MRS.ARROGGAN

MRS.ARROGGAN
Bab 7 Penyesalaan



Bab 7 Penyesalaan


Setelah sembilan bulan kemudian lastri pun melahir kan anak pertama nya dengan ilham yang berjenis kelamin perempuan yang begitu sangat cantik yang membuat lastri begitu senang dan bahagia tapi tidak dengan ilham dia tampak begitu acuh kepada putri pertama nya itu .


" Mas anak kita cantik ya " kata lastri yang melihat putri nya sambil memeganggi wajah putri nya itu 


" Ia " jawab ilham tidak acuh 


" menurut kamu kita kasih nama apa dia mas? "tanya lastri lagi 


"Terserah kamu deh " jawab ilham lagi dengan nada pasrah


Melihat suami nya yang begitu tidak acuh kepada buah hati mereka , lastri memilih untuk tidak memilih berdebat karna ia tau sifat suami nya yang sangat pemarah .


" Baiklah biar aku saja yang memberi nama " timpah lastri memecahkan suasana hening itu .


Ilham tidak berkata sepatakata pun ia hanya menoleh sebentar lalu kembali asik memain kan hp nya 


" aku akan memberinya nama Aurellia kusuma wijaya " kata lastri yang di mana kusuma wijaya adalah nama ayah kandung nya yang di sanding kan nya di belakang nama putri nya itu 


" hmmm " jawab ilham tampa menoleh sedikit pun 


*************************************************


Setelah menjalani lika liku pernikahan nya selama 15 tahun dengan laki laki yang bernama ilham itu tidak lah mudah karna selama pernikahan lastri yang tidak pernah di nafkahi sama sekali bahkan ialah yang harus menafkahi keluarga kecil nya itu untuk kelangsungan hidup keluargannya dengan bedagang pecal, goreng gorengan dan kue kue basa , sampai si kecil Aurellia kusuma wijaya kini sudah beranjak remaja dengan rambut hitam tebal setengah bahu, kulit yang putih dan wajah yang menawan menjadi penyemangat hidup lastri selama ini karna cuma Aurellia lah yang membuat lastri kuat dengan pernikahannya dengan suami nya itu , ia tidak mau Aurellia tidak merasa kan kasih sayang ayah nya karna sebuah perpisahan pernikahan , walau pun selama ini ilham pun tidak terlalu begitu acuh dengan putri cantik nya itu tapi menurut lastri setidak nya putri nya itu merasakan memiliki keluarga yang lengkap .


" Assalamualaikum ma " sapa Aurellia memberi salam sambil mencium pucuk tangan ibu yang sudah melahirkan nya itu 


" Wallaikumsalam, sudah pulang putri cantik mama, gimana capek gak " tanya lastri sambil mengelus elus dengan lembut rambut putri nya itu 


" Ia mama, aurel laper, aurel boleh mintak satu porsi pecal pedas " timpah lastri yang terasa lapar meminta makanan kepada ibu nya itu dnegan nada yang manja 


" putri ibu lapar, oke ibu buatin pecal nya dulu ya , kamu duduk dulu " membalas putri nya itu dengan manja lalu menduduk kan putri nya itu kemudian dengan tangan cekatan nya membuat seporsi pecal yang enak untuk putri nya itu 


" ini dia, dimakan ya sayang " kata lastri sambil mengahadapkan seporsi pecal di hadapat putri nya itu 


" makasih ya ma, oia ma ayah mana belum pulang juga " tanya aurel sambil memasukan pecal itu kedalam mulut nya 


" belum sayang mungkin ayah kamu lagi sibuk " jawab lastri berbohong padahal suami nya itu pastri sedang nongkrong sambil minum minum dengan kawan kawan nya 


" Sudah lah makan makanan mu, lalu masuk kedalam istirahat lah " jawab lastri mengalih kan pembicaraan ia tidak mau putri nya itu menganggap ayah nya adalah ayah yang gagal , walau pun dimata nya ilham adalah suami yang gagal bagi nya 


" mama aku aurel tau mama pasti tidak kuat hidup dengan ayah, aurel juga tau mama menagis setiap malam karna tingkah laku ayah, aurel juga tau selama ini ayah tidsk pernah memberi mama uang " batin aurel yang melihat ibu kandung nya itu berusaha membohongi nya 


Hari yang mulai gelap membuat lastri berniat menutup warung kecil nya itu yang selama ini digunakan nya untuk mengais rupiah untuk kelangsungan hidup nya bersama keluarga kecil nya itu .


" ma udah mau tutup, aurel bantu ya " sapa aurel yang melihat ibu nya itu mau beres beres seorang diri 


" boleh, makasih ya sudah bantui mama " jawab lastri yang tersenyum kepada putri nya itu 


Setelah satu pesatu barang sudah diangkat masuk kerumah, akhirnya proses penutupan warung itu pun selesai juga membuat kedua wanita itu tadin merasa sangat capek kemudian memutuskan duduk diluar sebentar menikmati angim sambil mengobrol dengan cemilan gorengan dan kue yang tersisa dari jualan yang tadin .


" oi sayang sebentar lagi kan kamu mau masuk SMA ya " tanya lastri meleparkan senyum nya kepada putri kecil nya itu 


" ia ma, baru tadin aurel siap ujian UN terakhir jadi tinggal nunggu lulus aja " jawab aurel mengiyakan ibu nya itu karna memang tadi adalah hari terakhir UN yang ia ikuti bersama kawan sepangkat nya. 


" sekarang putri ibu sudah sangat besar ya, kamu sudah menentukan di mana kamu akan bersekolah selanjut nya sayang " tanya lastri kepada putri nya itu 


" aurel mau kesekolah negri aja ma biar biaya nya gak terlaku besar biar gak membebani mama " jawab aurel dengan nada lemas karna ia tidak mau mama nya itu terbebani dengan biaya sekolah nya , karna sudah cukup selama ini ibu nya itu bekerja keras untuk kehidupan mereka .


" kamu tidak usaha khawatir tentang biaya aurel mama masih sanggup membiayai kamu sekolah di mana pun yang kamu mau " timpah lastri 


" tidak mama, memang aurel mau masuk ke SMA negri itu , karna sahabat sahabat aurel juga melanjut kesana " jawab aurel menyakinkan ibu nya itu 


" baiklah putri ku kalau memang itu menurut mu baik untuk mu " timpah lastri yang kemudian mengekus pucuk kepala putri nya itu 


" TIDAKKKKK kamu tidak perlu melanjutkan sekolah lagi, itu tidak beguna tong nantik kamu juga akan jadi ibu rumah tangga , kamu akan ayah nikah kan dengan laki laki kaya agar hidup kamu ayah dan ibu kamu terjamin " jawab laki laki yang tiba tiba datang ditengah tengah perbincangan dua wanita itu .


Hai pembaca novel  " MRS. ARROGGAN "  jangan lupa vote dan disukai ya 😊


BIAR   AUHTOUR  LEBIH  SEMANGAT ♥


Dan jangan lupa juga follow IG aku ya " Mrs. Pui "  ✨


BERSAMBUNG ........ 😉


-------------------------------------------------------------