
''ada apa ini''tanya veron yang melihat putra nya marah.
''papa''ucap rafael melihat papa nya datang.
''pa kakek buyut dan opa tidak adil masak tanpa ada angin tanpa ada hujan meraka langsung memutus kan untuk menjodoh kan ku''jelas rafael berharap papa nya membela.
''veron kau tau rafael seperti nya mempunyai sedikit masalah,jadi kita memutus kan untuk menjodoh kan nya saja''jelas rian.
''masalah apa pa?''tanya veron ingin tau.
''nanti papa kasih tau kamu,yang penting ini sudah deal''ucap rian.
rafael mengepal tangan nya dan pergi begitu saja meninggal kan mereka semua menaiki tangga untuk ke kamar nya.
''rafael''teriak veron merasa sifat putra nya itu tidak pantas di hadapan orang tua.
"apa aku sudah keterlaluan"gumam rayn melihat rafael yang menaiki tangga dengan membawa tas sekolah nya.
....
rafael membuang tas nya ke atas kasur dengan sembarangan meremas rambut nya.
"di era globalisasi begini masih ada yang nama nya perjodohan aneh sekali"ketus rafael menjatuh kan tubuh nya ke atas kasur.
"lagian gadis yang mau di jodoh kan itu mau mau nya aja heh mungkin gadis yang tidak laku kali ya atau jelek"ucap rafael kesal
"rafael boleh mama masuk"tanya tara sang mama.
"mama"rafael langsung merubah ekspresi wajah nya seperti orang yang di tindas.
"ma fael gk mau di jodohin"ucap rafael memeluk sang mama.
"fael mungkin kamu bisa mencoba nya mama tau anak anak jaman sekarang harus nya mencari pasangan sendiri tapi kakek buyut dan opa pasti ingin yang terbaik buat kamu maka nya mereka melakukan perjodohan"ucap tara mengelus rambut putra nya itu.
rafael hanya diam mendengar ucapan sang mama.
"fael tau gadis yang di jodohin sama kamu itu cantik lho seorang putri dari sebuah kerajaan"goda tara.
"belum sih,hanya rumor saja kata nya putri itu jarang keluar dari istana nya dan tidak banyak orang yang melihat nya,tapi mama dengar dari papa sama opa,kalau putri sekarang sedang kabur dari istana karna menolak perjodohan ini"jelas tara tetap memeluk rafael yang setia mendengar ucapan nya.
"jadi dia juga menolak perjodohan ini ma"rafael langsung menatap mama nya.
"ia"jawab tara santai.
"lalu kenapa tidak di batal kan saja kalau kedua nya sudah menolak"ketus rafael.
"sebenar nya kamu dan gadis itu sudah di jodoh jodoh kan sejak bayi"bisik tara membuat rafael semakin terkejut.
"tapi fael benar benar gk mau ma"ucap rafael.
"fael lebih baik kamu pertimbang kan dulu sayang karna kalian masih di jodoh kan sampai kalian cukup umur baru di nikah kan"jelas tara lagi.
"aku akan mempertimbang kan nya ma"ucap rafael mengalah.
"baik lah mama keluar dulu,segera lah mandi dan turun untuk makan malam"ucap tara dan keluar dari kamar rafael.
"ini semua karna si rayn brengsek lihat saja nanti aku akan membri mu pelajaran yang tidak akan pernah kau lupakan"geram rafael emosi dengan rayn.
...
haciiiu....
"seperti nya rafael mengatai ku,kenapa aku jadi takut begini"gumam rayn.
"apa kau sakit"tanya varon melihat rayn bersin.
"tidak pa,rayn baik baik saja"ucap rayn tersenyum.
"rayn sayang duduk lah makan malam sudah di siap kan"ucap Qia sang mama.
rayn sangat senang jika mama yang memasak karna itu benar benar lezat,ia menyantap makanan nya dengan sangat lahap.