
Berbeda dengan sepasang kekasih yang dimabuk asmara, seorang gadis yang baru saja pulang dari tempat kerjanya mengalami kejadian yang sial, hari ini memang dirinya pulang lebih cepat setelah selesai mendekorasi tempat kerjanya tadi karena besok adalah hari spesial buat keluarga, teman tentunya buat sepasang kekasih. Ya besok adalah VALENTINE'S DAY
Karena terlalu asik menyapa orang-orang yang memang mengenalnya sambil mengayunkan sepedanya ,membuatnya tidak fokus dengan jalan didepannya. Alhasil dia pun menabrak mobil hitam pekat yang terparkir dijalan yang cukup luas dan ramai pejalan kaki.
Aduh gawat, mana mobil mahal lagi. Batinnya
"Apa ada orang didalam ya, semoga gak deh. gumamnya. Dia memang gak bisa melihat seseorang didalam mobil itu Karena kacanya yang berwarna hitam.
Baru saja dirinya mengambil ancang-ancang buat kabur, tapi suara seseorang membuatnya mengurungkan niatnya.
"Ehhheemm." deheman seorang pria yang cukup keras membuatnya tersentak kaget dan langsung menundukkan kepalanya. Dirinya sangat takut dengan suara pria itu, hanya deheman saja membuatnya merinding apalagi melihat wajahnya. Pikirnya.
"a-anu tu-tuan."ucapnya terbata ingin mejelaskan saat pria itu sudah ada berdiri didepannya
'suara ini'.batinnya bertanya-tanya seperti pernah mendengarnya 'apakah dia .' sambungnya mencoba menerka.
Tadinya dirinya sedang duduk menikmati secangkir kopi sambil menunggu assistenya yang sempat ditelpon tadi dan menyuruhnya datang ke cafe tempatnya berada. Ketika sedang menikmati kopinya, matanya tidak sengaja melihat seorang gadis yang menabrak mobilnya, dia bisa melihat dari kaca transparan dari dalam cafe, sekilas dia seperti pernah melihat gadis itu, dan saat melihat gadis tersebut yang sudah mengambil ancang-ancang untuk kabur, dia pun bergegas keluar dari cafe.
"Nama kamu siapa." Pertanyaan tiba-tiba pria tersebut membuat si gadis tambah takut, dia belum berani untuk mendongakkan kepalanya.
"g-grey tuan."jawabnya dengan masih menundukkan kepalanya.
"Ehemm."dehemnya lagi tapi kali ini sedikit pelan
"Kalau orang lagi ngomong itu , ditatap lawan bicaranya."ucapnya dengan nada yang dingin membuat grey langsung mendongakkan kepalanya meskipun takut, tapi dia harus bisa.
Grey bisa melihat pria dengan tubuh kekar yang dibalut dengan kemeja hitamnya dengan dua kancing yang terbuka memperlihatkan sedikit bulu-bulu dadanya dan kacamata hitam yang bertender dihidung mancungnya. Sangat gagah dan mempesona meski matanya masih disembunyikan dibalik kacamatanya. Grey yang melihat tampilannya saja hanya terperangah mulutnya terbuka cukup lebar sampai" air liurnya akan menetes.
Deg
Ya, pria ini adalah Marcell.
Marcell sekali lagi merasakan perasaan yang entah seperti apa, sama dengan pertama kali melihat wajah gadis didepannya. Ya, Marcell mengingat bahwa gadis yang menabrak mobilnya adalah gadis yang sama dengan gadis yang hampir ditabrak mobilnya karena kelalaian gadis itu sendiri. Tapi sekarang ,mobilnya malah yang ditabrak. dan karena pertemuan mereka saat itu, bayangan wajah gadis didepannya ini membuatnya kurang fokus bekerja karena otak dan perasaannya membuatnya berperang untuk mengingat kapan dan dimana dia pernah bertemu gadis itu sebelumnya, gadis itu bener-bener tidak asing untuknya.
Karena gadis didepannya masih terdiam dan kali ini dengan mulut yang terbuka, akhirnya Marcell menjentikkan jarinya untuk membuat gadis didepannya sadar. Karena dirinya tau bahwa gadis itu sedang terpesona padanya.
"E-eh m-maaf tuan, s-saya tidak sengaja." Ucap grey terbata-bata kembali menunduk tapi kali ini bukan karena takut tapi malu akan tingkahnya
"Wajah saya tidak berada di bawahmu."tegasnya
Mendengar nada tegas pria didepannya yang sangat tidak mengenakan ditelinganya , membuatnya memberanikan diri lagi menatap pria didepannya.
Deg
"Kamu."
Michelle grey A (18 thn), identitasnya berasal dari mana tidak diketahui tapi saat ini dia berkewarganegaraan Amerika.
...πΌπΌπΌ...
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian.
Like , comment, vote n gift biar aku tambah semangat updatenya π€ π
terimakasih π