MRS.ARROGGAN

MRS.ARROGGAN
Bab 19 Menjadi CEO Arroggan



Bab 19 Menjadi CEO Arroggan


Tujuh tahun berlalu setelah Aurellia kusuma wijaya meninggal desa yang sudah membesar kan nya, kini Aurellia sudah menjadi wanita karir yang sukses , sekarang Aurellia sudah bisa membangun sebuah perusahaan yang cukup besar dari kerja keras nya dan dendam yang di miliki nya yang membuat ia terobsesi menjadi seseorang yang mempunyai segalanya, sekarang obsesi yang terpendam selama bertahun tahun itu sudah menjadi kenyataan , kini Aurellia sudah menjadi seorang CEO yang tidak di ragu kan lagi kemampuan nya di dunia bisnisss, ia di kenal sebagai CEO wanita yang ARROGGAN di kantor nya, semua karyawan yang sudah mengenal nya pasti sangat tidak asing dengan sikap nya yang begitu dinggin kepada siapa pun, Aurellia sangat prosfesional dalam bekerja, ia tidak pernah melakukan kesalahan dalam pekerjaan nya , maka dari itu ia akan murka atau marah besar ketika melihat karyawan nya melakukan kesalahan sedikit pun dalam bekerja, ia pun tidak lupa membuat peraturaan yang sangat ketat di perusahaan nya itu untuk semua karyawan, maka dari itu perusahaan yang sekarang di bawah naungan nya itu menjadi salah satu perusahaan sukses karna kedisiplinan yang sudah ia tanam sejak dulu di perusahaan nya itu .


\*\*\*\*\*\*\*\*


Sedangkan ARZAN RAVINDRA MALIK NARENDRA setelah lulus bersekolah ke jerman ia akhirnya pulang untuk meneruskan perusahaan pak HENDRO NARENDRA menjadi seorang CEO mengganti kan ayah nya , INDRA yang kini sudah dewasa terlihat begitu tampan , gagah , menawan dan terlihat begitu berwibawa , walau pun menjadi seorang CEO perusahaan terbesar di kota ini membuat sifat indra tidak seperti CEO pada umumnya yang begitu kejam dan sombong yang membeda beda kan kasta , sifat indra bahkan berbanding terbalik seperti CEO pada umumnya, indra sangat di idolakan setiap karyawan nya karna memiliki sifat yang rendah hati dan suka bercanda pada setiap karyawan nya , sebutan yang tepat untuk CEO ini adalah Friendly , ya CEO yang Friendly . Sedangkan CLARISA PUTRI NARENDRA sekarang sudah memiliki butik terkenal di kota ini, butik nya sangat terkenal karna merupakan langganan para seleberitis , Clarisa sangat pandai dalam mendesain karya baju yang indah maka tidak salah bukti milik nya merupakan bukti nya sangat terkenal di kalangan para selebritis dan pengusahaa besar, dan PAK HENDRO NARENDRA sekarang sudah mulai tua dan sakit sakitaan karna semenjak kepergian bu SUSANTRI NARENDRA delapan tahun yang lalu membuat semangat laki laki itu untuk hidup kini sudah tidak ada lagi karna wanita yang sangat di cintai nya itu kini tidak ada di dunia ini lagi, itu lah alasan kenapa pak hendro dan buk susan tidak mengunjungi lastri dan Aurellia di desa karna pak hendro sibuk mengurus bu susan yang sakit sedangkan indra dan Clarisa sibuk dengan sekolah nya masing masing di luar negri . Tapi ketika enam tahun yang lalu pak hendro sempat berkunjung ke desa untuk menemui kedua wanita itu, tapi ia sangat terkejut melihat rumah yang penuh debu dan tidak terawat ia cuma menemui sebuah surat dan nomor hp yang sampai sekarang belum pernah ia hubungi karna ia mengerti dengan alasan mereka pergi karna inggin mengejar cita cita Aurellia yang begitu besar, ia tidak mau nantik ketika dia menghubugi lastri ia akan menganggu tujuan mereka untuk pindah ke kota .


" Paaa " sapa clarisa yang baru pulang dari butik


" sayanggg gimana lancar " membalas sapaan putri nya itu


" Alhamdulilah lancar paaa, papa udah makan?, udah minum obat ? " tanya nya seperti detektif ke pada papa nya itu


" Udah bu dokter , tadin mbak udah kasih papa makan trus minum obat deh " jawab pak hendro agar putri nya itu tidak khawatir


" Papa harus jaga kesehatan ya... , karna sekarang clarisa cuma punya papa dan kak indra , clarisa gak mau terjadi apa sama papa dan kak indra " kata nya langsung memeluk papa nya itu


" ia sayang " timpah nya membalas pelukan putri nya itu


" oiaaa kak indra udah pulang pa? " menayakan kakak nya itu


" Belummm, kayak nya bentar lagi? Jawab nya


Dan benar saja selang lima menit di ceritakan kini Indra sudah berada di depan papa dan adik perempuan nya itu.


" Haiiii gadisss manjaaaa " mencubit hidung adik nya itu


" Ihhh kak indraaaa, sakit tauuu " sambil memeganggi hidung nya yang merah


" Indraaa jangan jahill kenapa si " tegur papa


" Heheheee maaff paaa habiss nya kamu lucu siii " yang langsung tertawa


" kak indra sifat jahil nya gak pernah berubah " memukul kak nya itu " Blekkkkkk" lari sambil menjulur kan lidah nya


" Awasss ya nantik kakak balas kamu " teriak indra kepada clarisa


" Udah... Udah ahhkkkk, papa mau ngomong sama kamu ndaraaaa " kata papa dengan muka seriuss


" mau ngomong apa pa kok serius amatt sihh " jawab nya dengan bercanda


" Indraaa papa seriussss, dengarin papa dulu " timpah pak hendro


" Ia iaaa, kenapa papa ku sayang " jawab nya yang kembali serius


" tante lastri dan Aurellia yang tinggal di rumah nenek? " mulai menginggat mginggat " Ohhhh iaaa indra ingatt, kenapa pa? Balik bertanya kepada papa nya itu


" Dulu almarhuma mama kamu sangat menyukai Aurellia, ia sudah mengganggap Aurellia seperti anak nya sendiri, mama kamu dulu punya cita cita ketika kamu sudah besar, dia ingin menikah kan kamu dengan Aurellia agar hidup Aurellia bisa bahagia , tapi kini Aurellia dan tante lastri sudah tidak tinggal lagi di rumah nenek, mereka sekarang sudah berada di kota ini tapi papa tidak tau dimana, tapi papa dengar - dengar sekarang Aurellia sudah menjadi CEO di perusahaan yang cukup sukses tapi papa tidak tau apa nama perusahaan yang sekarang tempat Aurellia bekerja itu, sekarang tugas kamu tolong cari di mana keberadaan Aurellia dan tante lastri , papa cuma punya ini ambil lah " memberikan selembar kertas yang berisi nomor hp


" Nomor hp?!! Ini nomor hp siapa pa?" tanya nya yang heran


" ini nomor Hp tante lastri cari lah mereka dengan nomor ini , papa hanya ingin mewujud kan impian terakhir mama mu , menikah kan mu dengan Aurellia? " kata pak hendro


" haaaa menikahhh??!!!!! " jawab nya kaget


" Iaaaaa kamu harus mau ya menikah dengan Aurellia, ini adalah impian terakhir ibu mu, kamu harus mewujudkan nya sayang " mohon pak hendro kepada putra nya itu


" Hmmmmmm indra gak janji pa, karna kalau wanita yang bernama Aurellia ini tidak cantik indra tidak akan menikahi nya tapi kalau ia cantik maka indra akan menikahi nya sekarang juga hahahaaaaaaa " canda nya kepada papa nya itu


" Dasar anak nakal " menjewer teliga indra


" Ampun paaaa, ia.. Iaaaa indra akan cari gadis yang bernama Aurellia ini, dan akan indra bawa dan langsung indra nikahiii hehehe " kata nya yang masih menggoda papa nya itu


" Anak nakal " tambah memperkencang jeweraan nya


" Ampun paaaa, lepasin sakittt " mencoba melepas kan jeweran papa nya itu


" udah sana pergi ke kamar kamu, udah malam banget nih, besok kan kamu harus kerja, dan jangan lupa untuk mencari orang yang telah papa suruh " melepaskan tangan nya dari teliga putra nya itu


" oke, tapi indra bantu papa dulu ke kamar untuk istirahat, ayo " memegang ke dua bahu pak hendro kemudian memapanya masuk ke dalam kamar


Setelah keluar dari kamar papa nya, indra pun masuk ke kamar nya untuk membersih kan diri, setelah selesai membersih kan diri memakai baju tidur, indra pun membaring kan tubuh nya di kasur, mengambil selembar kertas yang tadin di berikan papa nya ke pada nya.


" Jadi sekarang kau sudah menjadi seorang CEO Aurellia , wanita yang dulu masih lugu yang membantu ku ketika aku jatuh, aku akan mencari mu dan, menjadi kan mu sebagai istri ku, ternyata pilihan ibu ku sama seperti pilihan ku, aku akan menemukan muu Aurellia ku " gumang indra dengan tersenyum senyum sendiri seperti orang yang sedang jatuh cinta " Aurellia " teriak nya sambil menari selimut dan mematikan lampu kamar nya .


Jangan lupa klik tanda hati ya ❤, biar cerita " MRS. ARROGAN " jadi salah satu cerita favorite para pembaca yang manisss ini ♥♥♥


Hai pembaca novel " MRS. ARROGGAN " jangan lupa vote dan disukai ya 😊


BIAR AUHTOUR LEBIH SEMANGAT ♥


Dan jangan lupa juga follow IG aku ya " Mrs. Pui " ✨


BERSAMBUNG ........ 😉


-------------------------------------------------------------