
''rafael tenang dulu,mungkin dia memang benar benar tidak sengaja''ucap rio.
''tidak sengaja bagaimana,lihat hidung ku berdarah dan lecet''ketus rafael.
''kakak tampan jangan marah nanti aku bayar uang operasi wajah nya''ucap felisia
''kauuu!!!''rafael menunjuk wajah felisia dengan telunjuk nya.
''kakak tampan ini menyeram kan juga''gumam felisia.
''baik lah jika kalian bukan besti ku lagi fine fine aja''ketus rafael meninggal kan rayn dan rio yang membela felisia.
''kakak kakak tampan kejar lah besti kalian,jangan pedulikan aku,aku yang memang salah''ucap felisia yang benar benar merasa bersalah.
''baik lah kami pergi dulu''ucap rio berjalan di ikuti rayn.
''ya byeee''ucap felisia melambai kan tangan nya.
''felisia hampir saja''ucap qila lega.
''hampir apa nya''tanya felisia bingung.
''dua dari mereka adalah keluarga varadex dan yang satu lagi itu adalah asisten besar di keluarga varadex,kau hampir saja menyinggung nya''jelas qila kesal dengan tingkah felisia.
''apa hebat nya,itu hanya harta keluarga mereka bukan milik nya sama saja seperti anak anak lain nya''ucap felisia tenang.
''ya ya aku tau sudah lah tidak usah di bahas,ayo masuk kelas''ucap qila menarik tangan felisia.
''hei tangan ku sakit pelan pelan sedikit''rengek felisia.
''sudah mau masuk tidak ada lagi waktu''ucap qila.
...
''waaah siapa dia cantik sekali seperti seorang putri''seru semua murid yang melihat felisia masuk kelas.
''hai nama ku felisia''ucap felisia tersenyum manis.
''wah dia semakin imut kalau tersenyum''
''hehe siapa yang bisa menolak pesona ku ini''gumam felisia sombong.
...
"fel di sini anak orang kaya semua,aku jadi tidak yakin bisa masuk sepuluh besar untuk tetap mendapat kan biaya siswa"ucap qila.
"hei kau harus optimis jangan jadi pengecut"felisia memberi semangat pada qila yang tidak percaya diri.
"hahaha ternyata simiskin ada di kelas kita teman teman"ejek wila.
"astaga tante jelek ini selalu saja mengganggu ku "gumam felisia menatap wila dengan mata malas nya.
"hei tante jelek,kenapa kau selalu mengganggu ku"
"kau bilang apa!!!!"teriak wila ingin menampar wajah felisia.
"tante jelek"ulang felisia dan menangkap tangan wila.
"jangan sekali kali menyentuh wajah ku,kalau kau tidak mau seluruh wajah mu itu cacat"ucap felisia dengan aura dingin.
"sial wanita ini kenapa mempunyai aura mematikan begini"gumam wila.
semua orang yang menyaksikan hal itu kagum pada felisia yang mempunyai keberanian melawan orang yang mereka tidak sukai siapa lagi kalau bukan wila wanita yang sangat suka menindas orang.
"lihat saja nanti sampai kapan kau akan bertahan di sekolah ini"ancam wila dan langsung pergi meninggal kan felisia yang tetap bermuka datar.
"aku tidak peduli apa yang akan kau lakukan"ucap felisia sebelum wila sepenuh nya keluar dari kelas.
"astaga felisia benar benar tidak takut siapa pun,aku sedikit khawatir"gumam qila.
"felisia kau benar benar hebat berani melawan nenek lampir itu"
"ia felisia aku fans dengan mu"
"tapi kau harus hati hati felisia dia mempunyai kakak di sekolah ini,kakak nya sangat berkharisma yang sangat di segani di sekolah kita"
"tapi rumor mengatakan kalau dia,tidak sebaik dari luar"
"tapi aku tidak takut sama sekali"ucap felisia santai.