenang,namun ia gagal karena kondisi istrinya yang memprihatinkan
"sayang,kau harus bertahan,kumohon,"ucap jovan yang memeluk tubuh dingin istrinya yang berlumuran darah
"kalian kenapa diam?cepat panggil 119!!!"teriak jovan
"ba...baiklah"ucap salah satu orang yang ada dikerumunan
"halo,119,tolong datang kemari,ada kecelakaan yang sangat parah,mohon agar segera datang,aku akan mengirimkan alamatnya"ucap orang tersebut
"sayang,kau harus bertahan,kumohon,aku masih belum merasakan cinta dan kasih sayangmu,kumohon,bertahanlah"ucap jovan yang masih menangis,kini seluruh tubuhnya bergetar karena tangisannya
baju kemeja putih yang bersih tadi kini berlumuran darah,keringat mencampuri darah yang sangat banyak,tangisan jovan membuat seluruh wajahnya basah
ambulance yang ditunggu-tunggu belum datang,jovan yang sudah tak bisa menahan lagi,meminta salah satu orang disana untuk mengantarnya
"terlalu lama!,adakah disini yang bisa membawa mobil,antarkan aku kerumah sakit xxxx"ucap jovan cemas
"saya bisa tuan,saya akan mengantarkan anda"ucap salah seorang dari kerumunan tersebut
"bagus,tolong antarkan kami"ucap jovan sambil menggendong tubuh lemas istrinya
orang tersebut masuk kedalam mobil jovan,untung saja,sebelum jovan keluar dari mobil,ia memperbaiki letak mobilnya agar mudah dilajukan
"cepat,antarkan kami!!" bentak jovan
"baiklah"
mobil jovan melesat pergi meninggalkan tempat kejadian tadi,ia masih memeluk tubuh zelina,ia tak menyangka kondisi istrinya akan seburuk ini
"tidak bisakah kau lebih cepat?!!" bentak jovan,ia semakin cemas karena tubuh zelina semakin lemah
orang tersebut menjalankan mobil jovan dengan kecepatan sangat tinggi,untung dia mahir dalam mengendalikan mobil jovan
*kenapa ini terjadi,kenapa,tak mungkin bagiku bertahan jika kau dalam keadaan seperti ini sayang*ucap jovan dalam hati
ia kini tengah mendekap tubuh zelina erat-erat.sesampainya di rumah sakit xxxx,jovan langsung keluar mobil dan membawanya keruang UGD.
"DOKTER TOLONG ISTRI SAYA,CEPAT!!!" teriakan jovan memenuhi koridor rumah sakit,ia begitu cemas sampai ia tak peduli dengan apapun yang ada disekitarnya
4 orang suster membawa ranjang untuk zelina,seorang dokter langsung meminta para suster untuk membawanya keruang UGD
dokter memeriksa detak jantung zelina,setelah itu ia langsung meminta alat pacu jantung.jovan yang memperhatikan dari luar ruangan UGD terus bermondar-mandir karena kawatir.
saat dokter keluar,jovan langsung menghampiri dokter tersebut
"dok,apa tidak terlalu parah,apakah dia kekurangan darah?"
tanya jovan khawatir
"sepertinya kami harus melakukan operasi,karena ada pendarahan diotaknya,dan tulang kakinya patah"ucap dokter Habib
"lakukanlah dok,lakukan yang terbaik,tolong bantu selamatkan nyawa istri saya"ucap jovan sambil menangis
"kami akan berusaha semaksimal mungkin"ucap dokter habib sambil menepuk pundak jovan
jovan pergi mengurus administrasi unutk operadi zelina.
setelah itu,jovan mengambil ponselnya dan menelvon ibu mertuanya
"ada apa nak?kenapa suaramu begitu sedih?" tanya ami
"ma,zelina,zelina kecelakaan,sekarang dia sedang diruang operasi"ucap jovan tak kuasa menahan air matanya
"apa,ruang operasi?"ami terkejut,ia bahkan tak menyangka,putrinya yang masih keluar untuk pergi makan sekarang berada diruang operasi.ami berusaha menenangkan dirinya,ia bertanya dimana rumah sakit tempat zelina di operasi kepada jovan
"dirumah sakit xxxx ma"
"baiklah,mama akan kesana bersama adik iparmu"ucap ami
ami memanggil putri angkatnya itu,ia meminta agar syifa segera turun dan pergi kerumah sakit
syifa yang mendengar kabar bahwa kakak nya itu kecelakaan,sangat syok,bahkan ia menangis tersedu-sedu menuruni tangga
ami meminta Pak anwar,upir pribadinya mengantarkannya ke alamat yang dikirim jovan,ami berusaha menenangkan syifa,ia juga berusaha tegar,bagaimanapun ia harus bisa bertahan dengan keadaan
sedangkan dirumah sakit,jovan yang duduk termenung memikirkan kondisi istrinya,ia terus berdoa agar tuhan melancarkan operasi zelina
selang 15 menit,ami sampai di alamat yang dikirimkan jovan,dan dia berlari mencari keberadaan jovan.
saat orang yang dia cari nampak dimatanya,ia langsung bergegas dan menghampiri jovan.ia begitu sedih,melihat keadaan menantunya yang sudah seperti keholangan nyawa,dan dengan baju yang berlumuran darah
"nak,bagaimana keadaan istrimu,?"
"zelina mengalami pendarahan di otak ma,dan tulang kakinya patah"ucap jovan
ami yang mendwngarmya,menutup mulut dan hampir pingsan,syifa yang mendengarnya makin syok dan berusaha tegar,ini adalah ujian bagi zelina dan keluarganya
"kak,apa kau telah menelvon ibu karin?"tanya syifa
"belum,aku terlalu cemas dan panik,yang ada dipikiranku hanya zelina,tak ada yang lain"ucap jovan
"sepertinya aku harus memanggil ibu karin"ucap syifa
jovan hanya terdiam,pikirannya kacau.sesaat terlintas dipikirannya apakah kecelakaan ini disengaja atau kebetulan,jovan berusaha menerka.ia menelvonrama dan mwncari kenapa kecelakaan ini bisa terjadi
"rama,bisakah kau mencari penyebab kecelakaan istriku,"ucap jovan
rama yang baru mengetahui bos nya kecelakaan juga terkejut
"baikalh tuan,diamana bos kecelakaan"tanya rama
"di depan restoran xxxx"ucap jovan
"baiklah,aku akan segera mencarinya"ucap rama
jovan langsung mematikan ponselnya tak lama kemudian,karin datang dengan wajah yang sangat cemas
"sayang,bagaimana keadaan istrimu?"tanya karin
"dia patah tulang dan pendarahan pada otaknya ma,"ucap jovan lesu
karin yang mendengarnya,berusaha menenangkan putranya yang sangat sedih,ia memeluk putranya tersebut
selang 2 jam,dokter keluar dari ruangan operasi
"tuan,istri anda kekurangan darah, stok darah di rumah sakit kami habis,pasien memiliki golongan darah AB apakah ada yang bisa mendonorkannya?"tanya dokter habib
"saya dok,saya ibunya,golongan darah saya AB "ucap ami
"saya juga dok,untung kak zelina memiliki darah AB,maka bisa menerima darah dari golongan apapun"ucap syifa
"baiklah,mari periksa dulu,"ucap dokter
setelah mengambil darah untuk diperiksa,darah syifa lah yang bisa,sedangkan ami sedang mengidap penyakit jantung
"mungkin ini bagiku untuk membalas jasa kak zelina"ucap syifa
ami yang baru mengetahui dirinya mengidap penyakit jantung langsung memeriksa dan konsultasi pada dokter
penyakit jantung yang diderita ami masih baru sehingga masih bisa disembuhkan