MRS.ARROGGAN

MRS.ARROGGAN
35. Aku menggalah demi trauma




Aku menggalah demi trauma



Hari ini indra banyak diam menghadapi aurelia tidak seperti biasanya, pria itu tak mau mengganggu istrinya itu lagi, ia tak mau trauma aurel kambuh lagi lalu menyakiti wanita itu.


" Mungkinnn karna aku terlalu memaksanya makanya traumanya itu kambuh lagi, baikk lah aku akan bersikap layaknya yang ia mau " batinnya


Aurel sudah berada dirumah, indra yang hanya diam membuat aurel heran dengan tingkah pria itu.


" Tumben sekali dia tidak seagresip biasanya " batin aurel yang melirik ke arah indra " Tapi baguslah hidupku bisa tenang "


Aurel kembali membersihkan dirinya hari ini begitu melelahkan sekeluar dari kamar mandi ia langsung merebahkan tubuhnya kekasur tidak seperti biasanya ia langsung menutup matanya, namun kali ini ia begitu heran dengan tingkah suaminya itu, ia terus memperhatikan laki laki itu yang biasanya terus menggagungunya tapi hari ini tak seperti biasanya, bahkan laki laki itu tidak bicara satu kata pun pada nyaaaa .


" Mungkin dia lagi sariawan " batib aurel yang terus melihat ke aeah indra yang sudah tertidur pulas


Paginya pasangan suami istri itu memulai rutinitas seperti biasaya mandi beres beres untuk berangkat kekantor , aurel yang mau masuk kekamar mandi melihat indra juga mau masuk kamar mandi dengan membawa handuk di bahunya.


" Haaaa pasti ia ingin menggangguku lagi, kukira Dia sudah berubahhh " batin eanita itu melihat indra melangkah ke ayahmya dengan senyum


" Jangan menggangguku kukira kau diam semalaman bahwa kau sudah sadar kau tidak pantas untuk ku " Kata aurel ketus


Indra hanya diaaam , ia lalu menggambil ponselnya yang dekat meja kamar mandi, aurel salah paham padahal indra hanya ingin mengambil hp nya bukan mau masuk ke kamar mandi mendahuluinya .


Indra berjalan tersenyum sambil menunjukkan hp nya ke arah aurel seakan memberitahu bahwa ia hanya ingin menggambil hpnya bukan ingin mengganggu gadis itu .


Aurel yang menggerti kode suaminya itu seketika tampak malu dengan mukanya yang memerah dan langsung berjalan kearah kamar mandi , sekarang gadis itu sangat malu dengan tingkahnya yang begitu pede ia menggerutu di kamar mandi karna kesalahannya sendiri .


" Kenapa pria agresip itu bisa berubah hanya dalam semalam yaa, apa aku sudah melukai hatinya, tapi tidakkkk bahkan bicaraku lebih kasar dari sebelumnya ia masih terus mengganggu kuuu, ahhhkkkk sudah lahhhhh kenapa aku memikirkan pria gila itu, bukannya bagusss sekarang hidupku sudah tenang " batin aurel yang masih penasaraan dengan tingkah pria itu


Sehariaan aurel tidak fokus dikantor ia hanya memikirkan indra suaminya itu, perubahan laki laki itu begitu nyata kepadanya, walau pun aurel wanita ARROGGAN ia masih punya hati wanita yang lembut, atau aurel mungkin sudah mulai meningmati keistimewaan yang di berikan Indra padanya selama ini makannya kini ia begitu merasa kehilangan perhatiaan dari suaminya itu.


Hari demi hari minggu demi minggu bulan demi bulan sifat indra masih sama ia tidak pernah mengganggu gadis itu namun hati dan perhatiaannya masih ia miliki untuk istrinya itu namun berikan dari kejauhan, selama ini laki laki itu selalu memperhatikan aurel dari kejauhan, menjaga ia selama ini .


" Syukurlahhh sekarang ia tidak pernah menggalami mimpi buruk itu lagi, mungkin memang aku yang memicu mimpi itu kembali, maafkan aku sayang, walau aku sangat menderita melakukan ini tapi asal kau bahagiaa aku rela bahka nyawaku pun akan ku beri asal senyummu tetap menyinari wajah mu " batin indra yang sekarang melihat istrinya itu sedang tidur pulas


✨ MALAM ESOKNYA ✨


Malam ini indra sangat khawatir karna istrinya belum juga pulang tidak seperti biasanya sedangkan hujan sangat deras diluar membuat ia semakin cemas .


Karna terlalu khawatir pria itu masuk ke mobil menerobos hujan yang begitu deras menuju kantor aurel ia takut terjadi sesuatu kepada istrinya itu, setelah sampai di kantor ia mencek seisi kantor namun tak ada satu pun, lalu ia pergi lagi mencari istrinya itu disekitar jalan namun ia melihat mobil yang tidak asing yang sangat familiar di kelilingi oleh 3 pria yang menakutkan pria itu tampak menyuruh pemilik mobil itu keluar, indra mendekati mobil itu melihat lebih dekat lagi setelah teliti memperhatikan ia keluar dengan emosi berlari menuju pemuda pemuda yang mengerikan itu.


" Apa yang ingin kalian lakukan pada istri ku kurang ajar " bentak indra yang sangat emosi dan basah kuyuk


" Wahhhh ada pahlawan nih " ketiga pemuda itu tertawa


Perkelahiaan pun terjadi antara 3 pemuda itu dan indra, seorang pemuda dari 3 orang tersebut berhasil menojok wajah indra membuat nya berdarah, kemudian indra membalas tenjuaan itu, perkalihaan yang hampir memakan setengah jam itu dimenagkan oleh indra, 3 pria itu lari tungang langang meninggalkan indra .


" Sayangggg kau tak apa apa " indra membuka jendela yang melihat aurel sudah menagiss dengan wajah tertunduk


Aurelll spontan memeluk indra dengan erattt, ketakutannya membuat indra tak berdaya.


" Tenang sayang aku disini, aku akan terus melindungi mu bahkan nyawaku taruhannya " aurel tambah memeluk indra dengan erat ia terus menagisss membuat indra juga menagiss membuat pria itu tak berdayaaa melihat gadis yang dicintainnya itu begitu ketakutaan


Indra pun menelepon orang suruhannya untuk mengambil mobil yang di bawah aurel, lalu ia menggangkat gadis itu dibawah hujan yang begitu deras membuat gadis itu terus menatap pria itu dengan wajah yang penuh amarahh , memasukkan aurel ke dalam mobil lalu melajukan mobil itu dengan begitu kencang, setiba dirumah indra kembali menggangkat tubuh gadis itu menuju kamar .


" Gantilah baju mu, aku akan keluar " kata indra yang keluar dari kamar


Aurel yang masih takut menarik tangan indra melarang pria itu keluar dari kamar .


" Jangan keluar temani aku, aku masih takut " kata aurel yang dengan suara masih menagis


indra memberhentikan langkahnya lalu duduk menunggu aurel keluar dari kamar mandi, sekalian ia juga mengganti bajunya , setelah selesai dari kamar mandi aurel membaringkan tubuhnya dengan indra yang duduk di sampingnya.


" Tidurlah aku akan menemanimu " kata indra


aurel menutup matanya kini ketakutan telah hilang di wajah gadis itu .


" Maafkan aku sayang , aku gagal menjaga mu " batin indra yang menggusap air matanya, ia begitu sedih melihat trauma gadis itu yang kembali malam ini .


Jangan lupa klik tanda hati ya ❤, biar cerita " MRS. ARROGGAN " jadi salah satu cerita favorite para pembaca yang manisss ini ♥♥♥


Hai pembaca novel " MRS. ARROGGAN " jangan lupa vote dan disukai ya 😊


BIAR AUHTOUR LEBIH SEMANGAT ♥


BERSAMBUNG ........ 😉