
Bab 8 aku tidak akan menikah kan anak ku
Pertemuan antara Aurellia dan mbah tarno semalam, membuat lastri shock, bagaimana tidak ilham mau menjodoh kan putri mereka dengan laki laki yang sudah bau tanah yang umur nya enam puluh tahun dan akan menjadikan Aurellia sebagai istri nya yang kedelapan semakin membuat lastri tidak terima dengan perjodohan ini, bagaiman mungkin ia mau menikah kan putri nya yang masih umur 15 tahun ke pada laki laki yang sudah umur 60 tahun .
" Apa kau sudah gila mas, mau menikah kan Aurellia dengan laki laki tua yang umur nya bah kan empat kali lipat lebih tua dari putri mu dan dia menjadi kan putri mu istri yang ke delapan, tidak tidak mas, aku tidak akan menikah kan putri ku dengan nya " jelas lastri yang tidak terima dengan rencana perjodohan yang telah di rencanakan suami nya itu
" hahahaa, aku tidak peduli dengan restu mu , aku akan tetap menikah kan Aurellia dengan mbah karno, mbah karno itu orang kaya dia bisa menjamin hidup kita dan hidup Aurellia , aku sudah bosan hidup miskin ku kira ketika aku menikahi mu aku bisa hidup kaya karna harta orang tua mu , tapi aku salah , aku malah hidup melarat seperti ini, jadi sekarang ada Aurellia yang bisa membuat aku kaya dan hidup enak walau dia harus menikahi mbah karno yang umur nya sudah 60 tahun dan menjadi istri nya yang kedelapan, aku tidak peduli aku hanya inggin aku menjadi kaya, aku bosan hidup melarat kau mengerti itu, jadi tak usha berdebat dengan ku atau aku akan membuat mulut mu itu diam untuk selama lama nya " kata ilham dengan penuh amarah kemudian pergi meninggal kan lastri
" mama " teriak Aurellia yang langsung memeluk ibu yang melahir kan nya itu dengan erat " aku tidak inggin menikah dengan mbah tarno " kata nya lagi yang masih terus menangis terseduh seduh
" mama, tidak akan membiar kan ayah mu menikah kan mu dengan bandot tua itu , tenang lah nak, putri ku mama ada disini bersama mu " jawab lastri mengguat kan Aurellia
" tapi bagaimana ma? , besok ada lah hari pernikahan ku dengan mbah tarno yang sudah di sepakati ayah , kita tidak bisa melawan ayah ma, kita terpaksa harus menuruti ayah karna kita tidak punya pilihan lain lagi " timpah Aurellia lagi dengan tangis yang semakin menjadi jadi
" ada satu cara putri ku kamu tenang lah " kata lastri yang sudah memiliki ide
" Apa maaa? " jawab Aurellia yang penasaraan dengan ide mama nya itu
" kita harus kabur, kita harus pergi dari rumah ini " kata lastri yang tidak punya ide lagi
" tapi ma, kita mau kemana? Ayah pasti tidak akan membiar kan kita, dia akan menemukan kita di mana pun kita berada " jawab Aurellia yang kurang yakin dengan ide mama nya itu
" tidakkkk.... Kita akan pergi ke perdesaan terpencil atau mungkin ke permukiman tertinggi yang tidak bisa di jangkau kau oleh ayah mu bahkan anak buah mbah tarno, tenang lah putri ku aku akan selalu melindunggi mu " kata lastri lagi memeluk putri nya itu dengan erat
" mama aku takut " mempererat pelukan mama nya itu
" sudah jangan takut anak ku, cepat kemasi semua pakaian dan barang barang mu kita akan kabur sekarang juga, cepatt lah " perintah lastri kepada putri nya itu
" baik bu " jawab Aurellia yang kemudian langsung berlari ke kamar nya mengambil koper dan memasuk kan semua barang barang nya
Setelah hampir setengah jam mengemasih semua barang yang akan mereka bawa , akhir nya semua nya selesai juga lastri pun langsung membawa aurelia keluar dari rumah, ia takut kalau nanti suami nya pulang dan melihat mereka ingin melarikan diri , suami nya pasti akan menangkap nan mengurung mereka.
" Ayo sayang, sebentar lagi ayah mu akan pulang " ajak lastri
" Ia ma ayoo "
Mereka pun keluar dengan sedikit berlari membawa koper yang berisi kan barang yang di perlukan , lastri , Aurellia pun terus berlari hingga mereka pun tiba dijalan besar ingin menghambat mobil yang akan membawa mereka pergi melarikan diri dari ilham tapi ketika mereka hendak menghentikan salah satu mobil ilham melihat lastri dan Aurellia membawa dua koper yang membuat ilham curiga bahwa ke dua wanita ini ingin melarikan diri dari dia .
" lastri kau mau bawa kemana Aurellia, besok dia akan menikah " teriak ilham membuat lastri menoleh ke arah ilham
" keparat kau lastri, dasar wanita tak berguna, aku harus telpon mbah karno " meraih hp nya dan menekan nomor seseorang " hallo mbah lastri membawa Aurellia melarikan diri, jadi saya mintak pertolongan ajudan mbah membantu saya menangkap mereka " kata ilham meminta bantuan
" baik lah aku akan mengirimkan anak buah ku, tolong kau Searchlock di Mana keberadaan mu " timpah mbah karno
" Baik mbah " langsung memati kan hp nya dan lari mengejar lastri
" ayo sayang, ayah mu mulai mengejar kita " berlari terus
" ia bu, bagaimana pun tolong selamat kan Aurellia bu, Aurellia gak mau nikah dengan mbah karno " mengikuti wanita yang melahir kan nya itu sambil menangiss
" he lastri ... berhenti berikan Aurellia kepada ku " kata ilham yang berada begitu jauh dari wanita itu
" tuann di mana Aurellia? Kami di suruh oleh tuan karno menangkap nya " tanya salah satu anak buah yang di perintah mbah karno
" itu mereka ayo kejar " tunjuk ilham
" gawat sayang mbah karno mengutus anak buah nya menangkap kita " lastri melihat empat laki laki bertubuh besar mengejar mereka
" kalau seperti ini kita bisa tertangkap ma , aku takut ma" Aurellia semakin menagis menjadi jadi
" tenang putri ku terus lah berlari, mama akan memberhenti kan mobil yang akan membawa kita pergi " kata lastri menenang kan putri nya itu
" tolong Aurellia ma "
" pakkkk tolong pakkk... " lastri mencoba memberhentikan mobil tapi gagal " pak tolong saya pak... " mencoba kedua kali masih tetap gagal " Pakkkkk tolongggg saya dan putri saya pakkkk tolonggg pakkkk " mencoba ketiga kali dengan menagis karna rasa takut nya
Jangan lupa klik tanda hati ya ❤, biar cerita " MRS. ARROGAN " jadi salah satu cerita favorite para pembaca yang manisss ini ♥♥♥
Hai pembaca novel " MRS. ARROGGAN " jangan lupa vote dan disukai ya 😊
BIAR AUHTOUR LEBIH SEMANGAT ♥
Dan jangan lupa juga follow IG aku ya " Mrs. Pui " ✨
BERSAMBUNG ........ 😉