MRS.ARROGGAN

MRS.ARROGGAN
Bab 20 Pertemuan AURELLIA KUSUMA WIJAYA dan ARZAN RAVINDRA MALIK NARENDRA



Bab 20 Pertemuan AURELLIA KUSUMA WIJAYA dan ARZAN RAVINDRA MALIK NARENDRA


Pagi ini Aurellia sudah terlihat begitu cantik dan rapi dengan stelan kantor nya yang fashionnabel membuat aura nya elegan nya semakin terpancar.


" pagi ma " mencium kening mama nya itu kemudian duduk di kursi meja makan untuk menikmati sarapan pagi nya


" Pagi sayang, wahhh anak mama udah keliatan rapi dan cantik aja " kata lastri yang melihat putri nya itu


" Ia dongg aurel mau berangkat ke kantorr " melempar kan senyum sambil mengunyah roti yang sudah ada di mulut nya


" makan yang banyak yaa " memberikan satu lembar roti yang di olesi dengan slei coklat kepiring Aurellia


" udah maaa, aurel udah kenyang, aurel berangkat dulu ya, daaa maaaa " mencium tangan dan kening mama nya lalu pergi terburu buru meninggal kan mama nya itu


" Ehhhhh hati hati ya sayanggg, astaga aurel kebiasaan deh " teriak nya melihat tingkah putri nya itu yang seperti bocah


Aurel pun berangkat dengan mobil nya menuju kantor seperti biasa tepat waktu, walau pun ia yang memiliki perusahaan itu tapi aurel tidak mau seenak nya datang terlambat karna ia yang membuat peraturan jadi ia yang akan memberi contoh yang baik, maka nya Aurellia bukan hanya di takuti tapi juga di segani, ia memang CEO ARROGGAN tapi ia selalu konsisten dengan semua apa yang ia kata kan . Mobil nya kini sudah berhenti di parkiran kantor yang selama ini ia banggun dari hasil kerja keras nya sendiri, aurel pun turun dengan langkah kaki yang tegap dan wajah yang dinggi seperti biasannya beda dengan ketika ia dirumah, semua orang yang melihat nya berjalan masuk kedalam kantor memberi hormat dengan menundukkan dan mengucapkan selamat pagi .


Tokkkk... Tokkkkkk... Tokkkk


Suara pintu ruangan CEO terdengar di ketok seseorang


" Masukk " teriak Aurellia yang masih teruss sibuk dengan laptop yang ada di depan nya


" Saya bu.. Ibu memanggil saya? " kata sekretaris nya yang bernama bintang


" Ia bintang saya memangil kamu, tolong beritahu hari ini saya akan rapat jam berapa dan dengan perusahaan siapa saja? " tanya nya tapi masih tetap sibuk mengotak ngatik laptop yang ada di depan nya


" ibu cuma memiliki satu jadwal rapat hari ini jam satu siang dengan perusahaan pak ARZAN RAVINDRA MALIK NARENDRA " jawab nya


" baik lah, beres kan semua berkas yang di perlu kan dan taruh semua nya di meja saya sekarang juga " perintah nya


" baik bu " menggangguk dan langsung pergi meninggal kan bos nya itu dengan segudang pekerjaan nya


\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*


Sedangkan tuan ARZAN RAVINDRA MALIK NARENDRA sedang bersiap siap mempersiap kan diri nya untuk bertemu calon istri yang sejak kecil sudah ada di dalam hati nya, ya indra jatuh cinta pada Aurellia kecil ketika aurel menolong indra saat ia terjatuh waktu itu padahal sikap indra kepada nya pada saat itu tidak begitu bersahabat , indra terus beggong memikir kan masa kecil nya bersama Aurellia gadis yang tidak sengaja telah di tolong ayah nya itu .


" Tokkk.. Tokkkk Draaaa guee masuk ya " tidak ada sahutan " Alahhh masuk aja kale ya guee kan udah bisa keluar masuk dari ruangan ni bocah " kata sosok pria yang berada di balik pintu ruangan indra


" tuhhhh kannnn nihhh anak kebiasaan benggongggg melulu, gueee jailin lo, 1,2,3, Dorrrrrrrrrrrr "


" astaggggaaaaaa " indra yang terlihat sangat kaget sampe berdiri dari kursi nya " bangsattt looo mannnnn, kagettt gueeeee lo bisa gak kalau masuk itu ketok pintu kek kebiasaan lo ya " maki indra kepada wakil nya itu


" maaf bosss hahahaa " meletakan tangan nya kekening seolah olah memberi hormat dengan tertawa " looo budek apaaa !!! gue udah dari tadi ketok ketokk pintu lohh gak nyahuttt, ya gueee masuk lah eeeee gueee lihat lo benggonggg yaudah deh sifat jahil gue keluar hahahaa, sekali sekali boleh napa jahilin boss sendiri " kata roman yang masih tertawa


" Sialllll looooo, ngapain loo kesini, ganggu guee aja " tanya nya sedikit kesal


" gueee udah atur pertemuan kerja dengan wanita yang kemarin lo nyuruh gueee selidiki tentang wanita itu, jadi sesuai yang lo minta kita akan menjalin hubungan kerja dengan perusahaan nya jadi nanti jam satu siang kita ada rapat dengan wanita itu ibu AURELLIA KUSUMA WIJAYA, guee heran sama lo kenapa tiba tiba mau bekerja sama dengan perusahaan itu? Tanya nya yang merasa heran


" gak usah banyak heran lo, ikutin aja napa kata boss lo ini " timpah nya


" Ya ella ia bossss, sensi amat si " jawab nya


Roman memang merupakan bawahan indra tapi sekaligus sahabat nya, maka nya roman bisa seberani itu kepada atasan nya itu, roman merupakan wakil CEO diperusahaan itu apabila indra berhalanagan maka roman lah yang akan bertanggung jawab atas perusahaan itu, roman juga tak kalah tampan dengan indra, badan nya yang sickpack dan terlihat gagah membuat ia menjadi rebutan para gadis di luar sana, namun walau pun telihat tampan dan gagah, roman juga memiliki sifat jahil seperti yang di miliki indra dan mereka juga memiliki kesamaan yang bisa di bilang sangat receh dan ramah pada siapa pun .


" Ehhhh udah jam makan siang nihh yokkk keluar makan nantik selelah makan kita langsung tancap aja ke kantor nyonya Aurellia itu " mengajak indra karna ia sekarang sudah lapar


" Bolehhh yaudahh yoookk, lo jangan lupa bawak semua berkas yang di perlukaan, jangan ada yang tertinggal " menginggat kan wakil nya itu


" Yaudah ayokkkkk " berjalan disamping roman menuju mobil untuk makan siang .


Setelah memilih tempat makan di dekat kantor Aurellia biar nantik sekalian makan langsung kesana biar gak telat menurut roman, mereka pun makan dengan begitu nikmat karna sudah meras begitu lapar, setelah siap makan mereka pun sedikit mengobrol sesuatu tentang pekerjaan sambil menunggu jarum jam menunjukan pukul jam satu .


" Ehhhh udah mau jam satu nih, yok lah kita masuk aja nantik telat lagi " kata roman sedang melihat jam nya


" Oiya yoooo " langsung berdiri dan berjalan masuk kedalam kantor Aurellia


" Selamat siang saya ARZAN RAVINDRA MALIK NARENDRA Hari ini saya ada janji rapat dengan ibu Aurellia kusuma wijaya " kata nya kepada resepsionis


" dengan bapak ARZAN RAVINDRA MALIK NARENDRA Silah kan pak anda sudah di tunggu diruang rapat mari ikut kami pak " jawab resepsionis itu dengan ramah


indra dan roman pun mengikuti resepsionis itu menuju ruang rapat yang sudah di siap kan .


" Silahkan masuk tuan , mohon tunggu sebentar saya akan panggil kan boss saya " memepersilah kan indra dan roman


" Baikkk terimakasih " melemparkan senyum kearah resepsionis itu dan langsung masuk ke dalam ruangan yang sudah disiap kan bersama roman


Setelah menunggu sekitar dua menit akhirnya yang di tunggu tunggu sudah memasuki ruangan tersebut .


" Selamat siang bapak bapak " sapa Aurellia dengan sedikit senyum dan langsung duduk di ikuti dengan sekertaris nya bintang


" Siang " jawab indra yang terpesona dengan kecantikan Aurellia wanita yang ia cintai dari kecil


" Perkenalkan pak nama saya Aurellia kusuma wijaya CEO dari perusahaan ini " mengulur kan tanggan nya


" Saya ARZAN RAVINDRA MALIK NARENDRA CEO dari perusahan yang akan menjalin kerja sama dengan perusahaan anda " menyambut uluran tangan Aurellia


" Baikkkk " jawab aurel dengan sedikit senyuman " Hmmm maafff pakk ARZAN RAVINDRA MALIK NARENDRA Tangan saya " kata aurel sambil melirik tangan nya yang masih di gengam erat oleh rekan kerja nya itu


" Iaaaaa " timpah indra yang masih belum sadar dengan kode yang diberikan aurel dan masih memegang tangan aurel dengan erat nya


" Looo jangan buat malu dong bangsat, lepasin tuh tanggan perempuan, lu jabat tanggan atau mau nyebrang Haaaa lama amat mengang nya " bisik roman di telinga indraa


" Maafff, maafff " kata indar yang sadar dan langsung melepas kan tanggan Aurellia


" Saya roman, wakil CEO " menjabat tangan aurel


" Saya aurelia " sapannya " Dan ini sekertaris saya bintang " memperkenal kan bintang kepada kedua pria itu


Indra dan roman pun tersenyum ke arang bintang dengan ramah .


" Baikk lah kita langsung mulai saja " kata aurel yang langsung membuka laptop nya dan memulai mencelas kan semua nya secara profesional


Indra yang masih takjub dengan kencantikan Aurellia terus memperhatikan wanita itu tampa berkedip sekali pun, ia memperhatikan aurel tampa mendengar kan apa yang telah dijelas kan aurel untuk ke langsungan kerja sama mereka . Dalam pikiran nya dan hati nya sekarang hanya ada nama Aurellia .


Jangan lupa klik tanda hati ya ❤, biar cerita " MRS. ARROGAN " jadi salah satu cerita favorite para pembaca yang manisss ini ♥♥♥


Hai pembaca novel " MRS. ARROGGAN " jangan lupa vote dan disukai ya 😊


BIAR AUHTOUR LEBIH SEMANGAT ♥


Dan jangan lupa juga follow IG aku ya " Mrs. Pui " ✨


BERSAMBUNG ........ 😉


-------------------------------------------------------------