
Bab 29. Aku masih memiliki kakek dan nenek???!!!!!
Pagi yang indah membuat Aurellia terbangun dan langsung bersiap siap untuk pergi ke kantor , setelah selesai Aurellia pun keluar untuk sarapan pagi bersama mama nya seperti biasa.
" Pagi ma " saapa nya langsunv duduk menggambil sarapan nya
" Pagii sayang " balas buk lastri
" Hmmmmm nasi goreng mama emang paling enak sedunia " memuji masakan ibu nya itu
" Terimakasih putri ku yang cantik, oiaaa tadin malam kamu kelihataan murung kok sekarang semangat benar " tanya buk lastri yang aneh dengan mood anak nya itu pagi ini
" Iaa Aurellia semangat lah orang pagi pagi udah di sugguhin masakan enak kayak gini " mencari alasan sambil tersenyum ke arah ibu nya itu
" Kamu bisa aja ya puji mama nya pagi pagi " memegang hidung putri nya yang mancung itu dengan lembut
" Ihhh mama " Aurellia memegang hidung nya
" Sayang sebentar lagi kamu akan menikah "
" Iaaa lalu " melihat wajah ibu nya tiba tiba sedih " mama tenag aja Aurellia gak akan ninggalin mama , mama jangan sedih gitu dong Aurellia jadi sedih " memegang tanggan ibu nya itu
" Iaaa mama percaya kamu gak akan ninggalin mama dan mama gak sedih karna itu " jawab buk lastri
" Lalu mama sedih karna apa " tanya nya lagi dengan lembut
" Mama sedih karna orang tua mama gak bisa menghadiri pernikahan kamu dan mama juga sangat merindu kan mereka sudah bertahun tahun mama tidak bertemu mereka " tiba tiba air mata lastri jatuh membasahi wajah nya
" Apaaaaa orang tua mama?!! Jadi Aurellia masih punya kakek dan nenek ma " tanya nya penasaraan
" Ia sayang kamu masih memiliki kakek dan nenek " jawab lastri masih dengan air mata yang terus mengalir
" Di mana ma?!! Kenapa tidak dari dulu kita menjumpai mereka " kata Aurellia yang merasa heran
" Mereka tinggal di kota yang sama dengan kita sayang " melihat putri nya itu dengan air mata yang masih yerus mengalir
" Laluu kenapa kita tidak menjumpai mereka maa "
" mama malu sayang "
" Maluu... Mama kenapa jadi malu? " tanya Aurellia penasaraan
" Duluu ketikaa mama ingin menikah dengan ayah mu mereka tidak merestui hubungan kami, mereka tau bahwasanya ayah mu laki laki yang tidak baik , tapi karna mama sudah di buta kan oleh cinta, mama melawan mereka mama melarikan diri tampa di ketahui oleh mereka yang membuat kakek mu sangat kecewa dengan mama, setelah kami menikah kami pergi ke rumah kakek dan nenek mu untuk meminta restu namun kakek mu mengusir mama dan ayah mu ia memutus kan hubungan nya dengan mama dan tidak menggangap mama lagi sebagai anak nya, dan ternyata kakek mu benar laki laki yang mama nikahi bukan lah pria yang baikkk " menagis dengan terseduh seduh " sebab itu mama malu untuk muncul di hadapan mereka dan mama sangat merasa bersalah telah meninggal kan mereka hanya demi seorang laki laki yang membuat mama dan kamu begitu menderita , maaf kan mama Aurellia " lanjut nya yang sekarang tak bisa lagi menahan tagis nya
" Maaaaa sudah lah mama, ini bukan salah mama ini adalah takdirrr mama " memeluk ibu nya itu mencoba menenang kan nya " Mama tak usah malu dan takut bertemu dengan kakek dan nenek mereka pasti akan memaaf kan mama, dan Aurellia akan menemani mama bertemu mereka , bagaimana pun kakek dan nenek harus hadir di acara bahagia aurelia bukann, sudah lah maaa jangan menagisss aurel akan selalu mendukung mama " mengghapuss air mata ibu nya itu lalu mencium kening dan pipi ibu nya itu agar buk lastri tenang
" Kamu mau menemui mereka? " tanya lastri
" tentu mereka adalah kakek dan nenek Aurellia, aurel juga kangen dengan mereka dan ingin sekali bertemu dengan mereka " jawab Aurellia
" Terimakasih sayang " memeluk kembali putri nya itu
" Terimakasih sayangg "
" Iaaaa mama ya sudah mama istirahat duluu, Aurellia bawa mama ke kamar ya " menyuruh ibu nya itu istirahat agar buk lastri bisa menenag kan diri nya
" Iaaaa " mengangguk ke arah putri nya itu
Kemudian Aurellia pun membawa ibu nya itu ke kamar nya.
" Mama istirahat ya, kalau butuh sesuatu panggil mbak aja, aurel mau berangkat kerja dulu, besok kita akan menemui kakek dan nenek " menidur kan ibu nya itu di kasur
" Ia sayang kamu hati hati ya " tersenyum ke arah putri nya itu
" Iaaa mama, mama istirahat ya "
aurel pun mencium tangan ibu nya itu lalu pergi menuju mobil nya dan langsung naik lalu melajukan nya menuju kantor.
" Ternyata aku masih memiliki kakek dan nenek " gumang Aurellia yang tersenyum mendengar kabar itu
Pagi ini mood Aurellia cukup baikk untuk menghadapi semua yang akan membuat nya kesal pada hari ini , setelah tiba di kantor Aurellia pun langsung masuk keruangan nya mengerjakan pekerjaan nya yang sudah mulai menumpukk, kini Aurellia sedang sibuk dengan laptop dan berkas berkas nya membuat ia lupa sejenak dengan masalah masalah nya, setelah menyelesaikan pekerjaan nya, Aurellia pun menelpon sekertaris nya bintang untuk menanyakan jadwal nantik siang
📞📞📞📞📞📞
" Hallo bintang "
" Iya buk , ada yang bisa saya bantu "
" saya mau bertanya jadwal saya nantik siang "
" Baikk buk tunggu sebentar, iaaa nantik siang ibu akan melakukan pertemuan dengan pak ARZAN RAVINDRA MALIK NARENDRA dan wakil nya tuan roman untuk membicarakan kelanjutan lokasi yang sudah si surve kemarin buk "
" Baikkk "
menutup telpon nya
" Hmmmm sudah ku duga aku akan bertemu lagi dengan pria itu. setidak nya wakil nya juga ikut jadi ia tak mungkin berlaku kurang ajar seperti semalam dan lagi pula aku juga sudah memiliki alasan untuk membuat dia tidak menggangu ku lagi " menghembuskan napas nya dengan lega, lalu kembali lagi dengan laptop dan berkas nya untuk mencek semua yang sudah di kerjaan nya, agar tidak ada kesalahan sedikit pun karna memang Aurellia selalu teliti dengan semua yang sudah ia kerjaan .
Jangan lupa klik tanda hati ya ❤, biar cerita " MRS. ARROGGAN " jadi salah satu cerita favorite para pembaca yang manisss ini ♥♥♥
Hai pembaca novel " MRS. ARROGGAN " jangan lupa vote dan disukai ya 😊
BIAR AUHTOUR LEBIH SEMANGAT ♥
Dan jangan lupa juga follow IG aku ya " Mrs. Pui " ✨
BERSAMBUNG ........ 😉