
Tak Terasa waktu menunjukkan pukul 5 sore.. Mia pun tiba dirumah. Rey memarkir mobilnya lalu mengambil bungkusan makanan yang dia pesan di fastfood.. Mia menunggunya sambil menawarkan untuk membantu membawakan bungkusan tersebut. Tetapi Rey menolak, dan meminta Mia jalan duluan ke arah pintu rumah.
Adik-adik Mia yang melihat makanan yang dibawa, langsung melompat-lompat kegirangan..
"Waaaa kita makan ayam goreng" Sorak mereka kegirangan
Rey yang melihatnya tersenyum.. Mia hanya bisa menenangkan adik-adiknya agar salim ke Rey.
"Ayo semuanya salim dulu ke kakak Rey, ucapin makasih yaaa" Kata Mia
Mereka pun langsung berebutan salim ke Rey sambil teriak makasih ya kakakkkk..
"iya sama-sama" ucap rey
"Udah pada mandi belum nih?" Tanya Mia
"belummmm" jawab mereka berbarengan
"Ya udah, kalau gitu mandi dulu, habis itu kita shalat magrib berjamaah, lalu kita makan bareng ya" Kata Mia
Adik-adiknya pun yang berjumlah 7 orang itu segera berlari ke kamar. Tak lama Irham keluar kamar, dan menghampiri Mia.
Mia pun memperkenalkan irham ke Rey.
Rey yang merasa sudah tidak ada urusan lagi, lalu pamit pulang ke Mia
"Mia, irham, saya pulang dulu ya"
Mia pun menoleh ke Rey sambil bertanya "Kak Rey ga mau makan malam bersama-sama? Ini banyak banget loh kak makanannya"
"Ga usah.. aku harus pulang on time hari ini. Ada janji sama nyokap" Jawab Rey
Lalu Mia pun mengantarkan rey ke depan..
"Mia, besok sibuk ga?" tanya Rey
"Sabtu besok? Mmmm ga kak.. aku sabtu minggu dirumah. Ada apa?" tanya Mia
"Besok siang aku jemput ya" Kata Rey
"Mau kemana kak? Tanya Mia
"Makan" Jawab Rey singkat
"Sampai besok ya.. Aku jemput jam 11.. Dan oiya, nasi gorengnya enak ga?" Tanya Rey sambil tersenyum geli
Belum sempat Mia menjawab, Rey sudah tancap gas meninggalkan mia yang bengong.
"Nasi goreng? Kok dia tau tadi siang aku makan nasi goreng? Hah?? Jadi dia yang ngasih?? Kak Reyyyyy" Teriak Mia gemes..
Tapi percuma, Rey telah hilang di ujung jalan.
Keesokan paginya, setelah membantu ibu membersihkan rumah dan memasak, Mia sibuk dikamar. Dia bingung harus memakai apa. Dia belum pernah keluar dengan seorang cowok. Dia takut diajak makan ditempat yang bagus.Takut Rey malu jalan dengannya. sedangkan bajunya hanyalah baju biasa yang tidak keren sama sekali. Dia pun akhirnya duduk pasrah di ujung tempat tidur sambil memandangi baju-bajunya yang sudah bertumpuk di atas tempat tidur.
Pukul 11.10 menit, Rey pun tiba. Diruang tamu ada bu yani yang sedang serius menulis sesuatu diatas buku yang agak besar.
"Assalamualaikum" Salam Rey
"Waalaikumsalam" Jawab bu Yani sambil menoleh ke Pintu.
"Ehh nak Rey.. Mau jemput Mia ya? sebentar saya panggil mia nya ya" Kata bu Yani
Tapi sebelum bu Yani memanggil, Mia sudah nongol di ruang tamu.
"Eh kamu, udah disini. Itu Rey udah jemput nak" kata bu Yani
Rey yang melihat Mia, sangat terpesona. Mia terlihat sangat cantik dengan stylenya yang sederhana. Rambutnya diurai dan memakai bando kecil berwarna biru muda. Tak lupa dia memakai lipstik pink yang tipis diatas bibirnya yang mungil.
"Bu, Mia pamit yah" kata mia sambil salim
"Saya juga pamit ya bu" Kata Rey
"iya hati-hati ya nak.. Nak Rey, jaga mia ya.." Ucap bu Yani
"Siap bu!" Seloroh Rey
Mia dan Rey berjalan beriringan menuju mobil Rey. Rey lalu membukakan pintu mobil buat Mia, dan mempersilahkannya untuk masuk.
Mia tersipu-sipu malu akan perlakukan rey tersebut. Dia pun lalu masuk. Tak lama Rey pun masuk.
"Ga ada yang di lupa bawa kan?" tanya Rey
"Ga ada kak" Jawab Mia sambil tersenyum
(Bersambung ..)