
Hai hai halooo gais👋❤
Selamat membaca yahh
.
.
.
.
.
3hari berlalu, aku dan kak Arpan sudah tidak pernah bertemu. Aku terlihat santai dan bahagia tanpa beban. Aku merasa sangat bebas karna aku tidak pwrlu lagi memikirkan aku harus berteman siapa dan tidak memikirkan ada yang sakit hati atau tidak.
Tapi waktu sore hari, aku bertemu dengan teman kak Arpan yang juga adalah teman aku.
"Hai Tata udah lama gak ketemu nih" sapa kak Boy teman kak Arpan
"Oh kak Boy hai juga. Iya nih lagi sibuk tugas hhe" jawab ku
"Udah lama gak lihat Tata dengan Arpan, katanya udah putus hubungan yah? wkwkk"
"Loh kok tau sih kak?"
"Iya tau dong, kan si Arpan cerita. Kenapa sih putusnya kenapa?"
"Oh gitu. Kenaoa kak Aroan gak ceritain langsung tentang kenapa kami putus?"
"Arpan cuma bilang putus doang"
"Oh ya udah deh"
"Jadi kenapa putus? Arpan selingkuh? Atau gimana?" tanya kak Boy dengan keponya
"Maaf kak, itu privasi. Tapi kalo mau lebih tau tanya kak Arpan aja langsung."
"Ya udah deh kalo privasi aku gak bisa maksa juga"
"Ya udah aku pergi dulu ya kak Boy, semangatt" melambai senyum dengan perlahan pergi dari sana
Baru beberapa hari juga udah nyebar aja ceritanya. Tapi sebenarnya dia gak salah. Karna dia ngomong apa adanya. Saat dia ditanya, dia jawab yang sebenarnya, tapi gak menceritakan yang sebenarnya.
Gak sengaja ketemu kak Arpan di parkiran, terus aku pura-pura aja gak lihat. Tapi sepertinya kak Arpan lihat aku, tapi akunya aja yang sombong pura-pura gak lihat. Sebenarnya aku itu mau berteman, tapi dia ini cepat baperan. Aku takut dia baper lagi dan nanti orang mikir kami masih pacaran.
"Ta, makan siang yuk" kata kak Arpan
"Gak kak makasih, aku udah makan" jawab aku cuek biasa aja
"Ayolah kita makan sambil cerita-cerita. Aku traktir nih"
"Gak kak, aku udah makan dan males kemana-mana. Ajak kak Boy aja sana"
"Ayo ta, udah lama ni gak makan sama kamu"
"Kak, aku gak mau dan tolong jangan maksa. Nanti mereka yang lain lihat terus ngira kita masih pacaran"
"Sombong banget kamu ta, salah tingkah atau gimana sih"
"Emang gak mau dan udah makan. Udah aku lagi sibuk jangan ganggu"
"Oke, nanti jangan hubungin atau chatting aku" beranjak pergi keluar ruangan.
Aku cuma senyum dan asik memainkan handphone ku. Aku gak mau termakan rayuannya. Kalau aku terima, aku matre banget jadinya dan dikiranya pasti aku masih suka sama kak Arpan padahal sih gak yah
.
.
.
.
.
Hai hai halooo gais👋❤
Maaf yah author akhir-akhir ini sibuk tugas. Kalian suka gak sama alur ceritanya? Kalo suka komen dong😄
Maaf juga yah kalo ada sesuatu hal yang salah dan kurang, karna author baru belajar dan pertama kalinya bikin novel😁
Jangan lupa baca terus, kasih like terus dan jadikan novel ini favorit kamu yahh😘😘
TERIMAKASIH
Mangatss❤