
saat rafael akan mengikuti sang kakek raja frenzi tiba tiba berteriak.
''adik ku sudah lumpuh untuk seumur hidup!!!!!''teriak frenzi membuat semua orang terkejut.
raja dan ratu hanya bisa menunduk kemudian menatap rafael,menunggu apa jawaban nya.
''aku bis...''belum sempat rafael menyelesaikan kalimat nya kakek buyut dengan cepat memotong nya.
''aku tidak setuju''ucap kakek buyut dengan tegas.
''rafael duduk''ucap sang kakek buyut dingin,yang membuat rafael menuruti perkataan nya.
sedang kan kakek raja tampak kecewa dan meninggal kan ruangan itu.
senyum puas terukir di wajah frenzi.
''besok kita akan melanjut kan nya lagi,dan saya sudah bertekad untuk menjodoh kan cucu saya rafael dengan putri sulung anda frenzi''ucap oppa rian.
senyum puas terukir di wajah frenzi.
''kenapa aku tak mampu berkata apa apa lagi''gumam rafael ingin membantah ucapan oppa dan sang kakek buyut.
"baik lah,kita akan menunda nya sampai besok"ucap sang raja.
....
"tidak apa apa tuan,bukan kah putri sulung juga sangat cantik"goda rio.
sedang kan rafael tetap menunjukkan wajah dingin nya.
"ku rasa dia lebih cantik dari putri bungsu,juga lebih dewasa jadi sans aja bro,lagian kan putri bungsu juga akan lumpuh seumur hidup"celoteh rio terus menggoda rafael.
"entah kenapa aku merasa dekat dengan mendengar nama putri bungsu felizia,atau mungkin hanya karna nama mereka berdua sama jadi aku merasa.."gumam rafael entah kenapa hati nya sangat sedih.
''raf lho denger gw gak sih''kecut rio melihat rafael yang tak memperdulikan ucapan nya.
''gw tau sampe sekarang hati lho masih buat felisia,tapi gw mohon raf lho lupain dia demi keluarga lho,karna orang yang selama ini kamu cintai itu udah gak ada di dunia ini''ucap rio serius.
''biasa diam gak?''ucap rafael ketus.
''terserah lho deh''ucap rio dan keluar dari kamar itu.
....
''cucu ku''
''kakek!!"ucap wanita itu berseri melihat kakek yang selalu ada untuk nya.
''kakek! kenapa kakek terlihat sedih?ada apa kek?''tanya wanita yang duduk di kursi roda itu.
''kakek berjanji akan mencari laki laki yang benar benar tulus mencintai cucu ku yang cantik ini''ucap sang kakek.
''dengan kakek di samping ku itu sudah cukup,aku tidak butuh laki laki selain kakek''ucap wanita itu menitikan air mata.
''kakek apa orang yang akan di jodoh kan dengan kakak sudah datang?''tanya felisia tiba tiba.
''nanti di acara perjodohan mereka aku ingin ikut merayakan nya kek''ucap wanita cantik dan imut itu
mendengar hal itu sang kakek amat terkejut,karna untuk pertama kali nya selama 6 tahun ini sang cucu mau untuk keluar.
''apa kakek tidak salah dengar?''tanya nya kembali karna tak yakin.
''tidak kek''ucap nya bersungguh sungguh.
''dulu laki laki itu akan di jodoh kan dengan ku,tapi karna keadaan ku sekarang aku tidak mau untuk mempermalukan keluarga jadi aku meminta kakak untuk menggantikan ku,bukan kah seharus nya aku senang,tapi kenapa hati ku terasa begitu sakit''tanpa di sadari nya bulir bulir bening berjatuhan di pipi putih nya.
"kakek aku ingin sendiri"ucap nya tidak ingin sang kakek melihat nya menangis.
....
"aku merindukan negara A yang membuat ku nyaman di sana,mempunyai sahabat yang setia pada ku,setiap hari aku selalu merindukan mu qila,kalau saja aku tidak menolong pria itu mungkin sekarang aku tidak akan seperti ini"gumam wanita imut itu menatap kaki ny yang sama sekali tak boleh di gerrakan.
....
"hai"sapa seorang wanita dengan suara lembut nya.
"kau"ucap rafael dingin menatap wajah wanita itu yang tak lain adalah frenzi
"eh sebentar..seperti nya aku pernah melihat mu di suatau tempat"ucap frenzi tiba tiba melihat wajah rafael dari dekat.
"mungkin kau salah orang"ucap rafael dingin dan bangkit dari duduk nya.
"tunggu...aku membawakan mu sarapan"ucap frenzi cepat.
"lettakan saja di situ"ucap rafael.
"oke,tapi harus di makan ya"ucap frenzi senang dan langsung keluar dari kamar rafael.
"aku sangat menyukai pria yang cuek"gumam frenzi berbunga bunga.
....
"sedikit berbeda dengan cewek cewek lain kan"ucap rio tiba tiba muncul.
"tentu saja berbeda,dia adalah seorang putri kerajaan"ketus rafael.
"hehe ia juga sih..,eh sebentar kau mau kemana kenapa begitu rapi?"tanya rio melihat pakaian rafael.
"perusahaan,dan bukan hanya aku tapi kau juga ikut"ucap rafael dan keluar.
....
"rafael kau mau kemana"tanya tara melihat rafaek keluar dari kamar dengan setelan rapi.
"pekerjaan ku banyak ma di perusahan,jadi aku dari rio akan kembali ke negara A"ucap rafael.
"acara perjodohan tiga hari lagi kau harus kembali"ucap tara.
"oke ma"ucap rafael