My Cold Wife

My Cold Wife
PART 3



saat sampai di ruang tamu,zelina begitu malas berada disana


saat zelina ingin pergi,ami melarangnya


"jangan pergi,kalian habiskanlah waktu bersama"


titah ami


"apa??.."


"ayolah mom,aku begitu sibuk tidak ada waktu untuk pergi dengannya"ucap zelina dengan wajah memelasnya


"tidak,kau harus habiskan waktu bersamanya!"perintah ami


"baiklah" ucap zelina dengan sangat terpaksa


zelina pun pergi keluar bersama jovan


"tante jovan izin bawa anaknya dulu ya"


ucap jovan dengan senyumnya yang manis


"baiklah,kau harus menjaganya"


"tentu"


jovan dan zelina berjalan ke halaman depan,zelina duduk di bangku belakang,


"mengapa ridak duduk di depan?"tanya jovan


"bukan urusanmu"ketus zelina dengan tatapan tajamnya


"baiklah"


jovan mengerti dengan sikap zelina,dia hanya terus bersabar untuk melelehkan es yang sangat beku seperti zelina


mereka berdua menuju taman kota,sesampainya disana


zelina langsung turun dari mobil dan meninggalkan jovan


dia berjalan menyusuri taman yang penuh dengan bunga dan pepohonan rindang tersebut.


zelina melihat sekelompok burung merpati,dia membeli makanan merpati dan duduk disamping merpati tersebut


jovan yang melihatnya dari kejauhan hanya tersenyum


*aku pasti akan bisa menaklukkan hatimu zelina*


batin jovan


"semangat,semangat jovan!!"ucap jovan menyemangati dirinya


saat sedang memberi makanan merpati,ada seorang lelaki yang merampok tas jinjing bawaan zelina,zelina dengan sigap meraih tangan pria tersebut dan melilitkannya kebelakang,


alhasil pria tersebut menjerit kesakitan


"kau sungguh berani sekali ya"ucap zelina dengan tatapan mematikan


zelina memutar tangan pria tersebut hingga patah


pria tersebut berteriak histeris merasakan sakit yang dia rasakan


"nona,tolong ampuni aku,tolong" pria tersebut memohon


"tidak bisa,kau harus menerima hukumanmu" ucap zelina sembari senyum evilnya,


zelina mendorong pria tersebut sangat kuat dan menginjak punggung pria tersebut,pencuri itu meringis kesakitan karena kuatnya zelina mendonrong tubuh dan menginjak punggungnya


zelina segera memanggil polisi


jovan yang memperhatikan dari kejauhan sangat terkejut,ia tak menyangka bahwa zelina bisa ilmu bela diri.


tak lama kemudian,polisi datang menangkap pencuri tersebut


"terima kasih nona,anda telah membantu kami menangkap buronan yang kami cari ,dia telah melarikan diri dari penjara" ucap salah satu polisi tersebut


"tidak masalah"ucap zelina datar


"bawa dia"ucap polisi


jovan segera berlari ketempat zelina


"kau baik-baik saja"tanya jovan


"ya"ucap zelina


"lebih baik kita pergi ke restoran,sepertinya kau lapar"ucap jovan tak lupa dengan senyumnya


"terima kasih"ucao zelina


jovan membawa zelina kesebuah restoran,disana mereka memesan makanan,saat makanan sampai ,zelina menyantapnya,karena dia memang lapar,tadi pagi dia hanya memakan salad dan jus buah naga


selera makannya langsung hilang saat melihat orang yang paling dia benci,ya pria itu adalah kevin,kevin datang dengan seorang wanita,tapi itu bukanlah slivya.


dalam hatinya ,zelina berpikir*kenapa tidak silvya*pikir zelina


kevin yang melihat keberadaan zelina menyuruh wanita tersebut untuk memesan makanan dulu,setelahnya kevin pergi menuju tempat zelina makan


"hai zelina,kau makin cantik sekarang ya"ucap kevin


"terima kasih"ucap zelina datar tanpa ekspresi


"sungguh malang sekali,ayahmu meninggal setelah pertunangan kita dibatalkan,bahkan wanita tersebut adalah sahabatmu sendiri,sungguh malang"ucap kevin dengan nada mengejek


zelina yang mendengar ucapan kevin menjadi marah,namun ia sebisa mungkin menunjukkan wajah datarnya


"maaf,apakah anda mantan tunangan zelina?"tanya jovan


"wah,ternyata kau hebat juga mencari pria ya zelina,aku sungguh takjub dengan keahlianmu"ucap kevin menyindir.


jovan yang mendengarnya hanya diam


zelina berdiri,dan dia menatap kevin datar


"tidak,kebetulan aku melihatmu disini saat aku datang bersama kekasihku"ucap kevin santai


*apa kekasih,lalu silvya*batin zelina


"jika tidak ada urusan,maka silahkan pergi,jangan mengganggu waktuku"ucap zelina ketus


"baiklah,slamat menikmati makananmu mantan tunangan"


kevin pergi meninggalkan zelina


*lalu kemana silvya,apa yang terjadi dengannya*pikir zelina dalam hati


jovan yang melihat zelina melamun memanggilnya


"zelina ada apa?"


"tidak ada"


tanpa pikir panjang zelina langsung mengambil smartphone nya dan memanggil anak buahnya


"rama,cari bagaimana keadaan rumah tangga silvyia dan kevin sekarang,serta apa yang telah terjadi,berikan dukomennya padaku dalam waktu 6 jam"titah zelina


"baiklah nona"ucap rama.


Rama adalah anak buah yang paling zelina percaya,rama sudah bekerja kepada zelina selama 4 tahun


"siapa yang kau telvon tadi"tanya jovan


"rama"


"siapa dia?"tanya jovan penasaran


"kau tidak perlu tau"jawab zelina dingin


zelina membayar makanannya dikasir


setelah itu zelina langsung masuk mobil


jovan menyusul zelina yang terlihat sedang memikirkan sesuatu


*aku makin penasaran denganmu zelina*batin jovan


"antar aku pulang"ucap zelina


"baiklah"jovan yang melihat zelina sedang dalam mood yang tidak baik tidak ingin bertanya yang banyak,dia langsung menjalankan mobil tersebut


sesampainya dihalaman rumah zelina,zelina langsung masuk kedalam rumahnya


ami yang melihat kepulangan putrinya bingung


"kenapa cepat sekali sayang"tanya ami


"aku lelah"jawab zelina singkat


ami yang. melihat sikap putrinya tidak seperti biasa bingung


saat jovan masuk kedalam rumah zelina,ami langsung bertanya


"apa yang terjadi nak jovan?"


"sepertinya zelina memikirkan sesuatu setelah mantan tunangannya bertu dengannya tadi,dan dia terlihat sangat marah sepertinya tante,karena saat bicara dihadapanku tadi,mantan tunangannya mengatakan tentang kematian ayah zelina tante"ucap jovan


"ah,ternyata begitu"


"tadi zelina juga dirampok,tapi baguslah,dia dangat pintar ilmu bela diri dan mematah kan tulang perampok tersebut"


"apa?"tanya ami terkejut


"iya tante,aku serius,baiklah kalau begitu aku pulang dulu ya tante,"ucap jovan sambil mencium tangan calon ibu mertuanya.


"kau sungguh sopan nak"ucap ami


setelah kepergian jovaneninggalkan rumahnya,ami langsung menuju kamar zelina


"zelina,buka pintunya"


tanpa menunggu lama zeluna langsung membuka pintu kamarnya


"ada apa mom?"


"apa kau terluka sayang"


"tidak"


"sejak kapan kau belajar ilmu bela diri sayang,kenapa kau tidak memberi tau momy?


"karena aku takut momy melarangku melakukan bela diri"ucap zelina


"sejak kapan kau melakukannya, sayang?"


"sejak umurku 15 tahun"


"kenapa kau menyembunyikannya?"


"karena aku ingin melindungi diriku sendiri tanpa harus ada bodyguard,ayah juga setuju saat itu mom"


ucap zelina


"baiklah,jika itu menurutmu tepat momy akan mendukungnya sayang"


"terima kasih mo"ucap zelina sambil memeluk ibunya


**sampai disini dulu ya episode 3 novel ini


author harap readers suka ceritanya


jangan lupa like,comen,dan vote,jangan lupa tambahkan ke favorite,karena dukungan para readers membuat author semangat dalam membuat ceritanya πŸ€—πŸ˜š


salam hangat: Rhaa Liana**❀🐰