LOVE THE ROYAL PRINCESS

LOVE THE ROYAL PRINCESS
siapa kamu



''wah penglihatan nya jernih sekali,tapi aku tidak boleh membiar kan tante cantik ini mengetahui itu semua''gumam felisia.


"wah benar kah tante aku seperti seorang putri???"tanya felisia.


"tapi sayang sekali aku hanya seorang orang miskin,bukan seorang putri"ucap felisia tersenyum.


Qia tersenyum masih kagum dengan kecantikan gadis yang ada di depan nya itu yang bersifat rendah hati.


"siapa nama mu sayang??"tanya Qia mengelus rambut panjang sedikit bergelombang itu.


"nama ku felisa tantea"jawab felisia tersenyum manis.


"nama yang bagus sama seperti wajah nya"ucap Qia lagi.


"ma felisia ke sini bukan untuk berbincang dengan mama,tapi untuk latihan bela diri"ucap rayn yang dari tadi menunggu felisia.


"hehe maaf ya mama jadi mengundur waktu kalian"ucap Qia tersenyum genit pada rayn.


"oh ia felisia pasti belum makan kan ayo makan dulu"ajak Qia langsung menarik tangan felisia dan rayn.


"sudah lah"gumam rayn.


"mama kak rayn baik sekali beda dengan ibu ku"gumam felisia sedih.


....


"ayo felisia kamu harus cepat latihan"ucap rayn pada felisia yang duduk dengan malas.


"kak rayn itu aku begitu kenyang karna makan terlalu banyak jadi susah bergerak"rengek felisia.


"baik lah kau istirahat sebentar lagi,aku mau mandi sebentar"ucap rayn mengelus kepala felisia dan meninggal kan nya di ruang olah raga.


...


"sudah lama tidak melihat ruang olah raga sebesar ini meski di istana lebih besar sih"gumam felisia berjalan memperhatikan semua nya alat alat olah raga di sana.


"kenapa gadis rubah pengubah wajah ini ada di rumah rayn,apa dia berniat mencuri"gumam rafael yang masuk ke ruang olah raga dan melihat felisia.


"sekalian saja ku kerjai kau"gumam rafael tersenyum licik.


sementara


"heh dasar pria brengsek"gumam felisia dan mulai melompat-berjungkir balik-menghindari beberapa tongkat itu dengan gerakan yang estetik dan terlihat begitu keren seperti seorang yang sudah profesional rafael tercengang melihat hal itu karna felisia begitu keren dan sangat lincah.


"siapa kau sebenar nya"tanya rafael dengan aura yang mencengkam berdiri di depan felisia.


"kau cukup peka juga ternyata"ucap felisia dengan tersenyum sinis.


"katakan"tanya rafael lagi.


"ooooh kakak rafael yang jelek aku hanya gadis biasa yang miskin dan tidak berdaya"ucap felisia dengan lemah.


"heh dasar rubah jangan tipu aku dengan wajah palsu mu itu"ucap rafael melipat kedua tangan nya.


"hmmm aku sudah berlatih merubah ekspresi wajah dengan cepat dari aku umur 10 tahun bahkan raja ratu dan kakek semua yang di istana tidak pernah mengetahui kalau aku bisa merubah semua itu dalam sekejap bahkan mereka sering tertipu,tidak di sangka kakak tampan di depan ku ini bisa mengetahui nya "gumam felisia menatap rafael tajam.


"apa kau seorang putri raja yang berkelana ke negri orang"tanya rafael sedikit curiga.


"pfffft ahahahahahaha"felisia berguling guling terus di lantai perut nya sangat sakit karna tertawa terbahak bahak.


rafael memijit kening nya heran dengan wanita yang ada di depan nya itu sekarang


"aku salah prediksi mana mungkin dia seorang putri mungkin hanya agen khusus atau hanya orang biasa"gumam rafael.


"apa kau sudah selesai tertawa?"tanya rafael dengan mata malas.


"mmmm itu pfffftt''rafael langsung menutup mulut felisia sebelum tertawa keras lagi.


''mmmmmm''felisia memukul mukul tangan rafael.


''jika kau tertawa lagi aku tidak akan segan membuang mu dari jendela ini''ancam rafael.


''dasar psikopat''umpat felisia kesal.


selalu dukung author ya