My Boyfriend And Me

My Boyfriend And Me
Eps16 Mulai bosan pacaran



Hai hai halooo gais👋❤


Selamat membaca yahh


.


.


.


.


.


Selesai kuliah makan bareng Lidia dan Rizka tidak lama kak Arpan datang.


"Halo sayang. Lagi apa?" tanya kak Arpan


"Lagi mau berak, gak liat apa lagi makan nih" jawab ku dengan judes


"Ah iya maaf maaf wkwk.. Kamu sore ini sibuk gak?"


"Aku emm.. sibuk nih. Ada rapat besar acara itu"


"Bukannya kita lagi gak ada rapat yah?"


"Oh iya lupa. Maksudnya aku ada kesibukan nemenin Rizka dan Lidia belanja, iyakan gaiss? tanya ku sambil mata melotot ke mereka memainkan kode


"Iya ka, kami mau pergi. Udah lama janjiannya hhe" jawab Rizka


"Kan bisa ditinggal ganti hari kan? Aku mau sore ini yang, aku gak tahan nih" kata kak Arpan dengan manja


"Maksudnya apa gak tahan? Gak bisa, aku udah lama janjian sama mereka berdua" aku menjawab dengan tegas


"Ya udah" kak Arpan langsung pergi


"Kenapa sih ta? Emang kita mau kemana?" kata Lidia.


"Lu polos banget sih lid, maksud Tata otu sebagai alasan aja supaya bisa menghindari kak Arpan" kata Rizka


"Oh gitu toh" jawab Lidia. Aku cuman bisa geleng-geleng melihat tingkah mereka sambil tertawa kecil


"Apasih yang gak tahan maksud kak Arpan ta? Kepo gue" tanya Rizka


"Kita ke mall yok sore ini, sekalian aku ceritain itu"


"Oke2"


Mereka langsung berangkat ke mall. Sudah sampai mall, mereka melihat-lihat sepatu dan baju sambil mendengarkan cerita dari Tata.


"Hahhh? Serius lu ta? Masa kak Arpan begitu? Dari luar kaya cowok baik-baik deh kak Arpan


Masa gitu, jangan bercanda lu ta" kata Lidia dan Rizka yang kaget tidak percaya


"Ce elah ni dua bocah beneran dah ni gue ngomong. Mau bukti? Ni lihat leher gue. Ada apanya coba?"


"Anjirr itu bekas dicupang lid" kata Rizka


"Hahh? Serius lu ta? Ya ampunn"


"Aku kaya udah bosan gitu sama kak Arpan. Minta putus duluan boleh gak si?"


"Ya udah putusin aja mah cowok kaya gitu. Masa udah ngelakuin hal yang kaya begitu coba" kata Lidia


"Tapi lid, dia bilang katanya gak mau sampe yang lebih jauh lagi, karna kan masih kuliah dan nunggu udah nikah gitu. Tapi aku sih gak berharap nikah sama dia? Maunya sama yang lain"


"Anjirrr gue gak rela lo nikahh sama kak Arpan yang mesum begitu"


"Mending lo manfaatin aja ta"


"Lu manfaatin dia buatin tugas lu, manfaatin makan siang tiap hari di luar" kata Rizka


"Ah iya tuh bener juga yah. Wah pinter nih Rizka, gak kaya Lidia oon mulu wkwkk"


Kami bertiga keliling-keliling mall dengan senang tanpa beban beli ini beli itu


"Sampai kos juga nih. Eh iya mau mampir ke kos aku dulu gak?" kata Tata


"Gak deh, mau mandi terus tidur gue" jawab Rizka


"Iya aku juga sama kaya Rizak" sahut Lidia


"Oke bye gaiss hati-hati yaw"


Mereka berdua pulang, dan tinggallah aku sendiri lagi di kamar. Mau tidur susah, mau makan takut gendut. Ya begitulah wanita gaiss..


.


.


.


.


.


Hai hai halooo gais👋❤


Suka gak sama ceritanya? Kalo suka komen aja ya


Cerita ini hanya karangan semata, bukan kenyataan yang sesungguhnya namun bila ada kesamaan yang ada di dunia nyata, mohon dimaafkan


Jangan lupa baca terus, kasih like terus dan jadikan novel ini favorit kamu yahh😘😘


TERIMAKASIH


Mangatss❤