MRS.ARROGGAN

MRS.ARROGGAN
38. Kekurangganmu membuatku semakin mencintaimu




Kekurangganmu membuatku semakin mencintaimu



Indra sudah menunggu diluar dengan sambil mondar mandir menunggu hasil pemeriksaan dari dokter .


" Mama dan papa " batin indra yang menggigat ibu mertua dan papa kandungnya itu


" Halooo maaa "


" Ia indra, ada apa telpon mama? " terdengar suara lastri


" aurel ma aurel... " pria itu terdengar menagis


" Kenapa aurelll ndra?? " lastri yang tampak cemas


" Aurel kecelakaan maaa, indra sekarang di rumah sakit " kata nya masih terus menangis


" Apaaa!!!! Mama segera kesitu kamu serlok ya " lastri langsung mematikan hp


Setelah beberapa saat lastri sampai kerumah sakit bersamaan dengan pak rusli mertua aurel .


" Bagaimana keadaan aurelll? " langsung menanyakan indra


Pria itu belum sampai menjawab dokter sudah keluar dari ruangan .


" Bagaimana dokter keadaan putri saya? " tanya lastri cemas


" Maaff bukkk... ibu aurel mengalami benturan yang cukup keras di bagian perutnya menggakibatkan rahim ibu aurel terkena dampak nya, jadi kemungkinan hanya 30 persen yang kita harapkan ibu aurel bisa menjadi seorang ibu " jelas dokter


" Maksudnya dokk? " tanya indraaa


" Yaaa hanya 30 persen yang bisa dimiliki ibu aurel untuk hamil " jelas dokter


Indra yang mendengarnya langsung terduduk kaget membuat hatinya semakin sakit, sementara lastri menagiss terisak isak tak percaya ini akan terjadi pada putrinya yang malang itu .


" Baikk saya permisi dulu " dokter pamit meninggalkan mereka


Suasana didalam ruangan aurel terlihat begitu haru lastri yang masih menangis melihat putrinya terbaring dengan begitu banyak alat yang menancap ditubuh aurel membuat ia tak berdaya .


" Putri ku yang malang " lastri mengusap rambut putri nya itu


" Paaa, maaaaa "


Seketika kedua orang tua itu melihat indra dengan keheninggan.


" Tolongggg jangan katakan ini pada aurell, jangan beritahu dia tentang apa yang tadin di katakan dokter, jadilah ini rahasia untuknyaaa " pinta indra


" nak indraaa " lastri menggangguk membuat air matanya pecah memeluk wanita yang terbaring itu


" Indraaa jagalah terus menantuku, aku tidak peduli tentang kekurangannya dia tetap putri dan menantu kesayangan ku " pak rusli memegang bahu putranya itu


Kini nenek dan kakek yang datang menjengguk aurel membuat semua diruangan yang awal nya menagis kemudian menghapus air mata mereka memberi senyum kepada orang tua itu, mereka tak mau kakek nenek cemas sehingga membuat orang tua rentah itu ikut sakit .


" Bagaimana keadaan cucu ku lastri " tanya kakek


" Aurell baik baik saja kek, cuma butuh dirawat saja " indra yang langsung membantu kakek nenek duduk di sopa


" Syukurlahhh " nenek tersenyum kearah indra


Matahari sudah terbit hanya indra yang ada diruangan itu menjaga istrinya itu semalaman .


" Aku dimana? " tanya aurel yang mulai sadar


Pergerakan aurel membanggunkan indra dari tidurnya .


" Sayang kamu sudah banggun " indra yang mulai bangun


Aurel menggangguk " aku dimana? " tanyanya lagi


" Kamu dirumah sakit sayang, kamu mau makan, atau mau minum " indra menawarkan makanan yang sudah ada di atas meja


" Indraaa maaf kan aku, aku... Akuuu mencintaimu " aurel berusaha memeluk suaminya itu


" Kau tak salah sayangg, aku juga mencintaimu " membalas pelukan istrinya itu dengan air mata yang sudah tumpah


" Akuuuu juga sangat sangat sangat mencintaimu " pria itu tambah mempererat pelukannya membuat air matanya tidak terbendung lagi, semakin ia merasa bersalah dengan dirinya sendiri


" Sayang kenapa kau menagis, aku kan baik baik saja " aurel merasakan air mengenai bajunya


" Tidakkkk ini hanya air mata bahagiaaa " indra mulai menghapus air matanya


" Dasar cenggeng, jangan menagis lagi sekarang aku sudah menjadi milikmu " mengghapus air mata suaminya itu dengan lembut


Indra tersenyum kearah gadis itu lalu mengecup keningnya.


" Hari ini kita akan membuka lembaran baru, aku akan hidup bersamamu selamanya, menjadi ibu dari anak anak mu " mencium bibir suaminya itu


Indra tersenyum membalas ciuman istrinya itu.


" Akuuu ingin anak pertama kita perempuan biar nantik aku punya temen karna dirumah cuma aku perempuan , kalau kamu yank mau anak perempuan atau laki laki? " melepas ciumannya itu lalu tersenyum kearah suamjnya itu


Indra yang mendengar pertanyaan aurel itu seketika kembali mengeluarkan air matanya ia tak sanggup lagi membendung nya.


" Kenapa kau menagis lagiii, apa ada yang salah dengan pertanyaan ku " aurel heran kembali mengusap air mata suaminya itu


" Tidakkk kau tidakk salah sayang, apapun jenis kelamin anak kita nantik yang terpenting aku akan terus bersamamu sepanjang hidupku " indra kembali memeluk aurel


" Aku juga ingin hidup bersamamu selamanya " aurel yang merasakan kehanggatan dipelukan pria itu


Akhirnya setelah 2 minggu dirawat aurel pun di perbolekan pulang kerumah, indra menyelesaikan semuanya agar istrinya itu bisa pulang hari ini, setelah selesai indra membawa istrinya itu dengan mengendong aurel dari ruangannya keparkiran mobil membuat gadis itu malu dilihat orang orang yang ada dirumah sakit itu.


" Sayang turunkan aku, aku bisa jalan sendiri " renggek aurel


" Tidak aku mau menggendong mu " indra terus melanjutkan langkah kakinya


" Aku malu dilihatin orang " masih terus merengek pelan


" Kenapa harus malu aku ini suamimu sayang dan kau istriku jadi gak usah malu "


" Iaaaa tapppiiiii... "


" Ussssstttttttt Biarkan saja aku mau bermesraan dengan mu kawanmu di mana pun " indra memotong pembicaraan istrinya itu


" Hmmmm terserahhh, apa aku tidak berat? " tanya gadis itu sambil melap keringat Indra disepanjang jalan


" Tidakkkk.... yang berat itu cintaku padamu " memainkan matanya


" Ihhhhh lebayyyyyy " aurel tersenyum


" Kita sudah sampai tuan putri, masuklahhh dan pasang sitbelnyaa " indra menasangkan tali keamanan ke aurel


lalu indra masuk kemobil, ia heran melihat tingkah aurel yang kelihatan panik dan ketakutan.


" Kenapa sayang " tanya indra cemas


" Akuuu takuttttt " aurel menutup wajahnya dengan tangannya


" Takuttttt...!!!! tidak ada siapa siapa disini sayang , aku akan bersamamu dan melindungimu " memeluk aurel mencoba menenangkannya


" Akku.. akuuu takut, aku ingat kejadian malam itu " aurel menagis mengginggat kecelakaan yang ia alami


" Tenang sayang, tutup matamu taikkk napas lalu buang, tarik lagi lalu buang " aurel menggikuti perintah indra " lalu tutup mata bayangkanlah sesuatu yang membuatmu bahagia sayang, sudah!!! " tanya indra


" Sudah!! aku membayangkan, aku kau dan anak anak kita " jawabnya


" Aku akan berusaha mengabulkan keinginanmu itu sayang " batin indra yang merasa lemah kalau gadis itu membicarakannya


" Sekarang buka matamu sayang lihatlahhh semua akan baik baik saja " lanjutnya mencium kening aurel


" Aku akan baik baik saja karna aku bersamamu " aurel tersenyum melihat suaminya itu


Jangan lupa klik tanda hati ya ❤, biar cerita " MRS. ARROGGAN " jadi salah satu cerita favorite para pembaca yang manisss ini ♥♥♥


Hai pembaca novel " MRS. ARROGGAN " jangan lupa vote dan disukai ya 😊


BIAR AUHTOUR LEBIH SEMANGAT ♥


BERSAMBUNG ........ 😉