My Cold Wife

My Cold Wife
PART 23



Pagi hari.


Zelina terbangun,sekujur tubuhnya terasa sakit karena gulatan mereka berdua kemarin malam.


Zelina merasakan tangan kekar Jovan yang berada diperutnya, tiba tiba ia mengingat kejadian kemarin malam. Zelina langsung malu saat mengingatnya,wajahnya berubah menjadi merah


*zelina kau memalukan sekali,kenapa itu bisa terjadi?!. ahh ya ampun,keperawananku...


Tapi...tubuh Jovan bagus ya,ada 6 kotak*


Zelina lantas menampar wajahnya ringan,ia tak menyangka otaknya akan berfikir demikian. Zelina membalikkan badannya menghadap Jovan, ia menatap wajah mulus Jovan. Kemudian Zelina menyentuh rahang suaminya itu, ia tersenyum sendiri memandang wajah Jovan yang menurutnya sangat manis saat tertidur.


Jovan yang sedari tadi pura pura tidur, merasakan tangan hangat Zelina menyentuh wajahnya.


Jovan hanya diam,ia ingin mengetahui apa yang dilakukan istrinya saat ia tertidur


Zelina menyadari suaminya kini sedang pura pura tidur, terlintas dibenak Zelina untuk menggoda Jovan


Zelina memencet hidung Jovan, lalu menyentuh matanya, kemudian jari Zelina turun menyentuh bibir Jovan.


Seketika Jovan langsung memegang tangan Zelina dan menatap lekat istrinya itu. Jovan tersenyum senang,ia bahagia ketika melihat wajah manis Zelina


"good morning baby💕" ucap Jovan tersenyum manis


"morning too" Balas Zelina


Jovan mencium sekilas bibir Zelina, Zelina yang mendapatkan morning kiss itu menundukkan kepalanya malu.


Dia merasa bahagia dengan perlakuan manis Jovan


"sayang,?"


"ya?" balas Zelina


"bagaimana kalau kita pergi menemui orang tua kita hari rabu,ada waktu 3 hari bagi kita untuk menyelesaikan pekerjaan kita"


"baiklah" balas Zelina sambil tersenyum manis


Jovan langsung terpengaruh dengan senyuman Zelina.


Zelina langsung menolaknya mentah mentah,ia sudah lelah dengan permainan kemarin malam,ditambah lagi tubuhnya terasa sakit


"tidak,aku ingin mandi,tubuhku terasa lengket"


tolak Zelina, ia memposisikan dirinya untuk duduk.ia tak menyadari kalau dirinya tak memakai pakaian. sehingga dua gundukan kenyal milik Zelina terpampang jelas dihadapan Jovan


"sayang,kau membangunkannya maka kau harus bertanggung jawab"


ucap Jovan yang langsung merebahkan tubuh istrinya dan menindihnya. Zelina yang tak sempat melarikan diri terpaksa memgikutinya.


mereka menyelesaikan sampai 2 ronde lagi, akhirnya Zelina merasa sangat lelah dan makin berkeringat


"hah...hah, aku ingin mandi. hah..hah..."


ucap Zelina mengatur nafas seperti orang selesai lari 500 meter


"baiklah,kita mandi bersama" ucap Jovan sambil menyengir kuda


"tidak,jika kita mandi bersama maka itu akan beda lagi" tolak Zelina


Zelina mengambil selimut lalu memakainya,ia bangun dari tempat tidurnya.


baru beberapa langkah saja,Zelina terjatuh karena merasakan sakit di area kewanitaannya


"ssssh" Zelina meringis menahan sakit karena ulah Jovan


Jovan kaget,ia langsung menghampiri Zelina dan menggendong istrinya itu


"tidak ada alasan bagimu untuk menolak,kau susah berjalan karena aku sayang.maka aku harus bertanggung jawab" ucap Jovan sambil memcium sekilas bibis Zelina


"ta...tapi"


"menurutlah" ucap Jovan membawa Zelina kekamar mandi


butuh 30 menit untuk mereka berdua mandi bersama