
..."Kalaupun dia keliru, atau kenyataannya berbeda dari yang dia tebak, itu biasanya karena kenyataan itu datang terlambat." - Tere Liye...
Sejenak divon hanya memandang benda yang dilempar Marcell padanya. Hatinya belum siap dengan kemungkinan yang ada tapi dirinya juga sangat penasaran dengan benda itu apalagi benda itu masih ada hubungannya dengan berlina.
Dengan perasaan yang berdebar dan tangan yang gemetar, divon memberanikan diri untuk membuka benda itu dan seketika air matanya langsung tumpahtumpah dengan sangat banyak, divon menangis sejadi-jadinya setelah membaca isi surat itu..ya benda yang dibuang marcell adalah sebuah surat berwarna pink dengan motif love yang sangat banyak melambangkan ungkapan perasaan entah itu cinta atau kasih sayang untuk seseorang.
๐ Dear divon
Apa kabar sahabatku dan pria yang sangat aku cintai...ya cinta, aku tidak tau kapan perasaan itu datang, tapi aku tau perasaan itu bukanlah perasaan seorang sahabat pada sahabat lainnya.
Kau tau? Awalnya aku berniat mengatakan perasaanku padamu tapi aku takut perasaanku ini hanya bertepuk sebelah tangan hingga tiba saat aku memutuskan pergi meninggalkanmu.. perlahan-lahan perasaan itu menghilang tapi saat kita ketemu lagi perasaan yang mulai menghilang kembali lagi malahan semakin kuat tapi... tetap saja aku takut dan juga malu kalau seandainya aku menembak cowok hehe, hingga kejadian itu Marcell mengatakan satu kebenaran bahwa kau juga mencintaiku bahkan sudah sangat lama dan perkataan Marcell membuatku marah dan sekaligus merasa bahagia meskipun terlambat mengetahuinya tapi aku menaruh harapan besar buat hubungan kita kelak tapi harapan itu hanyalah sebuah harapan saat aku mengetahui fakta bahwa kau sudah dimiliki oleh gadis lain aku mencoba menerimanya karna aku berpikir bahwa kau sengaja melakukannya untuk membalas perbuatan ku padamu dulu tapi fakta meruntuhkan pikirankusetelah aku melihatmu bercumbu dengan gadis itu didepan mataku sendiri..kau tau saat aku melihatmu saat itu...menghirup oksigen pun sangat susah bagiku . hati ini sangat sakit lebih sakit daripada kepergian mu saat itu.
Maaf, aku pergi dengan cara seperti ini. Aku tidak sanggup lagi menahan semuanya. Semoga kau bahagia bersamanya dan jangan pernah lupakan aku. Dan terimakasih buat tawa dan bahagia yang selalu kau berikan padaku saat mama papa sibuk dengan pekerjaannya dan melupakan aku dan juga kesabaranmu menghadapi sifat kekanakan dan merepotkanku.
Aku akan membawa cintamu pada ku dulu karna aku yakin kau sudah tidak mencintaiku lagi dan aku akan membawa kenangan indah kita berdua.
Selamat tinggal pengecut hehe..ya pengecut karna aku tdk tau alasan kenapa kau memendam perasaanmu selama itu padaku..huh aku kecewa padamu dan aku akan membawa rasa kecewa itu juga bersamaku.
Aku mencintaimu
Berlina๐
"Apa yang sudah aku lakukan."lirih divon yang sudah duduk dilantai. Dengan surat yang berada didadanya, dia memeluk surat itu erat-erat, seolah-olah yang dipeluk adalah berlina, air matanya terus menerus mengalir.
Hatinya sangat sakit berkali-kali lipat, dia tidak bisa membayangkan sesakit apa yang dirasakan berlina saat itu. Bahkan rasa sakit pada luka tusukan dipipinya tidak ada apa-apanya dengan rasa sakit didadanya.
"Berlina"
"Berlina"
"Berlina". Teriak divon dengan tangisannya yang jika orang lain melihatnya pasti akan merasa iba dan kasihan dengannya
Ya, seperti beberapa anak buah marcell yang masih ada disitu. Meskipun mereka tidak tau detailnya seperti apa kejadiannya tapi menyaksikan bossnya dan juga mantan sahabatnya tadi mereka yakin bahwa pria rapuh dihadapannya ini pasti telah melakukan kesalahan yang fatal.
"Maafkan aku, maafkan aku..hiksss maafkan aku." Ucap Marcell dengan tangisan pilunya.
"Ya kau bener aku pengecut dan egois, aku akui aku melakukannya karna tidak ingin persahabatan kita hancur hikss tapi-." divon menjeda ucapannya, nafasnya tercekat "tapi aku sendiri yang menghancurkannya."
"Aku menghancurkannya..MENGHANCURKANNYA." teriak divon "hikss b-bahkan aku membuatmu terluka untuk menekan rasa sakit hatiku padamu t-tapi percayalah aku juga terluka memperlakukanmu seperti itu..hikkss aku menyesal, berlina s-sampai s-sa-at ini aku masih men-ci-nt-aimu..sangat."lirihnya dengan bibir yang gemetar mengatakan perasaan cintanya dan seketika itu kesadaran divon menghilang. Divon tersungkur dengan kaki yang ditekuk dan juga dalam keadaan yang masih memeluk surat itu.
Sungguh, pemandangan yang ada dihadapan mereka sangat menyedihkan bahkan beberapa dari mereka yang masih berada ditempat itu sampai meneteskan air mata.
Sebenarnya gadis yang dibawa divon saat itu adalah kekasih yang baru satu bulan dia kencani. Karena tidak bisa melupakan perasaanya pada berlina hingga divon memutuskan untuk menjalin kasih dengan seorang gadis yang tidak lain adalah teman kuliahnya bukan teman si lebih tepatnya gadis itu yang selalu mendekati divon hingga divon menyerah karena sikap agresifnya tapi gadis itu sangat baik..ya divon pergi tenyata bukan hanya ingin menjauh dari sahabatnya tapi juga melanjutkan kuliahnya hingga dia mendapatkan gelar masternya dan disitulah dia bertemu dengan gadis yang berasal dari Perancis dijadikan pacar setelah berpikir terlalu lama bagaimana caranya melupakan perasaannya pada berlina yang tiap hari semakin besar dengan memiliki kekasih untuk memancing agar perasaannya hilang tapi ternyata gagal, hingga saat mereka bertemu kembali dikediaman utama divon ,divon kembali berulah untuk memanas-manasi berlina tapi ternyata dia membuat kesalahan yang sangat fatal.
*****
Setelah dari markas penyekapan , marcell langsung pulang ke apartemennya yang memang berada di kota ini, begitupun dengan Mark yang juga satu apartemen dengan marcell hanya berbeda satu lantai saja. Mark berada dilantai 8 sedangkan Marcell berada dilantai 9.
"Selamat beristirahat tuan muda "ucap Mark tunduk lalu keluar dari lift dan kembali menunduk saat pintu lift akan tertutup
"hmmm." Dan pintu lift pun tertutup dan kembali naik dilantai selanjutnya
Sampai dikamar, marcell langsung membersihkan dirinya, dia merasa gerah dan badannya terasa lengket karna debu dan kotoran dari luar membuatnya sangat tidak nyaman. Berendam di bathtub dengan aroma terapi yang sangat menenangkan pikiran dan perasaannya mencoba memulihkan pikirannya dari masa lalu dan juga pertemuannya kembali dengan mantan sahabatnya. Dia ingin merasa tenang walopun mungkin hanya sebentar tapi setidaknya bisa menghilangkan rasa lelahnya untuk hari ini.
Setelah 20 menit berendam lalu pria yang mempunyai tubuh atletis ini menuju dimana ruangan kaca berada dan berdiri dibawah shower untuk menghilangkan aroma terapi tadi dengan menggantikannya dengan sabun mandinya setelah selesai dengan mandinya , Marcell beranjak menuju ranjang king sizenya dan bersiap untuk tidur. Marcell mempunyai kebiasaan tidur dengan hanya menggunakan boxer dan dadanya dibiarkan terekspos.
.
.
"Baby." Ucap pria yang kaget melihat kekasihnya berada di apartemennya lebih tepatnya diruang tamu larut malam begini sedang duduk menonton sambil ngemil.
"Daddy." Ucap wanita itu lalu berdiri dan berlari langsung melompat pada tubuh kekar kekasihnya. Untung saja pria kekar ini siap dengan kelakuan kekasihnya.
Berjalan sambil menggendong ala koala kekasihnya yang mengalunkan tangannya dengan manja pada lehernya menuju kamar pria kekar ini yang berada dilantai dua.
"Kenapa datang selarut ini hmm." Ucap pria yang sudah duduk ditepi ranjangnya memangku kekasihnya dengan kedua tangan berada pada pinggang wanitanya.
Wanitanya menggeleng " aku datang sejak sore." Ucapnya manja dan membuat pria didepannya kaget.."Daddy sih lama datangnya , trus nomornya gk bisa dihubungi lagi." gerutunya sambil mengerucutkan bibirnya.
Cup
"issh Daddy." rengeknya dan malah terlihat menggemaskan dihadapan prianya Karena sangking gemasnya pria itu mencium seluruh wajah kekasihnya dan malah semakin membuat wanitanya kesel.
"Memangnya aku makanan apa."
"Baby aku memang makanan...khusus buat Daddy." yang mana membuat wanita didepannya merona karna ucapan sang kekasih, dia tau maksud dari perkataan kekasihnya.
"Daddy..malu ih."
"Tapi gk malukan kalau Daddy bolak balik."ucapnya dengan alis yang dinaik turunkan
"Daddyyyyy." rengeknya
Melihat kekasihnya malu, pria itu menghentikan godaanya karna dia ingin menanyakan hal serius pada wanitanya, sedari tadi iya ingin mengatakannya tapi melihat kekasihnya sangat menggemaskan dia berniat bermain-main dengan wanitanya.
"Ok ok Daddy berhenti, sebenarnya Daddy sengaja non aktifkan hp Daddy, soalnya ada pekerjaan serius yang gk bisa diganggu" ucapnya sambil mengelus lembut kepala kekasihnya dan jawabannya membuat wanitanya memicingkan matanya tanda mencurigai prianya.
"Daddy selingkuh." seketika pria didepannya menghentikan elusan dikepala kekasihnya.
"itu pernyataan atau pertanyaan bby."tanyanya
"jawab saja."ketusnya
"tentu saja tidak."jawabnya cepat
"beneran."
"bener."
"awas saja kalau bohong, aku akan pergi jauh sampai kau tidak akan pernah menemukanku." ancamnya
"itu tidak akan pernah terjadi sayang, pantang buat Daddy untuk berselingkuh meski masa lalu ku dulu berakhir dengan perselingkuhan. Daddy tidak ingin seperti dirinya, jadi kumohon baby jangan seperti dia " ucapnya lembut dan dianggukin oleh wanitanya, karna wanitanya tau kalau dirinya pernah berpisah dengan seseorang yang membuatnya trauma menjalin hubungan..barulah bertemu dengan wanitanya dia bisa melupakan traumanya dan semakin bahagia.
"sekarang daddy tanya."
"apa"
"kapan kamu datang."
"tiga hari yang lalu." memang dirinya datang awalnya ingin berkunjung kerumah seseorang tapi saat akan pulang lagi ke ibu kota, kekasihnya menanyakan keberadaanya karna pria ini heran biasanya kekasihnya ini hampir setiap hari memberinya kabar tapi selama tiga hari ini dia tdk tau keberadaan kekasihnya dan baru tadi pagi dirinya mengetahui bahwa wanitanya berada di Chicago, niatnya besok saja dia akan menemui wanitanya karna dia juga berada dikota itu tapi tiba-tiba dia dikejutkan dengan kehadiran kekasihnya di apartemennya.
Mereka berdua memang menjalin hubungan secara LDR, meski begitu komunikasi mereka tidak pernah terputus. Kadang kala jika libur semester, wanitanya yang akan datang menemuinya , kalaupun akan menemui wanitanya itu hanya saat dia dan bossnya punya pekerjaan dikota dimana kekasihnya tinggal.
"Terus kenapa hpnya gk diangkat waktu itu Daddy menelpon."ucapnya lembut dengan tangan yang masih mengelus sayang kepala wanitanya.
"Sengaja." Ucapnya dengan kekehan.
"Nakal." Sambil mencubit gemas hidung kekasihnya.
"Hoaaamm."
"Sekarang waktunya kamu tidur, ini udah malam banget bby."wanita yang dipangkunya hanya mengangguk, karna matanya sudah gk bisa diajak bekerjasama lagi.
Pria itu lalu membaringkan dan menyelimuti wanitanya tak lupa memberi kecupan dikening kekasihnya.
Saat akan turun dari ranjang, seketika pergerakannya dihentikan oleh wanitanya.
"Mau kemana?" tanyanya dengan memejamkan matanya.
"Mau mandi dulu by, Daddy sangat gerah dan badannya juga lengket."
"Jangan lama."
"Iya sayang."
Setelah 15 menit membersihkan diri, pria itu juga ikut membaringkan tubuhnya disamping wanitanya dengan kepala kekasihnya berbantalkan lengannya dan tangan satunya melingkar di pinggang kekasihnya lalu menyusul kekasihnya ke langit ketujuh..hehe
...๐ผ๐ผ๐ผ...
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian.
Like , comment, vote n gift biar aku tambah semangat updatenya ๐ค ๐