MRS.ARROGGAN

MRS.ARROGGAN
Bab 18 Kehidupan yang mulai membaik



Bab 18 Kehidupan yang mulai membaik


Dua bulan berlalu semenjak kabar kematian ilham, kini Aurellia kusuma wijaya sudah mulai bersekolah di SMP negri di desa tempat mereka sekarang menetap, sedangkan lastri sibuk dengan berjualan pecal untuk menambah nambah penghasilan kebutuhan mereka sehari hari, karna untuk biaya sekolah Aurellia sudah di bayar oleh bapak hendro dan buk susan yang baik hati .


" Assalamualaikum bu, Aurellia pulang " mengucapkan salam dan langsung mencium tangan mama nya itu


" Udah pulang sayang, makan dulu atau mau ganti baju dulu? " tanya nya kepada putri semata wayang nya itu


" Aurel mau ganti baju dulu maa, baru aurel makan " jawab nya yanng terlihat gerah dengan seragam nya yang penuh keringat karna aurel pergi dan pulang sekolah dengan berjalan kaki


" Yaudahh sana , mama siapin pecal ya untuk makan siang kamu " langsung mengambil piring dan menyiapkan makanan untuk putri nya itu


" Oke maaa, yang pedas yaaaa " berlari menuju kamar untuk mengganti seragam sekolah nya


Seperti itu lah sekarang kehidupan yang di jalani lastri dan Aurellia walau hidup dengan ke sederhanaan tapi mereka merasa bahagia dan tenang dengan kehidupan mereka sekarang, walau jauh dari hingar binggar kota tapi Aurellia bersyukur bisa selalu bersama wanita yang telah melahir kan nya itu .


Waktu terus berjalan begitu cepat membuat aurelia tumbuh menjadi gadis remaja yang begitu sangat cantik, kini ia sudah duduk di bangku SMA kelas tiga , ia menjadi gadis kembang desa di kampung tersebut karna kecantikan nya yang begitu menawan dan kulit yang bersih seperti susu yang membuat siapa pun melihat nya pasti terpukau oleh kecantikan nya .


Bulan terus berjalan , minggu terus berganti , hari terus mengubah nasib setiap manusia yang hidup di bumi ini, tidak lain hal nya dengan Aurellia , kini aurellia sudah tamat dari Sekolah menegah atas (SMA) dan akan melanjut ke universitas yang ada di kota seperti apa yang ia cita cita kan, Aurellia ingin menjadi orang yang sukses dan kaya agar ia bisa membahagiakan wanita yang mempertarukan nyawanya selama ini untuk ke bahagian nya yaitu mama nya lastri, ia tak mau lagi tinggal di desa yang telah membesar kan nya itu, ia mau pergi ke kota membawa mama nya itu untuk melanjut ka sekolah nya setinggi langit .


" Ma aurel sekarang sudah tamat dari SMA, aurel ingin melanjut kan kuliah aurel di kota, aurel mau masuk universitas di kota ma " kata nya memberi tahu kan ke inginan nya kepada mama nya itu


" Tapi sayang ibu tidak memiliki uang untuk biaya kuliah mu " timpah lastri


" mama tak perlu khawatir, aurel bisa bekerja sambil kuliah, asal kan mama bersama aurel itu sudah cukup, aurel tidak mau lagi merepot kan keluarga pak hendro dan bu susan ma, aurel mau hidup mandiri dan membiayai sendiri kuliah dan kehidupan aurel bersama mama " kata aurel yang meyakin kan mama nya itu


" Sayangg, sekarang kamu sudah dewasa saya, mama bangga sama kamu , baiklah besok kita akan pindah ke kota dan memulai hidup baru kita lagi di sana, mama juga bisa bantu bantu biaya kuliah kamu dengan jualan pecal dan kue kue " memeluk putri nya itu yabg sekarang sudah berpikiran sangat dewasa itu


" Tapi .... Bagaimana kita memberi tahu pak hendro bahwa kita akan pergi meninggal kan rumah ini, sedangkan sudah hampir selama setahun ini pak hendro dan bu susan sudah tidak perna berkunjung lagi ke rumah ini " timpah lastri yang binggung tidak mungkin ia meninggal kan rumah ini tampa memberi tahu pria yang baik itu yang selama ini telah menolong mereka .


" ia ya ma, bagaimana kalau kita meletakkan sepucuk surat yang berisi ucapan terimakasih dan pamit pergi dengan alasan aurel mau melanjut kan kuliah aurel di kota, dengan menulis kan nomor telepon mama, supaya nanti ketika pak hendro melihat surat itu, ia bisa menghubungi kita, aurel yakin pak hendro pasti mengerti dengan keadaan kita, dan nanti setelah aurel menjadi orang yang sukses, aurel bisa membalas kebaikan yang selama ini telah di berikan keluarga pak hendro ke pada kita " memberikan ide yang masuk akal kepada mama nya itu


" Baik lah saya, sekarang kemasi semua pakaian mu, biar ibu yang akan menulis surat untuk pak hendro dan keluarga nya, setelah selesai ibu akan mengemasi barang itu, agar besok pagi kita tidak terlambat ke terminal untuk menaiki buss arah kota " kata bu lastri menyuruh putri nya itu menyiap kan segala perlengkapan nya


" Baikk maaaa " aurel langsung berlari menuju kamar untuk ber kemas kemas


Lastri pun memulai menulis surat untuk keluarga pak hendro membuat ia teringat dengan surat terakhir nya untuk kedua orang tua nya pak kusuma dan bu lidya .


" Maaa, paaaa bagaiman kabar kalian sekarang lastri rindu ingin memeluk kalian " batin nya dan seketika menetes kan air dari bola mata nya


Jangan lupa klik tanda hati ya ❤, biar cerita " MRS. ARROGAN " jadi salah satu cerita favorite para pembaca yang manisss ini ♥♥♥


Hai pembaca novel " MRS. ARROGGAN " jangan lupa vote dan disukai ya 😊


BIAR AUHTOUR LEBIH SEMANGAT ♥


Dan jangan lupa juga follow IG aku ya " Mrs. Pui " ✨


BERSAMBUNG ........ 😉


-------------------------------------------------------------