MRS.ARROGGAN

MRS.ARROGGAN
Bab 16 Kematiaan



Bab 16 Kematiaan


Sudah satu minggu berlalu namun ilham belum juga menemukan apa yang telah ia cari, waktu yang di beri kan mbah karno pun sudah habis , membuat ia sangat takut pada mbah karno karna ia tak tau apa yang akan laki laki itu lakukan pada nya, ilham telah membuang sia sia kesempatan ke dua yang di berikan tua bangka itu .


" Bagaimana ini, besok pasti anak buah laki laki tua itu pasti akan mencari keberadaan ku, aku harus kabur malam ini juga, atau kalau tidak aku akan tinggal nama esok hari " gumang nya dengan nada yang takut " ini semua karna kau lastri kau telah menghancur kan hidup ku, dasar wanita brengsek " menendang semua barang yang ada di depan nya dengan penuh amarah


Ilham pun bergegas gegas memasuk kan semua pakaian nya dan barang yang menurut nya perlu di bawa kedalam tas ransel yang lumayan cukup besar, setelah menurut nya semua barang yang di perlu kan nya sudah masuk, ilham pun menyandang ransel itu dengan penuh ke takutan lalu pergi keluar mencari mobil yang akan membawa nya jauh dari mbah karno dan anak buah nya,


Namun rencana licik ilham sudah bisa di baca mbah karno karna selama seminggu ini ia mengutus anak buah nya untuk selalu mengawasi gerak gerik ilham, ketika hendak mengberhenti kan mobil ilham melihat mbah karno dan anak buah nya sudah berada di hadapan nya, membuat ia benar benar takut dan tampa berpikir panjang ia melari kan diri, namun bukan mbah karno nama nya kalau membiar kan mangsa nya melari kan diri semudah itu, ia mbah karno pun memerintah kan anak buah nya untuk mengejar ilham dan belum hampir lima menit ilham sudah berada di gengaman salah satu anak buah nya.


" Dasar manusia biadap kau ilham, kau mau melari kan diri dari ku " kata mbah karno yang menekat dagu ilham yang berada di bawah kaki nya


" Maaf kan saya mbah, saya sudah berusaha mencari mereka tapi saya tidak menemukan nya " mencoba membela diri


" Lalu kau mau melari kan diri dari ku ha, kau sudah salah memilih lawan ilham, sekarang kembali kan semua uang yang telah ku berikan pada mu " memaki dengan suara yang begitu kejam


" maaf mbah uang... U.. Angg itu sudah habisss " jawab nya dengan gugup


" Sudah habisss.... Dan kau mencoba melari kan diri dari ku, ilham.... Ilhammmmm tidak semudah itu, apa kau tidak sayang dengan nyawa mu " hardik mbah karno yang amarah nya kini sudah memuncak


" Maaf kan saya mbah, jangan bunuh saya, saya janji akan mengganti semua uang mbah " meminta kesempatan lagi


" Mengganti uang ku, dengan apa mau kau ganti?!!! Kau hanya seorang penggangguran tak beguna ilhammm, kau hanya sampah " kata nya merasa jijik dengan pria yang sedang memelas ke pada nya itu


" saya janji mbah saya akan mengganti nya beri saya kesempatan " masih terus memelas


" TIDAK !!!! Ilham kesempatan mu sudah habiss , sekarang ber doa lah karna hidup mu hanya untuk malam ini saja " tertawa licik " KALIAN HABISI DIA ingat buat seolah olah seperti kecelakaan mengerti " memberi kan perintah kepada anak buah nya lalu pergi meninggal kan lokasi


" mbahhhhh jangannn bunuhhh saya , saya janji mbahhh akan mengembalikan uang mbahhh, mbahhhh tolonggggggg janggan bunuh saya " berteriak memohon ketika melihat pria tua itu sudah pergi meninggal kan ia dengan laki laki kekar yang begitu mengerikan " tolong jangan bunuh saya, jangan bunuh saya " memohon kepada anak buah mbah karno


" Ayooo kita bawah dia " mengangkat ilham begitu kasar nya


" Tolonggg jangan bunuh sayaaaaa, jangan bunuh saya " ilham yang berusaha masih memohon


" Diam kau berisik " kata salah satu anak buah yang memegang ilham sebelah kanan


" Ucapkan lah kata kata terakhir mu " senyum licik salah satu dari yang lain yang memegang ilham sebelah kiri


" Tidakkkk tolonggg jangan bunuh akuuu " teriak ilham


" Udah cepat lempar dia , aku sudah bosan mendengar suarangnya " perintah ketua dari empat laki laki bayaran itu


Ke dua anak buah yang memegang ilham itu pun melempar kan ilham ke jurang yang sangat curam itu, membuat ilham berteriak dan memberhentikan napas nya waktu itu juga, kini ilham sudah meninggal karna ulah dan keserakahann nya sendiri .


" Tugas sudah selesai bosss, dia sudah mati bosss " salah satu preman itu menelpon seseorang


" kerja bagusssss " terdengar suara tawa dari seseorang di telpon


Jangan lupa klik tanda hati ya ❤, biar cerita " MRS. ARROGAN " jadi salah satu cerita favorite para pembaca yang manisss ini ♥♥♥


Hai pembaca novel " MRS. ARROGGAN " jangan lupa vote dan disukai ya 😊


BIAR AUHTOUR LEBIH SEMANGAT ♥


Dan jangan lupa juga follow IG aku ya " Mrs. Pui " ✨


BERSAMBUNG ........ 😉


-------------------------------------------------------------