
Setelah selesai makan,mereka memutuskan untuk pergi ke bioskop. Ya,mereka akan menonton film yang romantis
"Haih...membosankan"
Ucap Zelina sambil menghembuskan nafasnya kasar
Jovan yang melihat Zelina merasa bosan dengan film romantis itu,mengajaknya untuk menonton film yang berbau mafia
"sayang,apa kau suka?"
"sangat suka,ini bahkan lebih menarik" Ucap Zelina penuh semangat
"apapun untuk istriku" Jovan tersenyum lalu memeluk Zelina
tidak jauh dari tempat duduk Jovan dan Zelina, sepasang mata sedang menatap mereka dengan tajam. Ia sangat tidak suka melihat orang yang dicintainya bermesraan dengan orang lain
dasar wanita jal*ng!
Ia begitu kesal,marah bahkan ingin membunuh Zelina.
Andai saja Zelina mendengarnya,maka wanita itu akan dihabisi oleh Zelina
Setelah filmnya selesai,Jovan memutuskan untuk mengajak Zelina pulang karena waktu yang berjalan begitu cepat
Saat mereka sedang berjalan keluar dari bioskop itu, Seorang wanita muda sengaja menjatuhkan tubuhnya kearah Jovan.
Sontak,Jovan langsung menjauh dari wanita itu.
Zelina merasa terusik dengan kehadiran wanita itu,dia menatapnya tajam
"akh,tolong bantu aku berdiri,kakiku terasa sakit" ucap wanita itu sambil memegang tangan Jovan
Zelina langsung memegang tangan eanita itu dengan kuat,wanita itupun meringis menahan sakit
"kau bilang kakimu sakit,lalu dengan mudahnya kau berdiri" ucap Zelina tersenyum licik
wanita ini,sepertinya aku pernah melihatnya
batin wanita itu
"akhh,kakiku..."ucap Wanita itu memainkan dramanya
Zelina langsung merasa jijik melihat wanita itu. Jovan yang memperhatikan dari tadi ikut mempermainkan wanita itu
"istriku benar,caramu ber akting sungguh membuatku ingin muntah" ucap Jovan
hah?istri
wanita itu terkejut bukan main,tapi dia tak putus asa.
Dia akan terus berusaha untuk merebut Jovan dari sisi Zelina
"ehmm,kakak...apa maksudmu. aku tidak mengerti" ucap wanita itu dengan manja
"siapa yang kau panggil kakak" ucap Zelina dingin
"sudahlah sayang lebih baik kita pulang, jangan meladeni wanita seperti dirinya"
Ucap Jovan lalu membawa istrinya untuk pulang
sialan! seorang monica emily dikalahkan oleh seorang wanita biasa,huh,jangan harap. Aku ini wanita paling cantik dinegara ini,tak seorangpun bisa mengalahkanku. Apa yang aku sukai harus menjadi milikku
gumam monica, sepupu Jovan