LOVE THE ROYAL PRINCESS

LOVE THE ROYAL PRINCESS
DI KEJAR



''kalau gk mau maafin ya gkpp emang dia siapa,yang dengan sombong nya menolak perminta mafaan dari gue''guma rafael kesal.


.....


"felisia kamu balik duluan ya,aku masih ada urusan sebentar"ucap qila.


"ok hati hati ya qil"ucap felisia melambai kan tangan nya pada qila yang semakin menjauh.


"aku punya firasat buruk"gumam felisia.


"baaam!!!!"kejut seseorang membuat felisia terkejut.


"paan sih"ketus felisia.


"lagian kamu,melamun sih"ucap rayn terkekeh.


"pulang bareng yuk"ajak rayn.


"ok"jawab felisia singkat.


"rafael rio pulang bareng yuk"ajak rayn pada rafael dan rio yang kebetulan lewat.


rafael yang melihat felisia di sebelah rayn tiba tiba hilang mood.


"gak usah kita naik mobil gue aja"ucap rafael berjalan cepat dan di ikuti rio.


"kenapa tu anak aneh banget yak"ucap rayn bingung.


"kak aku ke kelas bentar ya kayak nya ada barang yang ketinggalan"ucap felisia dan berlari ke kelas.


....


"sini lho"tiba tiba seseorang menarik tangan felisia yang baru saja sampai di kelas yang tak lain adalah wila.


wila menghempas kan tangan felisia dan berdiri dekat di hadapan felisia


"lho tau gk,dengen lho deketin satu orang dari mereka maka persahabatan yang sudah sejak lahir di bina orang tua mereka akan hancur karna lho"ucap wila lantang menunjuk wajah felisia.


"apa hubungan nya sama gue"tanya felisia bingung.


"lho bodoh atau pura pura gk tau"geram wila.


"udah minggir gue mau pulang"sinia felisia mendorong wila jauh dari nya.


....


"kak rayn pulang duluan aja aku masih ada urusan sebentar"ucap felisia.


"kalau ada urusan aku temenin aja"ucap rayn.


"gk perlu gk perlu,kak rayn balik dulu aja byee"teriak felisia berlari ke arah gerbang.


....


"apa ia karna gue persahabatan mereka bakal hancur"gumam felisia memikir kan ucapan wila saat di kelas.


"tapi kenapa"tanya felisia lagi pada diri nya sendiri.


"tuan putriiiii!!!"teriak seseorang membuat felisia terkejut dan menoleh ke belakang.


"hah kenapa mereka ada di sini"gumam felisia dan langsung berlari dengan cepat.


"putri kami mohon menyerah lah"teriak seorang pria bertubuh besar itu.


"jangan harap"gumam felisia terus berlari.


"gadis rubah"ucap rafael yang melihat felisia berlari dengan di kejar 5 pria bertubuh besar.


ia dengan cepat turun dari mobil nya


felisia berlari melewati rafael yang baru saja turun dari mobil nya.


"kenapa tidak minta bantuan ku"gumam rafael sedikit kesal dan berlari dan dengan cepat menarik tangan felisia.


felisia yang tangan nya tiba tiba di tarik langsung terjatuh di pelukan rafael.


deg..deg...deg...jantung mereka saling bersahutan mata mereka saling berpandangan.


"lepasiin"ucap felisia langsung berdiri dan hendak berlari lagi tapi rafael dengan cepat menarik tangan nya lagi.


"apaan sih"ucap felisia


"diam"sinis rafael memegang tangan felisia dan berlari.


"kita mau kemana"tanya felisia curiga tapi tidak di jawab rafael sama sekali.


"jangan sampai rafael tau kalau aku adalah tuan putri"gumam felisia khawatir.


sedang kan 5 pria besar itu terus mengejar mereka dengan kecepatan yang penuh.


rafael berlari ke arah gang gang sempit dan berliku liku dan sembunyi di sebuah rumah yang di kira kosong.


"ngapain kita masuk ke rumah orang"ucap felisia mencubit tangan rafael.


"sssssst"rafael meletakan jari nya di bibir felisia membuat felisia membulat kan mata nya dan tidak mampu berkata kata apa lagi.


"di mana tuan putri,cari mereka sampai ketemu"ucap seorang pria dari arah luar.


felisia dengan cepat menutup telinga rafael dengan kedua tangan nya membuat wajah mereka sangat dekat.


"apa yang di lakukan wanita rubah ini"gumam rafael memperhatikan wajah felisia yang sangat dekat dengan wajah nya.