
Bab 26. Memberi tahu keputusaan Aurellia
Bu lastri pun sudah siap siap untuk pergi ke rumah tuan hendro untuk menyampaikan kabar bahagia ini, menaiki mobil nya dengan sopir pribadi nya menuju rumah pak hendro, setelah perjalanan yang lumayan lama karna terlalu macet akhir nya lastri tiba juga di rumah lelaki yang sudah menolong hidup nya dan hidup anank nya itu.
Tokkkk......
Tokkkk.....
Seorang wanita yang merupakan Art di sana membuka pintu.
" Silah kan masuk nyonya " kata art itu dengan lembut dan ramah
" Terimakasih " lastri pun masuk ke ruang tamu yang sudah di persilahkan oleh wanita itu
" Tunggu sebentar nyonya saya panggil tuan hendro dulu " kata nya dengan sopan
" Baikkk " lastri tersenyum ramah
Setelah menunggu akhir nya tuan hendro pun tiba yang sudah tersenyum ke arah lastri.
" Lastriii " kata pak hendro yang langsung duduk
" Iaaaa tuan " timpah lastri
" Ada apaa ? kenapa kau datang tidak menggabari aku " seru pak hendro sambil tersenyum
" Maaf tuan soal nya saya terlalu semangat sampai saya lupa mengabari tuan " balas lastri
" Taakk apa lastri, oiaa apa yang membuatmu semangat sampai kau lupa mengabari ku " twrsenyum ke arah lastri
" Sebenarnya saya mau menyampaikan bahwasa nya Aurellia putri saya sudah menyetujuhi perjodohan nya dengan indra putra anda tuan " kata lastri begitu bersemangat
" Apaaa!!!! Ini kabar sangat membahagia kan lastriii, aku jadi legaa mendegar nya, terimakasih lastri kau sudah mau menikah kan putra ku dengan putri mu " timpah pak hendro yang begitu bahagia mendengar kabar itu
" Saya yang harus nya berterimah kasih pada tuan dan keluar sudah mau menjadikan putri saya sebagai menantu di rumah anda tuan " balas lastri
" Sudah lah lastrii , Aurellia sangat pantas menjadi putri di rumah ku ini, dia adalah wanita yang baik dan pantang menyerah aku bangga pada nya " puji pak hendro kepada calon menantu nya itu
" Terimakasih tuan " tersenyum kepada pria yang akan menjadi mertua putri nya itu
" Baikkk lah kitaa akan membicarakan persiapan pernikahan sekarang hahhaaaa, dan nantik kalau indra mengetahui kabar ini dia pasti sangat senang " kata pak hendro
" Tentu tuannn " jawab lastriii
Sementara indra dan Aurellia kini sudah tiba di lokasi penyurpean yang mereka tujuh , indra pun keluar dari mobil kemudian membuka kan pintu Aurellia dengan senyum manis nya.
" Silahkan nyonya Aurellia " memebuka pintu mobil tersebut dengan sangat lembut membuat Aurellia semakin muak melihat pria yang sekarang sudah menjadi rekan kerja nya itu
" melihat kau seperti itu membuat ku semakin mencintai mu dan kau terlihat sangat imut ibu CEO harimau liar ku " batin indra yang senyum senyum sendiri melihat wajah Aurellia
" Baik lah mari ibu Aurellia kita langsung lihat lihat lokasi nya " ajak indra yang langsung mengenggam tangan Aurellia
" Tolong tuan indra bersikap lah seperti layak nya rekan kerja, lepas kan tangan saya, jangan membuat saya semakin menilai anda menjijik kan " kata Aurellia menatap indar dengan mata garang nya
" Ibu Aurellia yang terhormat, ini merupakan salah satu kewajibaan saya sebagai rekan kerjaan anda, karna jika nanti kita melihat lihat di lokasi yang sebesar ini lalu anda hilang kan saya juga yang repot " alasan indra yang tak masuk akan
" Tuann indra lepas kan tanggan ....
Namun sebelum Aurellia menyelesaikan perkataan nya indra sudah membawa Aurellia membuat gadis itu semakin emosi namun ia tahan karna seorang Aurellia sangat prosfesional dalam bekerjaan nya.
" Dasar pria menjijikkan " batin Aurellia yang terus mengikut indra dengan terpaksa
Setelah puas melihat semua lokasi itu yang sangat begitu strategis menurut kedua ceo itu , akhir nya mereka memutuskan untuk pulang karna mereka sudah cukup lelah melihat lokasi itu sampai memakan waktu tiga jam yang lumayan sangat lama, namun ketika ingin pulang bukan indra nama nya kalau tidak mengganggu calon istri nya itu .
" Aduhhh aku sangat lapar " indra memegang perut nya
Aurellia yang melihat nya hanya diam tidak merespon apa pun karna sekarang ia begitu sangat ingin terlepas dari laki laki gila ini.
" Baikk lah tuan indra saya mau pulang dan biar kan saya pulang dengan tenang karna saya ingin naik taksi, saya tidak ingin merepot kan anda " kata Aurellia yang begitu dingin lalu berjalan meninggal kan indra
Namun indra dengan cepat memegang tangan Aurellia membuat wanita itu lagi lagi menahan emosi nya.
" Mari kita makan dulu nyoya Aurellia pasti anda sangat lapar bukan karna saya sangat lapar dan kali ini saya yang akan mentraktir anda " ajak indra
" Mohon maaf tuan saya tidak lapar dan saya tidak tertarik makan bersama anda, satu lagi saya punya uang sendiri untuk membeli makanan untuk diri saya sendiri, saya hanya ingin tolong jangan mengganggu saya dengan sikap anda yang menjijikkan ini " akhir nya Aurellia mengeluarkan kata kata pedas nya yang sudah ia pendam sejak tadin.
Namun indra tak perduli dengan kata kata yang telah di keluarkan Aurellia dari mulut nya, ia bahkan maklum dengan itu pasti semua wanita akan berkata seperti itu ketika berhadapan dengan pria yang kurang ajar, namun indra melakukan ini karna Aurellia adalah calon istri nya, ia hanya ingin menjahili gadis yang ia cintai itu, karna memang seperti itu lah indra ia laki laki yang ceria dan ramah mungkin menurut nya ini lah cara yang tempat untuk menunjukkan rasa cinta nya kepada Aurellia, walau pun membuat Aurellia sedikit muak dengan tingkah nya, namun ia melakukan ini karna ingin menjaga dan ingin selalu bersama gadis nya itu.
" Sudah lah nyonya Aurellia anda pasti lapar juga kan dan anda hanya malu tenang saja saya tidak akan menggangu anda kita hanya makan , saya janji " kata indraa lagi
" Tidakkkkkkk saya bilang tidakkkkk ya tidak tuann indra " balas Aurellia
Jangan lupa klik tanda hati ya ❤, biar cerita " MRS. ARROGGAN " jadi salah satu cerita favorite para pembaca yang manisss ini ♥♥♥
Hai pembaca novel " MRS. ARROGGAN " jangan lupa vote dan disukai ya 😊
BIAR AUHTOUR LEBIH SEMANGAT ♥
Dan jangan lupa juga follow IG aku ya " Mrs. Pui " ✨
BERSAMBUNG ........ 😉
-------------------------------------------------------------